Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pupuk Terlambat, Panen Padi Diperkirakan Merosot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para petani di Siabu, Mandailing Natal dongkol. Pasalnya, hasil panen di musim tanam ini akan merosot akibat keterlambatan pendistribusian pupuk ke tingkat petani.

“Waktu diperlukan pupuk tak ada. Ehh, menjelang padi berbulir pupuk pun dayang. Untuk apa lagi itu. Terlambat sudah.!!!!!,” kata Juan, (38), petani di Desa Huraba Kecamatan Siabu, Rabu (22/1/2014).

Selain keterlambatan kedatangan pupuk, petani saat ini juga dihadapkan pada kebijakan pemerintah yang mengurangi kuota pupuk bersubsidi. Seperti kata pepatah: sudah jatuh tertimpa tangga.

Kondisi ini jelas merupakan gambaran betapa pemerintah belum belajar dari masa-masa sebelumnya soal kelangkaan pupuk. Juga belum menunjukkan kemauan pemerintah terhadap sektor pertanian yang notabene merupakan ujung tombak ekonomi mayoritas rakyat Indonesia.

Juan menyatakan sulitnya mencari pupuk di tingkat pengecer menyebabkan dia tidak memupuk tanaman padinya.

“Sejak mulai tanam hingga kini padi menguning, pupuk sangat sulit,” ungkapnya seraya melanjutkan bahwa dia dan petani lain sudah mencari ke luar desa bahkan ke luar kecamatan, toh pupuk tetap langka.

Tadok (40) petani lainnya mengakui hal serupa. Menurutnya, tanda-tanda merosotnya hasil panen sudah mulai terlihat, dimana malai padi tidak terlalu rimbun.

“Memang semalam pupuk ada masuk. Tetapi untuk apa. Terlambat. Ini kan sudah menjelang panen,” katanya bernada kesal.

Peliput`: Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution* Sulit menemukan pemahaman yang relatif seragam dalam hal budaya lokal. Lebih-lebih dalam hal kepemimpinan yang bersifat tradisional. Apalagi untuk membaca dan memahami sebuah prosesi adat yang belum “taradat”. Perpaduan unsur adat dengan nilai budaya yang asing atau baru dengan meninggalkan nilai-nilai adat itu sendiri dapat dipahami sebagai akulturasi. Dan, karena pemangku […]

  • Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

    Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    TAPTENG, – Pihak perusahaan pengolahan tepung ikan PT Toba Surimi hingga kini tak juga memperbaiki sistim pengolahan limbahnya. Alhasil, bau busuk pun terus tercium baik lewat udara maupun air. Hal ini tentu saja membuat warga di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng, berang. Warga pun kemudian bertindak dengan menutup parit yang diduga menjadi aliran limbah […]

  • Namira Madina Akan Buka Jurusan Tekhnik Komputer dan Multimedia

    Namira Madina Akan Buka Jurusan Tekhnik Komputer dan Multimedia

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekolah Menengah Kejuruan Namira Madina Husada Panyabungan menambah dua jurusan lagi. Kedua jurusan yang akan dibuka adalah jurusan Tekhnik Komputer dan Multimedia. Dengan demikian, Namira Husada kelak akan memiliki 4 jurusan. Namira Madina Husada Panyabungan selama ini hanya ada dua jurusan, yakni Keperawatan dan Farmasi. Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMK Namira […]

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

  • Jarang Ikuti Agenda DPRD Madina, BKD Berencana Panggi Nasrul Hilmi Nasution

    Jarang Ikuti Agenda DPRD Madina, BKD Berencana Panggi Nasrul Hilmi Nasution

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Jarangnya hadir dalam setiap agenda resmi DPRD, Nasrul Hilmi Nasution Anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina ) dari Partai Golkar mulau diperbincangkan. Hilmi yang akrab disapa itu sendiri adalah anak kandung dari Bupati Madina Saipullah Nasution dan ia menjadi sorotan karena jarang hadir. Ketua DPD Golkar Madina Aswin Parinduri yang […]

  • Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

    Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 100 kaum ibu dari Desa Huta Godang Muda, Siabu mendatangi kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (17/10/2013) menolak jalur angkutan logistik PT. Sorikmas Mining dari desa itu. Mereka diterima Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di halaman kantor bupati. Ini kali kedua kedatangan para ibu rumah tangga itu ke pemkab […]

expand_less