Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Anggota DPRD Aniaya Pengantar Jenazah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

GUNUNG SITOLI-; Sungguh apes nasib Anuari Bu’ulolo (27) alias Anwar, warga Desa Lolowa’u Kecamatan Lolowa’u, Nias Selatan (Nisel). Sudah menolong oknum anggota DPRD Nisel berinisial YN (36), justru balasannya ia dipukul dan dikeroyok YN dan keluarganya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Karet Gunung Sitoli, Rabu (27/10). Tidak terima, Anwar membuat pengaduan ke Polres Nias.

Korban kepada METRO, Kamis (28/10) menerangkan, peristiwa tersebut berawal meninggalnya ayah YN di Medan. Kemudian Kepala Puskesmas Lolomatua meminta korban dan temannya penjemputan jenazah.

“Kami menjemput jenazah ke Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Senin (25/10) dengan menggunakan ambulans. Jenazah tidak langsung dibawa ke Nisel, namun terlebih dahulu disemayamkan di Gunung Sitoli selama dua hari,” ujarnya.

Rabu (27/10) sekira pukul 12.00 WIB, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Tumari, Kecamatan Lolomatua, Nisel.

“Tiba-tiba datang salah seorang anggota keluarga anggota dewan sembari berkata, ‘bagaimana jika saudara pindah ke mobil yang lain? Biar ibu saya yang di sini’. Kemudian saya bicara dengan sopir ambulans. Namun saat sedang bicara, tiba-tiba abang YN datang dan memarahi saya sambil mengatakan, ‘kenapa lama kali kamu turun? Apakah yang meninggal itu suami kamu?’ Mendengar itu saya langsung turun dan mendatangi ibu YN untuk menuntunnya ke mobil ambulans,” terang Anuari.

Saat itu korban sempat bertanya kepada ibu YN dengan mengatakan, “Kenapa sikap kalian seperti itu pada kami? Bahkan kami telah bantu untuk antarkan jenazah ke kampung”.

Sesudah ibu YN dinaikkan ke mobil ambulans, dan korban menutup pintu mobil serta melintas di depan mobil dan mendatangi sopir. Namun dari belakang, YN mengikutinya. “Belum sempat saya bicara dengan sopir, YN berkata kepada saya, ‘apa lagi masalahnya?’ Kemudian YN menampar saya,” tutur korban.

Melihat dirinya ditampar, keluarga YN yang lain mendatanginya bersama-sama. Bukannya melerai, justru mereka mengeroyok korban.

“Ada yang memukul, ada yang menendang saya. Ketika ada kesempatan lolos, saya melarikan diri, tapi masih dikejar. Sykurlah saat saya dikeroyok, salah seorang anggota Polantas kebetulan lewat dan menolong saya. Kebetulan lagi, lewat abang saya naik mobil dan melihat saya. Saya lari ke mobilnya dan langsung ke Polres Nias. Pemukulan itu saya perkirakan berlangsung selama 15 menit. Teman saya (sopir, red) yang hendak melerai juga kena pukul dan dipaksa langsung mengantarkan jenazah. Saya harap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan saya,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Nias, AKP E Hulu SH, Kamis (28/10) via telepon membenarkan laporan pengaduan itu sudah ditangani. “Kasus ini memang sudah ada masuk, dan saat ini sedang ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara Ketua KNPI Nias, Dalifati Ziliwu mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut.

“Kita harapkan pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini, tanpa ada perbedaan hukum,” ujarnya. (son)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    Selaku Bacakada, Harun Mustafa Ingin Masukan dan Pendapat Ketua Parpol di Madina

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Harun Mustafa Nasution atau akrab disebut bang Harun mengatakan dorongan untuk maju di Pilkada Madina 2024 itu bukan datang mendadak begitu saja, banyak sahabat dan rekan – rekan wartawan juga yang datang meminta nya maju sebagai Calon Bupati Madina 2024. Hal ini dikatakan Minggu (14/7) sore menyempatkan diri bertemu dengan jurnalis […]

  • Jelang Tasyakuran, DPD Golkar Madina Berbagi Rezeki dengan Masyarakat

    Jelang Tasyakuran, DPD Golkar Madina Berbagi Rezeki dengan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    DALAN LIDANG (Mandailing Online) – Menjelang tasyakuran ulang tahun ke-57 Partai Golkar, DPD Golkar Madina (Mandailing Natal) berbagi rezeki dengan masyarakat di Desa Pidoli Lombang dan Dalan Lidang, Panyabungan. Giat berbagi rezeki ini dimulai dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Abshor Aek Galoga dilanjutkan pembagian bingkisan sarapan kepada jamaah. Usai sarapan bersama, pengurus DPD Golkar […]

  • Hakim Tolak Eksepsi Hendro, Sidang Gugatan Calon Komisioner KPID Sumut Berlanjut

    Hakim Tolak Eksepsi Hendro, Sidang Gugatan Calon Komisioner KPID Sumut Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hakim Pengadilan Negeri Medan Sayed Tarmizi menolak eksepsi yang diajukan anggota DPRD Sumut Hendro Susanto atas kasus dugaan melawan hukum dalam seleksi Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Sumut periode 2021-2024. Dengan demikian sidang kasus tersebut akan berlanjut dan masuk tahap penyerahan bukti-bukti dari penggugat. Sidang kabarnya akan dilanjutkan pada pekan depan. “Sudah […]

  • BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu mengadukan kepala desa terkait dugaan pemotongan dana BST. Pengaduan disampaikan ke Polres Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6/2020). Kepada wartawan di depan Mapolres, warga menyatakan dana BST (Bantuan Sosial Tunai) hanya diterima sebesar Rp150 ribu dari pejabat desa yang seharusnya Rp600 ribu. BST adalah bantuan dari […]

  • Anggota KPU Asahan Meninggal

    Anggota KPU Asahan Meninggal

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Anggota KPU Asahan Edy Syam meninggal dunia, Sabtu (26/4/2014). Kabar duka ini disampaikan oleh anggota KPU Sumut Yulhasni yang pagi tadi mendapat info dari Ketua KPU Asahan. “Edy Syam ikut dalam Rapat Pleno Tingkat Provinsi. Waktu itu saya melihat dia masih pucat. Katanya dia baru saja keluar dari rumah sakit. Setelah rapat disini, […]

  • Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

    Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Guru Tahfidz, tinggal di Medan Judi adalah perbuatan yang meresahkan warga dan Allah tegas melarangnya, namun masih kerap terjadi bahkan seperti jamur yang tumbuh setelah hujan. Sudah ada sanksi namun belum menjadikan para pelakunya jera dan terkesan hukum tak ditakuti. Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini. Polsek Medan Labuhan menggerebek sejumlah […]

expand_less