Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina.

“Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi lalu mengeluarkan statment yang memojokkan keberadaan kantor itu. Kantor Malaria Center dibentuk dengan alasan yang tepat mengingat wilayah kita daerah Malaria,” ujar Sekretaris Komisi D DPRD Madina Iskandar Hasibuan dalam jumpa pers di Panyabungan, Jumat (01/10/2010) siang.

Menurut Iskandar, penyakit malaria di daerah ini sampai sekarang masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Karena malaria merupakan salah satu penyakit yang telah banyak menimbulkan kematian bayi dan ibu hamil. Saking seriusnya penyakit malaria di Madina, sampai-sampai Pemerintah Pusat dan Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) ikut turun tangan.

Karena itu, rencana Pj Bupati untuk menggabungkan Kantor Malaria Center dengan Dinkes adalah sangat keliru. “Seharusnya kita seluruh masyarakat baik itu DPRD, politisi, LSM, pers, ulama dan tokoh masyarakat harus ikut serta terlibat dalam menanggulangi persoalan malaria dari daerah kita bukan dengan menggabungkan instansinya,” tegas Iskandar.

Kata dia, sekitar tahun 1995 lalu di wilayah Siabu dan Panyabungan, terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria yang menimbulkan hampir tiap hari ada warga yang meninggal dunia. Hal serupa juga terjadi sekitar Tahun 2000 dan 2005 lalu. Setelah beberapa kali terjadi KLB malaria, akhirnya dibentuklah Kantor Malaria Center. Setelah pembentukan kantor tersebut, jumlah penderita malaria di Madina berangsur berkurang.

Makanya, Iskandar tak habis pikir, entah apa maksud pemerintah untuk menggabungkan kantor tersebut. “Kita tidak habis pikir, apakah kita tidak melihat fungsi dan perannya, apakah kita tidak ingat persoalan malaria, sebab kalau hanya Dinas Kesehatan yang akan menangani kita berani jamin akan terjadi lagi wabah malaria, sebab sampai sekarang fungsi dan keberadaan puskesmas dan poskesdes sama sekali tidak berfungsi dibuat instansinya,” ujarnya.

Seharusnya, ujar Iskandar, seluruh pihak baik pemerintah dan DPRD dapat berpikir secara jernih dan membuat pengkajian yang betul-betul dan bukan karena ikut-ikutan dan sentimen tanpa ada alasan yang jelas dan masuk akal. “Bukan menggabungkan Kantor Malaria lalu persoalan malaria dapat diatasi dari daerah ini. Kalau penggabungan itu terjadi, maka pemerintah sudah tidak ada niat lagi untuk memberantas malaria di daerah ini,” ujar Iskandar.

Oleh karena itu, sebaiknya Pj Bupati dapat melakukan kajian yang berpihak kepada masyarakat banyak, bukan latah dengan statement dan komentar oknum-oknum yang tidak senang dengan keberadaan Kantor Malaria. Kepada semua pihak juga diharapkan untuk sama-sama mengkaji dan membuat dukungan yang dapat berpihak kepada masyarakat. (BS-026)
sumber:beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tympanum Garap Film “Lilu”

    Tympanum Garap Film “Lilu”

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kemajuan sinematografi di Mandailing Natal, Sumatera Utara terus berkibar. Ini tak terlepas dari para sineas Mandailing yang kian banyak melahirkan karya-karya meramaikan kancah perfilman di tanah air. Setelah meraih rangkaian sukses memproduksi films berbasis Mandailing “Biola Na Mabugang”, “Biola Na Mabugang II- Tias Ni Bugang”, lalu “Tias Part II”, Tympanum Novem […]

  • Ingat ya, Masa Pendaftaran SNM PTN Tinggal 10 Hari

    Ingat ya, Masa Pendaftaran SNM PTN Tinggal 10 Hari

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terhitung per hari ini (6/3) masa pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2015 tinggal 10 hari. Pendaftaran seleksi masuk kampus negeri tanpa ujian tulis ini ditutup 15 Maret pekan depan.   Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Humas SNM PTN 2015 Bambang Hermanto mengatakan data pendaftar hingga kemarin berjumlah 230.694 siswa. "Seluruh […]

  • Seminar Kebangsaan di Madina

    Seminar Kebangsaan di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengadakan seminar sehari dan talk show peningkatan wawasan kebangsaan, Kamis (24/10/2019). Lika Saragih dari Kemendagri;  Prof. Dr Turmizi Lubis serta Ketua STAIN Madina Torkis Lubis menjadi narasumber. Seminar yang berlangsung di gedung Serbaguna, Panyabungan itu dihadiri organisasi-organisasi pemuda, ormas, usur polisi dan TNI, LSM, tokoh masyarakat, ASN […]

  • DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-23 Madina

    DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT ke-23 Madina

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD menggelar rapat paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Mandailing Natal (Madina) di gedung serbaguna Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (9/3). Bupati H. M. Ja’far Sukhairi, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumut Aspan Sopian mewakili Gubsu, Wakil Ketua DPRR Sumut H. Harun Mustafa Nasution, anggota […]

  • KUD Batu Mundom-PT MAL Teken MoU Plasma

    KUD Batu Mundom-PT MAL Teken MoU Plasma

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. PT Madina Agro Lestari (MAL) meneken MoU kerja sama perkebunan plasma dengan KUD Batu Mundom, Rabu (18/1), di aula Kantor Bupati Madina, disaksikan Sekda M Daud Batubara, Sekretaris Dishutbun Muara Ondak, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pasar Lismulyadi, dan notaris Cipto Sunaryo SH. Ketua KUD Batu Mundom, Kazwan, mengatakan, persoalan antara masyarakat dengan PT […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Madina Perlu Dipacu Setelah Menurun di Tahun 2024

    Pertumbuhan Ekonomi Madina Perlu Dipacu Setelah Menurun di Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Perekonomian Di masa kepemimpinan Bupati Amru Daulay pertumbuhan tertinggi berada di 13,06 % pada tahun 2010. Di era Dahlan Hasan Nasution-Ja’far Sukhairi Nasution pertumbuhan tertinggi di angka 6,49 % pada tahun 2014. Di era pasangan SUKA (Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution) tertinggi di tahun 2023 sebesar 4,93 %. Namun di […]

expand_less