Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Abdul Aziz Myatt, Neo-Nazi yang Tak Lagi Anti-Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

Abdul Aziz Myatt dahulu seorang yang membenci Islam. Kebencian itu kian menjadi karena ia merupakan anggota kelompok ekstrim sayap kanan. Namun, kunjungan ke Mesir mengubah jalan hidup Aziz. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT, Aziz kembali pada Islam.

“Saya memutuskan menjadi Muslim karena pikiran dan hati saya mengaku tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” kenang dia seperti dikutip Onislam.net, Ahad (20/10).

Ketika mulai lembaran baru sebagai Muslim, wajah optimisme terekam jelas dalam wajahnya. Awalnya, ia merasa putus asa dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan semasa aktif berkampanye anti-Islam. Apakah ia akan diampuni atas kesalahannya itu. “Saya merasa bahagia ketika imam masjid berkata kepada saya, dengan menjadi Muslim, seseorang mulai hidup baru. Allah mengampuni dosa-dosaku,” kata dia.

Perjalanan Aziz menuju Islam dimulai ketika ia pergi ke Mesir. Di sana, ia kunjungi masjid. Lalu terdengarlah suara Adzan. Suara itu membuatnya terkesan. Tapi ia belum tahu bagaimana mengekpresikan hal tersebut. “Pengetahuanku tentang Islam begitu sedikit,” kata dia.

Selanjutnya ketertarikan itu mendorongnya untuk lebih banyak membaca literatur tentang Islam. Sedikit membaca, mulai muncul rasa kagum. Tapi ego-nya sebagai kelompok anti-Islam membuatnya mengabaikan itu. “Ada dua hal yang membuat saya abaikan itu, segala sesuatunya itu berasal dari alam,” kata dia.

Perlahan tapi pasti, pemahaman itu mulai berubah seiring interaksi Aziz dengan alam. Ia menyadari hakikat kehidupan ini pasti ada yang mengatur, tidak berjalan sendiri-sendiri. Manusia itu diciptakan untuk satu tujuan. “Saya merasa menyadari aku seperti tertipu setan. Baru kali saya benar-benar merasa rendah hati,” kenang dia.

Seketika, ia teringat Alquran yang sempat dibelinya sewaktu di Mesir. Ia mulai membacanya dengan seksama. Di Alquran, Aziz banyak menemukan logika, akal, kebenaran, wahyu, keadilan, kemanusiaan dan keindahan. Karena penasaran, ia telusuri hal itu melalui internet. “Saya begitu terpesona dengan Nabi Muhammad. Ia mewakili apa yang saya rasakan dalam hati dan pikirannya. Ia contoh yang sempurna untuk saya tiru,” kata dia.

Beberapa hari berikutnya, Aziz tak menahan diri untuk mencari informasi yang dibutuhkannya. Keraguan ia kikis habis, Keyakinan akan jalan yang akan membawanya menuju kebenaran diperkuat. Puncaknya, ia duduk berjam-jam mendengarkan rekaman adzan. “Saya telah menemukan kebenaran itu,” kata dia.

Selanjutnya, ia masuki masjid dan mengungkapkan niatan memeluk Islam. Mereka, para pengurus masjid, dengan ramah membimbing Aziz. “Saya percaya keinginan saya menjadi Muslim akan mudah. Karena saya memiliki Alquran dan telada Nabi Muhammad Saw,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tipikal figur bupati yang akan memimpin Madina ke depan idealnya sosok berwawasan generalis, berkarakter seperti kepala “kahanggi”. Itu dicuatkan budayawan Mandailing, Askolani Nasution dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude […]

  • Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Tim Pengawas Peredaran Barang dan Makanan (TPPBM) Padangsidimpuan merazia sejumlah toko makanan dan minuman, Kamis (4/8). Dalam razia tersebut, tim menemukan sejumlah produk susu yang rusak kemasannya. Sementara di Madina, Disperindagkop UKM dan Pasar menemukan makan kedaluwarsa yang masih dijual. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Padangsidimpuan (Psp) Islahuddin Nasution melalui Kabid Perdagangan […]

  • Ketika Lagu Mandailing Tapsel Naik Kelas

    Ketika Lagu Mandailing Tapsel Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Mandailing Natal)     Musik Tapsel-Mandailing mengalir dalam denyut nadi kebudayaan masyarakat Sumatera Utara dengan karakter melodinya yang melankolis sekaligus magis. Sejak beberapa dekade lampau, lagu-lagu tradisional maupun pop daerah ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ruang pesta adat, “lopo-lopo” kopi, hingga menemani perjalanan naik […]

  • Kasus Maga, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

    Kasus Maga, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) sejauh ini telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pengeroyokan di Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Pengeroyokan terjadi pada Selasa (20/1) oleh massa seratusan orang menyebabkan Ispara Sakti Nasution alias 'Adek' (50) warga Desa Maga Lombang meninggal dunia. “Sementara ini ada sekitar lima orang […]

  • Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal  M Taufik Zulhendra Ritonga, Asisten Tata Praja Zulkarnaen Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap serta jajaran saat peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi di Desa Sitinjak Kec.Batang Natal Kab.Mandailing Natal (9/2). (hol)

  • Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    Nasdem Usul Syarat Baru Pengajuan Capres

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Partai Nasdem menyumbang perspektif baru dalam perkembangan pembahasan revisi UU Pemilihan Presiden (Pilpres) yang kini sedang berproses di parlemen. Terkait dengan syarat pengusulan pasangan capres-cawapres, partai yang akan mengikuti pemilu kali pertama pada 2014 itu mengusulkan agar penentuan tidak lagi didasarkan pada persentase perolehan suara atau kursi. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai […]

expand_less