Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui dari beberapa indikasi yang terlihat, memang ada kemungkinan perampokan sejumlah toko emas di beberapa kota di Sumut dilakukan oleh kelompok teroris tertentu.

Hanya saja indikasi tersebut belum cukup untuk dijadikan bukti untuk mengatakan perampokan toko emas yang terjadi di Pulo Brayan Medan dan di Tembung, Deli Serdang dalam dua pekan terakhir benar dilakukan kelompok teroris.

“Kalau dikatakan mirip ya bisa saja demikian. Tapi saya kira masih terlalu awal untuk melakukan penilaian tersebut. Apalagi saat ini laporan awalnya juga belum lengkap,” ujar Deputi II BNPT Bidang Penindakan, Irjen Pol. Arif Dharmawa, saat dihubungi JPNN Kamis (19/9).

Menurut Arif, kehati-hatian sangat diperlukan untuk melakukan penilaian, karena hal tersebut terkait dengan langkah penindakan yang akan diambil kemudian. Apalagi indikasi perampokan toko emas dengan penggunaan senjata api, diketahui tidak hanya dilakukan oleh kelompok teroris.

Hal tersebut dapat dilihat dari sejumlah peristiwa yang telah diungkap sebelumnya.

“Ingat kejadian di Bogor, itu pelakunya ternyata perampok lintas batas. Jadi tidak ada kaitan dengan kelompok terorisme. Demikian juga dengan peristiwa di Jakarta beberapa waktu lalu, juga demikian. Jadi perlu diungkap terlebih dahulu dan untuk itu dibutuhkan pendalaman kasus,” ujarnya.

Kehati-hatian menurut Arif juga dibutuhkan, sehingga aparat tidak hanya asal tuduh dimana hal tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi rasa takut masyarakat.

Belum lagi kalau tudingan ternyata tidak benar, tentu akan menjadi boomerang karena aparat seolah-olah hanya beropini.

“Jadi sekali lagi masih perlu pendalaman. Kalau cuma mirip-mirip dan kita buru-buru menyatakan itu perbuatan teroris, tentu tidak baik, Nanti dibilang, belum apa-apa selalu mengaitkan dengan teroris,” katanya.

Namun begitu Arif mengaku tidak dapat menyalahkan opini sebagian kalangan, yang seringkali mengait-ngaitkan setiap peristiwa perampokan atau peristiwa lain yang melibatkan penggunaan senjata api, dengan kelompok terorisme.

Hanya saja sebagai institusi negara, pihaknya tentu tidak akan gegabah dalam mengambil tindakan.

“Isu teroris sekarang ini kan sedang top. Kalau terkait dengan senjata api, sebagian kalangan langsung menduganya perbuatan teroris. Belum lagi (mohon maaf) media juga kadang-kadang suka memelintir. Tapi intinya kita tentu akan berupaya dengan segenap kemampuan yang ada,” ujarnya.(jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goa Pastab Beraura Gaib

    Goa Pastab Beraura Gaib

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, wisata sejarah, hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab hanya berkisar 3 km dari jalan […]

  • 23 pemain siap masuk Pelatnas PPA 2015

    23 pemain siap masuk Pelatnas PPA 2015

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Sebanyak 23 dari 51 pemain yang dipanggil telah menyatakan kesiapannya untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) Pra Piala Asia (PPA) 2015 di Medan, Sumatra Utara mulai Minggu (6/1). Manajer Timnas Senior Mesak Manibor di Jakarta, Jumat, mengatakan data pemain itu didapat dari manajemen timnas yang selama ini mengurus persiapan timnas sebelum menjalani […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Usut Proyek Di Dinas Pengairan Sumut

    Usut Proyek Di Dinas Pengairan Sumut

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah proyek di Dinas Pengairan Sumatera Utara diduga bermasalah dalam proses tendernya. Ada indikasi proses tender telah dilakukan sebelum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut disahkan oleh Gubsu H Syamsul Arifin SE Sebagaimana diketahui Gubernur Sumut H Syamsul Arifin baru saja mensahkan APBD yang digelar, Kamis pekan lalu setelah melalui pembahasan bersama para […]

  • Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jenazah Karjani (45) berada di Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Darwin (25) warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, nekad membacok pamannya, Karjani, dengan sebilah golok hingga tewas di tempat, Ahad (30/09/2012) sore. Karjani dibacok saat ia datang ke rumah orang tuanya untuk mengantarkan obat untuk orang tuanya yang sedang […]

  • Kemuliaan Bulan Rajab

    Kemuliaan Bulan Rajab

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Allah SWT telah menetapkan empat bulan utama sebagai bulan haram (bulan yang dimuliakan). Di dalam bulan-bulan tersebut Allah SWT menetapkan kemuliaan dan kehormatan yang wajib dijaga. Allah SWT berfirman: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ […]

expand_less