Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

SMK Namira Husada Kembangkan Tortor Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong keinginan berpartisipasi mengembangkan kesenian Mandailing, SMK Kesehatan Namira Husada Madina menseriusi kesenian tarian tortor.

SMK yang berlokasi di Gunungtua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini aktif menggiatkan tor-tor terhadap pelajarnya. Bahkan, mereka juga sudah sering diundang memeriahkan berbagai kegiatan seremoni di Madina.

“Mereka turut meriahkan tamu dari manca negara saat dijamu oleh Pemkab Madina dan bertemu dengan wakil bupati Madina,” ujar salah seorang pelatih tor-tor di SMK Kesehatan Namira Madina, Marwin dikutip surat kabar Metro Tabagsel.

Disampaikan, tor-tor ini merupakan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah itu disamping kegiatan olah raga, dan semua siswa aktif mengikuti kegiatan budaya lainnya.

“Memang kita rutin mengadakan latihan tor-tor dan seni budaya lainnya, karena para siswa juga makin mencintai budaya sama dengan mencintai bangsa,” ucapnya.

Untuk festival tor-tor, para siswa SMK Kesehatan Namira Madina dikatakan Marwin sudah siap berkompetisi. Namun, bukan prestasi lomba saja yang mereka harapkan, tetapi tarian tor-tor dan budaya itu pada dasarnya untuk mengajak masyarakat luas bagaimana agar mencintai budaya daerah dan tetap berusaha melestarikannya.

Kepala SMK Kesehatan Namira Madina Panyabungan, Syakbannur S.Pd kepada wartawan mengaku cukup puas melihat bakat dan kemampuan yang ditunjukkan oleh para siswanya.

“Kita cukup puas jika anak-anak didik kita selain bisa berprestasi di bidang studynya, tetapi bisa juga aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Itu merupakan suatu upaya menunjukkan jati diri sesungguhnya kepada khalayak ramai.

Mari kita dukung bakat anak-anak kita lebih kreatif dan produktif. Dan kami di SMK Kesehatan Namira Madina berprinsip seperti itu, agar nantinya para siswa bisa berkompetisi dan lebih berpengalaman di berbagai bidang,” kata Syakban. (wan/metro tabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    Ibu Bawa Dua Bocah Kelola Ladang Ganja

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) selama tiga hari (4-6) Februari mengadakan operasi penyisiran ladang ganja yang dimulai dari Desa Rao-Rao Panjaringan, Kec. Tambangan hingga ke Tor Sihite Panyabungan Timur, Kab. Madina. Selama operasi itu, petugas berhasil membekuk seorang ibu rumah tangga yang membawa dua anaknya yang masih bocah di ladang ganja kawasan Tor Sihite.(sp)

  • Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PIDOLI DOLOK (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur untuk menambah penghasilan keluarga. Hal itu disampaikan Bupati saat mengikuti panen perdana tanaman jagung milik kelompok tani Serangkai di Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (19/1). “Manfaatkan lahan yang kosong untuk menambah penghasilan rumah tangga,” katanya. Bupati […]

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

  • Mikrofon Mati di Ruang Paripurna: Wibawa DPRD Tersandung Hal Sepele

    Mikrofon Mati di Ruang Paripurna: Wibawa DPRD Tersandung Hal Sepele

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Di ruang sidang paripurna, seorang anggota dewan berbicara menyampaikan pendapat. Namun suara itu tersendat—bukan karena argumennya lemah, melainkan karena mikrofon (mic) di mejanya mati. Kelihatannya sepele. Tapi justru dari hal-hal kecil seperti inilah kualitas sebuah lembaga bisa terbaca. Sebab dalam dunia kelembagaan, fasilitas bukan sekadar alat bantu teknis. Ia […]

  • Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tympanum Novem Films kembali menggarap film terbaru ditahun 2014 ini, salah satunya adalah Film yang berjudul Holong Natarhalang (Siboru Tulang). Film ini mengisahkan tentang tanggung jawab anak namboru terhadap boru tulangya dalam pandangan adat Mandailing. Film ini nantinya juga dibintangi oleh  Dahlan Batubara, Desy Hariaty dan Lila Lumongga Nasution dan kawan-kawan.(hol)

  • Kontes legislatif makan korban?

    Kontes legislatif makan korban?

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang. Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin […]

expand_less