Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Yakin Tuhan Itu Esa, Wanita Inggris Itu Memeluk Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
  • print Cetak

Anisa Kissoon, seorang wanita Inggris ini merasakan manisnya hidayah Allah melalui dakwah tak langsung sang kakak. Ia tumbuh besar bersama sang kakak dengan contoh yang baik darinya.

Saat kakaknya berusia 12 tahun, Anisa seringkali mendapati kakak laki-lakinya itu shalat dan membaca Alquran. Bermula dari situ, Anisa tertarik pada dinullah ini.

“Banyak pengaruh datang dari kakakku yang ditanam pada hatiku sekian lama. Dia seringkali memberi nasihat agar menjauhkan diri dari tindakan amoral dan perilaku berbahaya. Ia memberiku contoh yang baik hingga aku memahami Islam secara lengkap. Saat ia berusia 12 tahun, ia shalat dan membaca Quran. Padahal tak ada diantara keluargaku yang muslim. Ia mempengaruhiku sangat banyak,” ujar Anisa memulai kisahnya menuju cahaya hidayah.

Kehidupan gereja sangat dekat dengan keluarga Anisa. Namun ia penasaran dengan apa yang dianut abangnya itu. Ia pun mencarinya sendiri, agama apa yang diyakini sang kakak. Selama 10 tahun, Anisa dalam pencarian tersebut.

Pencarian Anisa sebetulnya telah dimulai saat sang kakak juga dalam proses mendapat hidayah. Saat itu gadis Inggris tersebut masih duduk di bangku sekolah. Setelah ia dapat memikirkan banyak hal dalam hidupnya, Anisa merasakan dalam pencarian hati. Maka sejak itu ia mulai kabur dari sekolah Minggu. Ia mulai berpikir mengenai trinitas dan keesaan Tuhan.

“Aku tak percaya (trinitas). Tapi aku saat itu masih terlalu muda untuk bertanya dan berdebat, jadi aku hanya melarikan diri,” ujar Anisa.

Melarikan diri, Anisa mencari gereja lain yang menjawab kegundahannya. Maka usia remajanya pun dihabiskan untuk bolak-balik beragam jenis gereja dari beragam paham nasrani, dari gereja Katolik, Seventh Day Adventist Church, hingga mormon. Namun tak ada yang mampu meyakinkan Anisa.

“Saat itu aku tak berpikir mengenai Islam, karena aku pikir Islam itu agama yang dianut di Asia. Saat remaja, aku tak tahu apa-apa tentang Islam. Jadi saat itu Islam belum menjadi pilihanku,” ujarnya.

Hingga kemudian Anisa mendapati kakaknya mempelajari Islam kemudian memeluk agama agung itu. Ia memergoki sang kakak yang merahasiakan keislamannya dari keluarga. Anisa pun merasakan perubahan akhlak pada kakaknya yang menjadi sangat baik. Ia tak pernah melakukan hal-hal buruk setelah menjadi muslim.

“Aku selalu mendengar nasihatnya, dan merasakan ia melindungiku dari bahaya. Faktanya, ia menanamkan nilai-nilai moral yang di kemudian hari menjadi benih-benih ketertarikan hatiku pada Islam,” kata Anisa, mengenang.

Tahap demi tahap, Anisa mengikuti gaya hidup sang kakak. Ia enggan memakan daging babi. Anisa bahkan meyakini apa yang diyakini sang kakak bahwa hanya ada satu Tuhan.

Menjelang dewasa, Anisa mulai serius melanjutkan pencarian hatinya. Ia mulai membaca Alquran. Hingga suatu hari, seorang teman Anisa memberinya saran untuk pergi ke Hyde Park, sebuah tempat dimana semua orang dapat berbicara bebas mengenai apa saja. Anisa pun pergi kesana dan bertemu dengan Abdul Raheem Green dari Masjid Central London. Ia tengah berbicara mengenai Islam di sana.

“Ia berbicara dan hatiku tersentuh. Ia berbicara mengenai Nabi Muhammad dan kesederhanaan beliau. Sangat menarik dan indah hingga menarik perhatianku,” kata Annisa.

Setelah itu, Anisa kemudian sangat mengidolakan Rasulullah. Ia merasa Nabi Muhammad adalah pesan ilahi bagi umat manusia karena beliaulah sang nabi terakhir. Maka Anisa pun memantapkan diri untuk berislam.

“Aku sudah percaya adanya satu Tuhan dan pentingnya moralitas. Maka aku pun berusaha memahami pentingnya Alquran dan peran Nabi Muhammad. Ternyata, itu sederhana dan mudah dipahami. Maka aku pun segera memutuskan untuk bersyahadat. Aku tak mau mati dalam kondisi di atas keraguan,” tutur Anisa.

Setelah berislam, Anisa memfaqihkan diri dengan menghadiri pengajian Abdul Raheem Green. Ia belajar banyak tentang Islam dan asangat bahagia menjadi seorang muslimah. “Hal yang membuatku tertarik pada Islam adalah karena bertepatan dengan keyakinan naluriahku mengenai konsep Satu Tuhan. Aku selalu berpikir bahwa sebuah penghinaan jika menempatkan mitra dengan-Nya,” kata Anisa.


Keluarga Memeluk Islam

Tak ingin merasakan manisnya hidayah sendiri, Anisa pun mulai mengenalkan Islam pada keluarga dan teman-temannya. Bersama sang kakak, Anisa memberikan pemahaman Islam kepada keluarga.

Dakwah membuahkan hasil, satu per satu keluarga Anisa memeluk Islam. Hingga kini lima anggota keluarga telah menjadi muslim. “Sejauh ini, lima anggota keluargaku telah menerima Islam sebagai jalan hidup. Segala puji dan syukur kepada Allah,” pungkasnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubsu Salahkan Bupati Madina

    Gubsu Salahkan Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Apapun alasannya, termasuk upaya mendisiplinkan, tindakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang menonjobkan Ahmad Rizal Efendi dari jabatan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dinulilai perbuatan keliru. Sebab, dilakukan saat tahapan pilkada sedang berjalan. Demikian Medanbisnisdaily.com mengutip pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis. “Apapun alasannya (Dahlan), yang […]

  • DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    DPRD Madina: Pengawasan Proyek Pemkab Buruk

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal Syahriwan Nasution, Rabu (11/11) menilai Pemkab Madina buruk dalam pengawasan pengerjaan pembangunan irigasi di Panyabungan Timur. Itu dikatakannya terkait bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dikerjakan 1,5 bulan lalu. Jaringan irigasi yang rubuh tersebut membuktikan bobroknya pelaksanaan […]

  • Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa. Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah […]

  • Anggota DPRD Diminta Tak Main Proyek

    Anggota DPRD Diminta Tak Main Proyek

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Sejumlah lapisan masyarakat meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Psp untuk tidak terlibat atau bermain proyek pembangunan daerah sesuai dengan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015. Sebab, anggota DPRD memiliki tugas untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Sehingga pelaksanana […]

  • Salahkah Kami Mencintainya?

    Salahkah Kami Mencintainya?

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Imah Suganda Pattai Mahasiswi Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia   Tepat pada tanggal 10 November 2020, Indonesia kembali kedatangan putra terbaik bangsa. Seorang sosok yang memiliki jiwa kesatria, sosok yang mampu membangkitkan ghiroh setiap Muslim yang mencintainya. Yaa, selama 3 setengah tahun sosok ini harus hijrah ke Mekkah dengan begitu ummat harus menahan rindu […]

  • Dengan Semangat HUT Madina Ke 15 Mari Kita Lanjutkan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

    Dengan Semangat HUT Madina Ke 15 Mari Kita Lanjutkan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh : Maradotang Pulungan Salah satu upaya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah dengan cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebagai sasaran utama strategi pembangunan, laju pertumbuhan ekonomi merupakan hal penting yang selalu dikedepankan oleh pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan tujuan utama, mengingat Mandailing Natal sebagai Kabupaten yang berkembang, pertumbuhan ekonomi merupakan hal […]

expand_less