Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
  • print Cetak

BANDUNG – Lembaga Observatorium Bosscha memprediksi awal Ramadhan 2012 jatuh pada Jumat (20/7). Itu dilihat dari perhitungan astronomi yang diterapkan lembaga setempat.

Peneliti Bosscha Evan Irawan mengatakan, perkiraan jatuhnya awal Ramadhan 2012 pada tanggal tersebut dihitung berdasarkan posisi hilal, atau bulan yang terbit pada tanggal satu bulan Kamariah. “Tanggal 19 Juli (Kamis, red) posisi hilal berada di atas matahari,” kata dia, tadi malam.

Menurut Evan, pada 19 Juli, posisi hilal hanya berada dua derajat di atas matahari. Kemungkinan besar hilal tersebut tak akan terlihat karena jaraknya terlalu dekat dengan matahari. Biasanya, lanjut dia, pada kondisi tersebut posisi hilal dipertanyakan oleh sejumlah ormas Islam.

Ia mengatakan, pada dasarnya perhitungan sejumlah ormas tersebut hampir sama dengan perhitungan Bosscha. Karena, rumus yang digunakan sama-sama menggunakan perhitungan modern. Jadi, sambung dia, perbedaan pendapat tersebut bukan masalah astronomi, melainkan perbedaan syariah atau hukum yang diterapkan sejumlah ormas Islam tersebut.

Seperti Muhammadiyah, misalnya, yang berpatokan Ramadhan ditentukan dari posisi hilal lebih tinggi dari matahari. Kemudian Nahdlatul Ulama (NU) berkeyakinan pada Hadist yang menyebutkan puasa ditentukan jika melihat hilal. “Jika melihat (hilal) dengan mata atau ilmu pengetahuan, tinggal memilih mana yang akan dipakai,” ujar Evan.

Meski secara hisab hilal diprediksi 20 Juli, menurut Evan, Bosscha akan kembali melakukan pengamatan sehari sebelum hilal jatuh. Pengamatan dilakukan di beberapa tempat, seperti dari teropong Bosscha, juga di gedung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Penentuan awal bulan suci Ramadhan dan awal Idul Fitri tahun 2012 diperkirakan akan berbeda antara pemerintah dan organisasi agama seperti NU dan Muhammadiyah.

Menyimak ketidaksamaan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2012 ini, pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir menilai fenomena yang kerap terjadi tiap tahunnya ini merupakan tanda kelemahan integritas institusi Islam di Indonesia mulai dari Presiden, Menteri Agama hingga tokoh-tokoh Islam.

“Mereka Presiden, Menteri Agama dan tokoh Islam gagal menentramkan umat Islam apapun alasan perbedaannya dan buat tidak nyaman umat. Secara pribadi saya menyerahkan keputusan ini kepada Majelis Ulama Indonesia dan dari Majelis diserahkan kepada Kementerian Agama untuk bermusyawarah dengan mayoritas umat Islam,” katanya kepada wartawan, tadi malam.

Menurut Bachtiar yang juga pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning Islamic Center (AQLIC), pemerintah seharusnya menjalankan semua syariat Islam, kecuali jika ada intrik-intrik politik maka niat para pimpinan tersebut biarlah mendapat hukuman setimpal dari Allah SWT.

Khusus warga Muhammadiyah, Bachtiar sudah membenarkan pilihan mereka dalam menentukan awal puasa tahun ini dan sudah dijalan yang benar. Puasa Ramadhan merupakan ibadah sosial dan butuh komitmen yang tinggi kepada pimpinan. Begitu pula ia menyarankan agar tiap keluarga tidak berbeda pendapat dan timbul perpecahan dalam mengambil keputusan awal puasa dan awal Idul Fitri.

“Jangan sampai di keluarga besar timbul perbedaan pendapat. Ikuti pimpinan keluarga, pastikan tidak latah ikut awal puasa karena alasan demokrasi. Jika sampai ada perbedaan pendapat dalam keluarga itu menandakan pimpinan keluarga yang lemah dan tidak tegas,” ujarnya.

Dari http://hilal.kominfo.go.id/, yaitu sistem informasi pengamatan hilal Kementerian Komunikasi dan Informatika walaupun pengamatan hilal 1 ramadhan 1433H akan dilaksanakan pada 18 juli 2012, tetapi penentuan awal Ramadhan 2012 telah disampaikan secara detail oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG akan menyampaikan informasi hilal saat matahari terbenam pada Kamis 19 Juli 2012.(republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan Ketua DPRD Sambangi SMP dan SMA Mereka

    Bupati dan Ketua DPRD Sambangi SMP dan SMA Mereka

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Ketua DPDR Madina Erwin Efendi Lubis mengenang masa kanak-kanaknya ketika menuntut ilmu di bangku sekolah dasar. Kedua tokoh politik Madina itu menyambagi sekolah dasar, SMP,SMA tempat mereka belajar calistung, Jumat (25/11). Sambil menbawa dan memberi bunga kepada guru, Sukhairi dan Erwin mendatangi […]

  • Limbah PT.TBS di Patiluban Diduga Bermasalah

    Limbah PT.TBS di Patiluban Diduga Bermasalah

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Pembuangan limbah pabrik kelapa sawit milik PT. TBS (Tri Bahtera Srikandi) di  Patiluban, Natal, diduga sembarangan dan membahayakan lingkungan. Itu penialian dari Koordinator investigasi masalah sosial  LSM-KOMUNITAS PEMERHATI LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA (LSM-KPLHI), Salman Rais Daulay,S.sos yang melakukan investigasi ( 12/04) di lapangan. LSM itu menemukan limbah yang sudah membeku di […]

  • Jelang 17 Agustus, Peminat Bendera Merah Putih Masih Sepi

    Jelang 17 Agustus, Peminat Bendera Merah Putih Masih Sepi

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bisnis bendera merah putih di Panyabungan masih lesu menjelang HUT RI ke-71 tahun ini. Sejumlah pedagang musiman bendera di sepanjang jalan Willem Iskander, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal masih sepi dikunjungi pembeli. Roni salah seorang pedagang bendera kepada Mandailing Online, Jum’at, (5/8) menyebutkan sejak menggelar dagangannya beberapa minggu yang lalu hingga sampai […]

  • Buruh Sumut memprihatinkan

    Buruh Sumut memprihatinkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kesejahteraan para pekerja saat ini masih tergolong minim. Padahal, pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, hanya wacana semata. Sehingga rakyat sangat kecewa dengan kebijakan itu. Kelompok Pelita Sejahtera (KPS), Sahat Lumbanraja, mengungkapkan kondisi pekerja, karyawan, dan buruh di Sumut, juga tergolong memprihatinkan. Padahal, ekspansi perkebunan kelapa sawit di Sumut […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Ditahan, Pejabat Mandailing Natal Ramai-ramai ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Enam hari usai penahanan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), roda pemerintahan di kabupaten pemekaran Tapanuli Selatan itu berjalan normal. Namun, pejabat SKPD dijajaran Pemkab Madina banyak yang berangkat ke Jakarta. “Pelayanan berjalan normal, paling pejabatnya saja banyak yang ke Jakarta,” ujar Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Resepsi Kenegaraan: Bupati dan Ketua DPRD Sumbangkan Suara Emas

    Resepsi Kenegaraan: Bupati dan Ketua DPRD Sumbangkan Suara Emas

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Malam Resepsi Kenegaraan di Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Rabu (17/8/2022) malam. Kegiatan berlangsung seru dan menarik. Kegiatan Malam Resepsi Kenegaraan itu dimulai dengan pemotongan tumpeng bersama Paskibraka dan dilanjutkan dengan hiburan dari Forkopimda Madina. Hiburan yang dipersembahkan oleh Forkopimda tersebut sebuah […]

expand_less