Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Dirut Utama PT Bank Sumut Gus Irawan: KPUM SS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu mengatakan Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) yang sudah berjalan ditengah masyarakat harus dapat meningkatkan taraf ekonomi rakayat sehingga kesejahtraan hidup dapat meningkat sesuai dengan cita-cita dan harapan bersama rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu Rabu (17/11). Di Sopo Godang Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, sehubungan kunjungan kerjanya di beberapa daerah Kabupaten / Kota se Sumatera Utara dan Madina yang terahir yang bertepatan pada hari raya Idul Adha.

H Gus Irawan Pasaribu yang gemar mengurusi ibu-ibu lewat Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) langsung mendatangi peserta ke Kelurahan Kuta Siantar Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal dalam rangka melihat langsung secara ril perkembangan program ini.

Program ini terus dikembangkan terhadap masyarakat yang mempunyai usaha kecil dan diharapkan bisa berkembang secepat mungkin sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga terutama pelaku usaha mikro untuk mencapai masyarakat yang sejahtra dan bahagia sehingga tercipta keluarga sakinah warohmah.

“KPUM-SS yang mengadopsi metodologi Gramen Bank yang dikembangkan oleh Prof Muhammad Yunus, Bangladesh karena metode ini terbukti efektif memberikan kesempatan kepada kaum miskin untuk berkesempatan mendapatkan pelayanan keuangan selam 30 tahun, dan telah di adopsi dengan berhasil dilebihi dari 130 negara di dunia,” sebutnya.

Dikatakannya, sasaran kita dalam menjalankan program ini adalah perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah yang telah atau berpotensi memiliki mengelola usaha mikro dengan skim kredit berkelompok atau KKM (Kelompok Keuangan Mikro) yang beranggotakan kelompok terdiri dari 20-30 orang anggota yang berhasil dari wilayah domisili yang berdekatan.

“Dengan terbentuknya kelompok tersebut baru kita berikan kredit tanpa memerlukan jaminan fisik dan tabungan sehingga tiap anggota harus membentuk tabungan wajib sebelum memperoleh kredit yang menjadi syarat untuk mendapatkan kredit dan dasar penilaian saat perpanjangan kredit.

Pada prinsipnya jaminan utama adalah kepercayaan dan respect antar sesame anggota dengan pihak bank yang terwujud dalam system tanggung rentang,” katanya.

Program ini sudah kita mulai dari Nias setelah mendapat musibah tsunami beberapa tahun lalu dan ini sudah berhasil kembali mengakat ekonomi masyarakat dengan membuka berbagai usaha kecil yang tidak memberatkan nasabah dalam pengembalian kreditnya terbukti hingga saat ini tidak ada satupun kredit yang macet.

” Program Sumut Sejahtera ini sudah kita rambah ke berbagai kabupaten di setiap cabang Bank Sumut demi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga sebagai bank umum satu-satunya yang menjalankan program KPUM di Indonesia,’ sebutnya.

Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan Hifsan Lubis melaporkan bahwa PT Bank Sumut Cabang Panybungan yang telah enam bulan menjalankan program tersebut telah mencapai angka 1.108 peserta program KPUM SS-1 dari 56 kelompok.

Dengan total plafon Rp 962 juta plafon Rp 500 ribu sampai Rp 5 Juta karena kita tertantang untuk membuktikan bahwa masyarakat prasejahtera khususnya kaum perempuan produktif yang ada di Kabupaten Mandailing Natal menjadi target program ini sesungguhnya cukup feasible jika dikelola secara baik dan professional.

“Aktivitas dan transaksi dilakukan dilokasi domisili kelompok bukan di bank dengan tujuan supaya bank benar-benar lebih dekat kemasyarakat dan juga untuk mengurangi biaya masyarakat mengingat kondisi keuangan mereka yang sangat minim yang selam ini salah satu alas an mereka enggan ke Bank,” sebutnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Warga Madina Dihimbau Pakai Masker

    Warga Madina Dihimbau Pakai Masker

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina menghimbau warga Madina agar memakai masker jika keluar dari rumah. Sejauh ini belum ada pernyataan resmi pemerintah daerah Madina tentang tingkat ketebalan asap di Madina dan sudah sejauh mana dampak kerawananya terhadap kesehatan manusia. Namun, sejumlah supir angkutan umum yang diwawancarai mandailing Online, Jum’at (9/10) menyatan jarak pandang dalam […]

  • Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KPK Perpanjang Masa Penahanan   JAKARTA – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik harus mendekam lebih lama lagi di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta. Hari ini (21/5), KPK resmi memperpanjang masa penahanan Jero untuk 40 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan itu telah disetujui oleh Jero sendiri. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 11.00 […]

  • MEMAKNAI  IDUL FITRI

    MEMAKNAI IDUL FITRI

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (PERSFEKTIF SOSIOLOGIS, ANTROPOLOGIS, DAN TEOLOGIS) Oleh : Moechtar Nasution Kepala Pusat Penelitian STAIM Kajian tentang agama dipastikan akan berkembang sesuai dengan transfromasi zaman karena agama memiliki nilai universal.Kendatipun perubahan sosial kerap merubah orientasi dan makna agama namun eksistensi agama tetap penting dalam kehidupan masyarakat sebab membicarakan masyarakat tanpa melihat agama sebagai salah satu komponen akan […]

  • Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    Madina Darurat Bencana, Al Washliyah Wajibkan Kader Bantu Masyarakat dan Buka Posko Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melalui SK Bupati Nomor 360/0947/K/2021 menetapkan status Darurat Bencana Banjir selama selama 14 hari ke depan sejak surat tersebut dikeluarkan pada Sabtu (18/12). Menyahuti surat tersebut, kader Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wajib membantu masyarakat terdampak banjir yang terjadi di […]

  • Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Film sejak pekan lalu memulai penggarapan video situs-situs peninggalan Mandailing masa lampau. Tiga situs yang direkam video pada Kamis (15/5/2014) meliputi situs reruntuhan candi di Saba Biara, Pidoli; situs yang diduga reruntuhan candi di Padang Mardia, Hutasiantar dan Menhir di Runding satu peninggalan dari zaman batu. Situs-situs tersebut sangat […]

expand_less