Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
  • print Cetak

P. Sidimpuan, Akibat guyuran hujan selama dua hari dua malam, 10,5 hektar sawah dan kebun siap panen, terendam air di Dusun Goa Asom Desa Janji Matogu Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (3/11).

Pantauan Analisa, terendamnya sawah 6 Ha berumur 1 bulan, kebun cabe 1,5 Ha dan jagung 3 Ha siap panen ini, disebabakan meluapnya sungai Aek Sibatang dan Selai karena intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua hari dua malam yang melanda daerah tersebut.

Salah seorang warga Desa Goa Asom Himpun (45) kepada Analisa mengatakan, debit air sungai aek sibatang dan selai mulai terlihat naik pada Senin (1/11) dan pada Selasa (2/11) malam air sungai tersebut meluap dan menggenangi persawahan bahkan perumahan masyarakat sekitar.

“Kondisi genangan air dan bahkan banjir sudah sesuatu yang biasa bagi kami penduduk yang menetap dikawasan ini. Biasanya debit air yang naik itu hanya berlangsung 1 hingga 2 jam dan kemudian surut seketika, “katanya.

Hal senada juga diungkapkan Camat Angkola Selatan Hamdi S Pulungan S.Sos yang ditemui Analisa dilokasi bencana. ” Di kawasan ini debit air mudah naik setiap musim penghujan namun juga cepat surut, “katanya.

Dijelaskan, selain menggenangi sawah dan kebun, meluapnya sungai aek selai dan sebatang ini juga mengakibatkan satu unit jembatan yang menghubungkan Dusun Goa Asom dan Janji Matogu ambruk terseret derasnya arus sungai.

Ditambahkan, pihaknya sudah acap kali mememinta agar masyarakat yang ada dikawasan aliran sungai untuk mau direlokasi ke tempat yang cukup aman namun ditolak.

“Acap kali kita minta masyarakat mau direlokasi dari kawasan itu tapi mereka tidak mau. Relokasi dibutuhkan mengingat faktor geografis kawasan ini yang berada dikawasan lembah yang rentan banjir,” ungkapnya.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan Ir Aldin Rapolo Siregar disela-sela memantau langsung luapan sungai yang merendam sawah dan perkebunan itu kepada Analisa mengharapkan agar masyarakat yang berada di kawasan tersebut lebih meningkatkan kehati-hatian selama musim penghujan ini.

“Tingkatkan kewaspadaan selama musim penghujan ini. Segera mengungsi ketempat yang cukup tinggi jika sudah terlihat adanya gejala bakal meluapnya sungai, “imbuhnya.

Kepada para instansi terkait khususnya bidang penanggulangan bencana alam Rapolo meminta agar meningkatkan responsibility dan segera turun kelokasi jika mendapatkan laporan bencana dari masyarakat.

Rombongan Wakil Bupati beserta wartawan tiba dilokasi pada Rabu (3/11) sekitar pukul (01 .00) malam. Saat tiba dilokasi debit air yang sempat menggenangi rumah warga sudah mulai surut dan arus sungai sudah kembali normal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (hih)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    Usia Masih Baru, SMA Negeri 2 Siabu Gemilang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski barus berusia muda, SMA Negeri 2 Siabu  termasuk sekolah yang mampu bersaing di Kecamatan Siabu dengan sekolah lain. Soalnya SMA Negeri 2 ini yang berdiri pada tahun 2013  sudah mampu meraih berbagai prestasi, dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang mereka proleh, teramusk di bidang seni. Sekolah ini memenangi perlombaan bidang seni […]

  • Pembeli Itak Poul-poul Juga Dari Medan

    Pembeli Itak Poul-poul Juga Dari Medan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sejauh ini yang diketahui masih setia memproduksi dan menjual itak poul-poul di Mandailing adalah Hj. Masna, pengelola warung Simpang Tiga Raya, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). “Untuk melestarikan makanan khas budaya Mandailing ini kita sengaja menjualnya pada hari Jum’at dan Sabtu,“ ujarnya, Jum’at (16/8/2013). Peminatnya cukup banyak. Selain warga Kotanopan, pengendara yang […]

  • Harga emas Antam merosot

    Harga emas Antam merosot

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot Rp8 ribu per gram setelah mencatatkan kenaikan tinggi kemarin. Harga pembelian kembali (buy back) juga turun ke Rp508 ribu per gram. Seperti dikutip dari Logammulia hari ini, harga emas 1 gram dijual Rp577.200 dari sebelumnya Rp585.200. Sementara harga emas 2 gram kini […]

  • Tambang Kotanopan, Atika: Saya Upayakan yang Terbaik Untuk Masyarakat

    Tambang Kotanopan, Atika: Saya Upayakan yang Terbaik Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mengaku akan mengupayakan solusi terbaik bagi masyarakat Kecamatan Kotanopan terkait persoalan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di sepanjang pinggiran Sungai Batang Gadis yang belakangan menjadi sorotan berbagai pihak. “Saya berupaya mencari solusi terbaik agar masyarakat yang selama ini mendulang emas tidak […]

  • Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sekitar 600 mahasiswa ujunkrasa di DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut, menolak UU Cipta Kerja, Jum’at (9/10/2020). Unjukrasa berjalan damai yang berlansung sejak pukul 10.00 WIB. Mereka mendesak DPRD Madina menyurati DPR RI bahwa masyarakat Madina menolak undang-undang tersebut tanpa ada alasan. Mahasiswa berasal dari gabungan Dema Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri(Stain) Madina […]

  • Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan pemerintah daerah menyelesaikan konflik antara warga Batahan I dengan PT. Pamaris diduga memicu aksi pemanenan buah sawit yang berujung penangkapan 12 warga Batahan I. Di hadapan anggota Komisi II DPRD Madina, Senin (18/4/2014), Kepala Desa Batahan I, Sobirin menjelaskan bahwa aksi pemanenan buah sawit oleh warga Batahan I di lahan […]

expand_less