Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

10 tahun, PU klaim bangun 4.400 Km jalan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengemukakan, dalam kurun waktu dua periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu periode 2004-2014, pemerintah telah membangun jalan nasional sepanjang 4400 kilometer (km).

“Dulu panjang jalan nasional 34000 km saat ini 38000 km. Tambahan itu dari pembangunan jalan baru, ada juga dari jalan yang biasa berubah menjadi jalan nasional,” kata Djoko Kirmanto seprti dirilis situs Setkab, hari ini.

Selain menambah panjang jalan, menurut Djoko, dalam periode itu Kementerian PU juga melakukan peningkatkan struktural, pelebaran atau penguatan struktur jalan dan pemeliharaan di ruas-ruas jalan nasional tersebut.

“Lintas Sumatera dulu lebarnya tidak lebih dari 4 meter, sekarang sudah lebih dari 6 meter,” ujar Djoko.

Ia menyebutkan, pembangunan itu tidak saja menyangkut panjang jalan, namun juga menambah lajur atau menambah kapasitas jalan. “Jalan yang tidak beton kami jadikan beton. Kami juga kejar pembangunan dan pengembangan jalan nasional seperti lintas Jawa, Sumatera, Papua dan sebagainya,” ungkapnya.

Djoko menambahkan, Kementerian PU telah memperlebar jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa dari dua lajur menjadi empat lajur.

Mengenai pembangunan jalan baru nasional di kawasan perbatasan, Menteri PU Djoko Kirmanto mengaku, masih banyak yang terhambat masalah regulasi, terutama pada penggunaan lahan yang merupakan kawasan hutan.

“Itu membutuhkan perizinan di pemerintah daerah maupun di pusa, terutama di daerah Kalimantan Utara (Kaltara). Namun, kami akan berupaya mengkoordinasikan bersama pihak-pihak terkait,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto yang mendampingi Menteri PU Djoko Kirmanto dalam diskusi itu.

Adapun terkait rencana pembangunan jalan pada tahun ini, menurut Menteri PU Djoko Kirmanto, pemerintah melalui Kementerian PU mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,7 triliun untuk pembangunan jalan nasional di kawasan perbatasan.

Pembangunan jalan tersebut dibangun empat direktorat dibawah Kementerian PU di antaranya Direktorat Jenderal Bina Marga, Cipta Karya, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang dengan porsi terbesar berada di Direktorat Jenderal Bina Marga sebesar Rp5,3 triliun.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unit Layanan Paspor di Madina  Berlokasi di Mompang

    Unit Layanan Paspor di Madina Berlokasi di Mompang

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kantor layanan pembuatan paspor (ULP) akan dibuka di Mandailing Natal (Madina). Untuk sementara lokasinya dipastikan berada di kantor UPT Pertanian, Mompang Jae, Panyabungan Utara. Di sebelah gedung Pengadilan Negeri Madina. ULP (Unit Layanan Paspor) ini diproyeksi difungsikan tahun 2020, sedangkan untuk sistem mobile akan dimulai pada Desember 2019 ini. Hal itu […]

  • PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    PT Sorik Merapi Geotermal Power Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) merupakan perusahaan tambang panas bumi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Selama ini masyarakat menganggap PT SMGP akan membawa bencana akibat pengeboran di sejumlah titik panas bumi karena mempengaruhi cuaca dan aktivitas gunung meningkat. Itu tidak benar karena PT SMGP mempunyai ahli-ahli profesional. Hal itu disampaikan Corporate Sustainability Manager […]

  • Ricuh Antara Pedagang Pasar Keliling Vs Satpol PP, Salah Siapa?

    Ricuh Antara Pedagang Pasar Keliling Vs Satpol PP, Salah Siapa?

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom   Pemerintah Mandailing Natal telah mulai memindahkan pedagang dari lingkar pasar lama ke Gedung pasar eks bioskop Tapanuli sejak 28 Juni 2025. Namun, hingga hari ini, tidak semua pedagang berkenan untuk pindah. Walhasil, pasar sayur dan ikan di panyabungan kota terpecah menjadi 2 (dua). Puluhan personel Satpol PP, Damkar, Polisi dan […]

  • Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seekor harimau sumatera jenis betina ditemukan mati di perkebunan warga Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kota Nopan, Madina. Dugaan sementara harimau usia 1- 3 tahun tersebut mati lantaran kena alat jerat hewan milik warga. Saat ini harimau itu telah di serahkan ke Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG) Madina. Rabu 11/9/2024 Refdi […]

  • Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. “Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa […]

  • LABRN Surati Bupati Madina Terkait Pt PSU Unit Patiluban

    LABRN Surati Bupati Madina Terkait Pt PSU Unit Patiluban

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Karena belum melaksanakan kewajiban membangun kebun plasma kepada masyarakat Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal( Madina) sebesar 20% seperti diamanatkan Undang-undang. Lembaga Adat Budaya Ranah Natal ( LABRN ) mengajukan surat permohonan penangguhan proses perpanjangan HGU PT. PSU ( pt Perkebunan Sunatera Utara ) ke Bupati Mandailing Natal. Surat itu […]

expand_less