Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Wakil Bupati Batubara Gongmatua Siregar Diberhentikan DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


BATUBARA :
Perseteruan DPRD dengan Wakil Bupati Batubara Gongmatua Siregar berujung dengan terbitnya rekomendasi pemberhentian Gongmatua dari jabatannya.

Keputusan ini merupakan hasil rapat paripurna anggota Dewan setempat yang digelar, Jumat 11 Februari 2011. Anggota DPRD Batubara yang berjumlah 35 anggota secara bulat menyetujui terbitnya rekomendasi pemberhentian wakil bupati tersebut.

“Rekomendasi itu akan segera kami sampaikan ke MA (Mahkamah Agung), juga ke Mabes Polri untuk diproses lanjut,” kata Ketua Panitia Hak Angket Sahari Zakaria seusai sidang paripurna berlangsung. Penyampaian ke MA,menurut dia, karena berdasarkan penelusuran panitia, Gongmatua telah melakukan pelanggaran sumpah dan janji dalam melakukan tugasnya, terutama ketika menjalankan roda pemerintahan selama 40 hari saat Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain menjalankan ibadah haji.

Sementara penyampaian rekomendasi ke Mabes Polri,karena Dewan menilai Gongmatua telah menggunakan stempel dan nomor surat palsu. Gong, kata Sahari, berupaya melakukan pemutusan hubungan kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan menggantinya dengan Universitas Padjajaran (Unpad), terkait pelaksanaan ujian CPNSD formasi 2010.

“Enam tahun penjara ancaman untuk pemalsuan itu,”ujar politikus dari Fraksi Partai Golkar ini. Dia juga mengharapkan, agar usulan DPRD Batubara yang diputuskan lewat paripurna, secepatnya mendapat tanggapan positif dari dua institusi penting yang bermarkas di Jakarta.

Apalagi, jika mengingat bahwa tindakan Gongmatua selama ini terbukti telah menciptakan instabilitas dalam pemerintahan dan mengganggu kondusivitas pembangunan daerah. Nasib Gongmatua mirip dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang diberhentikan DPRD setempat lewat kesepakatan enam dari tujuh fraksi.Keenam fraksi menyetujui pemberhentian, termasuk Fraksi PDIP yang sebelumnya mengusung Tri Risma, karena menaikkan pajak reklame.

Pascaterbitnya rekomendasi pemberhentian Wakil Bupati Batubara, dalam waktu dekat ini DPRD juga akan membentuk panitia kerja (panja).“Kami akan mengawal terus perjalanan rekomendasi itu” ujar anggota Panitia Hak Angket,Hamonangan Simatupang, ketika ditanyakan tentang alasan rencana pembentukan panja.

Langkah itu akan menjadi salah satu penopang,sehingga dapat dipastikan bahwa hasil kerja keras Panitia Hak Angket tidak sia-sia. Seperti, akibat kemungkinan terjadinya kelambanan pemprosesan rekomendasi, baik di tingkat MA maupun Polri. “Dalam Februari ini Panja akan dibentuk. Tapi,agendanya akan ditentukan dulu oleh Badan Musyawarah DPRD”papar Hamonangan.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Taqwa dan Peresmian Ranting Muhammadiyah di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Sabtu (6/8) Atika mengaku senang dapat berkumpul dan bersilaturahmi pada acara peletakan batu pertama Masjid Taqwa. Atika merasa bangga kepada ibu-ibu Aisyiyah yang sangat […]

  • Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan. Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1). “Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan […]

  • Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah. Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 […]

  • KPU Madina Baru Terima 8 dari 40 Tanda Terima LHKPN DPRD Terpilih Periode 2024-2029

    KPU Madina Baru Terima 8 dari 40 Tanda Terima LHKPN DPRD Terpilih Periode 2024-2029

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Sampai hari ini dari 40 orang, baru 8 orang anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina ) terpilih periode 2024-2029 yang memberikan lampiran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU Madina. Sesuai aturan memang, bagi anggota DPRD terpilih, 21 hari sebelum pelantikan sudah harus […]

  • Madina WDP Sejak 2014

    Madina WDP Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Enam tahun sudah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menetapkan Pemkab Madina dalam kategori WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Itu terungkap dalam laporan pertanggungjawaban (LPj) bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di DPRD Madina, Senin (24/8/2020). Dalam nota pengantar LPj tahun anggaran 2019 yang dibacakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di sidang paripurna DPRD itu […]

  • Pengawasan Dana Bos Harus Diseriusi

    Pengawasan Dana Bos Harus Diseriusi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama ini di Kabupaten Mandailing Natal  diduga banyak yang tidak tepat sasaran, sehingga pengawasan yang lebih ketat  harus lebih diseriusi. Sejumlah orang tua siswa di Panyabungan juga berharap kepada pemerintah daerah agar transparansi laporan penggunaan dana BOS ditingkatkan sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan. Burhanuddin, salah […]

expand_less