Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Dugaan Korupsi Di Disbun Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
  • print Cetak

Panyabungan (MO) – Bau korupsi tercium di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Dana yang diduga ditilep adalah anggaran Pembukaan Jalan Produksi senilai 500 Juta rupiah dan dana Perluasan Lahan Karet (PLA) seluas 66 Ha bernilai 4 juta rupiah per hektar. Masing-masing program ini di tahun2010, era Pj. Bupati Madina Aspan Sopian Batubara.

Program ini diserahkan pelaksanaannya kepada Kelompok Tani Maju Bersama, Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kota Nopan. Pola mainnya ditengarai dengan cara pemotongan oleh pejabat di Dinas Kehutanan Perkebunan Madina.

Sumber dana berasal dari APBN. Alurnya masuk ke dalam rekening kelompok tani. Kemudian pengurus mencairkannya lalu menyerahkannya kepada pejabat di Dinas Kehutanan Madina. Oleh pejabat itu dana dipotong sekitar 20 persen dario total dana, sisanya dipergunakan kelompok tani untuk membiayai proyek tersebut.

Berdasar pengakuan salah seorang anggota kelompok tani yang tak mau namanya ditulis, dana program pembukaan jalan produksi tersebut senilai 500 juta rupiah. Dan dana program PLA senilai Rp 4 Juta per hektarnya dengan total 66 hektar, bersumber dari APBN.

“Memang uang tersebut pada awalnya langsung masuk ke rekening kelompok tani, namun setelah diambil harus disetorkan kembali kepada Dinas Kehutanan dan Perkebunan, lalu mereka potong,” ungkapnya.

Dampak pemotongan ini menyebabkan kegiatan di lapangan tidak dapat berjalan dengan baik, bahlan hingga kini pelaksanaan programnya terkendala.

“Kita bingung darimana kekurangan uang kita cari, sementara pekerjaan harus kita laksanakan. Karena uang yang kita terima sudah kena potong sekitar 20 persen, ,” keluhnya.

Hingga kini belum diketahui apakah pemotongan itu resmi atau bernuansa korupsi. Sementara itu Sekrataris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina, Hamzah Rangkuti, menjawab Mandailing Online, Kamis (26/7) menyangkal tuduhan pemotongan dana. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Tender Pembangunan Bandara Malintang Dimulai Tahun Ini

    Tender Pembangunan Bandara Malintang Dimulai Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pembangunan Bandara Bukit Malintang insyaalah akan dimulai tahun ini. Kepala Dinas Perhubungan Mandailing Natal (Madina) Hendra Saputra menjawab Mandailing Online via Whatsaap, Selasa (21/1/2020) proses tender akan dimulai dalam 2 bulan ke depan. “Setelah rapat dengan menteri dan staf teknis, tanda bintang anggaran bandara telah dicabut tandanya anggaran tersebut […]

  • Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Jajaran Dinas Perhubungan Sumatera Utara melakukan razia besar-besaran di 12 jembatan timbang di Sumut, terhadap truk dan angkutan barang yang melebihi tonase. Untuk pengusaha dan para supir dalam beberapa hari belakangan ini sudah disebarkan surat pemberitahuan agar mematuhi peraturan yang berlaku. Razia itu akan terus dilakukan dalam tiga bulan sekali. Kadis Perhubungan Sumut […]

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  • Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (2-selesai)

    Marhata-Hata Dalam Upacara Marhorja di Nagari Kota Nopan, Rao Utara, Pasaman (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      2) Pelengkap dalam Marhorja (Pernikahan) Ada empat jenis bahan dan hewan penting di dalam perlengkapan marhorja yaitu: pira manuk na nihobolan (telur ayam), manuk (ayam), hambeng (kambing), dan horbo (kerbau). Tingkat mangupa dalam marhorja kecil dan mendasar paling sedikit harus memenuhi bahan penting sebutir telur ayam, tingkat kedua harus mengandung ayam, tingkat ketiga harus […]

  • Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak bisa dipungkuri, bahwa hingga saat ini pesantren memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bukan hanya dalam bidang pendidikan, tapi pesantren juga menyatu dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Begitu juga Mudir atau pimpinan pondok pesantren, merupakan tokoh masyarakat dimana pesantren itu berada. Singkatnya, pesantren dan kehidupan masyarakat berhubungan sangat erat. Peran […]

expand_less