Kamis, 25 Jun 2026
light_mode

Islam Beri Perubahan Pada Masyarakat Inggris

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
  • print Cetak

LONDON – Islam secara tradisi tidak dekat dengan masyarakat Inggris. Namun, Islam telah menjelma menjadi komunitas agama terbesar kedua di Britania Raya. Ini ditandai dengan ribuan masyarakat Inggris yang memutuskan menjadi mualaf.

Pakar Studi Perbandingan Agama dan Filsafat, Annie Thompson menilai Islam dipilh lantaran sebagian masyarakat Inggris terlanjut frustasi dengan moral yang ditawarkan sekularisme. Mereka menjadi rindu pada kehadiran suasana religius.

“Dan Islam menawarkan lebih dari sekedar percaya kepada Tuhan, Islam menawarkan panduan hidup sehingga mereka bisa memahami kehidupan,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Kamis (27/2).

Data terakhir menyebut, populasi Muslim Inggris hanya 2.7 persen dari populasi total. Namun, beberapa studi yang dipublikasi belum lama ini menyimpulkan ada satu perubahan besar dalam masyarakat Inggris, dimana perubahan itu adalah persatuan dan kepatuhan terhadap agama mereka. Yang lebih penting lagi, Islam bisa beradaptasi mulus dengan peradaban barat.

Di Brighton, East Sussex misalnya, Masjid Al Madinah telah menambah bangunan baru dari bangunan awal. Mereka membagi pelaksanaan shalat Jumat menjadi dua sesi, satu hal yang menandakan betapa besar semangat berislam Muslim Inggris. Apa yang dicapai Masjid Al Madinah serupa dengan masjid-masjid lainnya.

Hussein Ali Al Bogheti, Cendikiawan Muslim asal Yaman, yang sempat mengunjungi Inggris pada dekade 90-an memamparkan Islam memiliki integritas ajaran yang menarik minat generasi baru Inggris. “Islam menawarkan jawaban dan kebenaran yang kuat. Narasi yang menyatukan jiwa dan pikiran,” ucapnya.

Lisa Hamilton , insinyur sipil dari Bournemouth, mengaku menjadi hal yang biasa ketika seorang anak yang lahir di Inggris, mengetahui bahawa orang tuanya ateis.  Meski mulus melalui transisi menuju individu dewasa, ada hal yang kurang yakni spiritualitas.

“Ketika saya mengunjungi Tunisia, saya mendengar Adzan. Dalam panggilan itu, saya tidak pernah mendengar panggilan mengingat Tuhan seindah ini,” kata dia.

Sejak itu, Lisa mulai mendalami Islam. Ia pelajari berbagai literatur, termasuk Alquran.  Pada puncaknya, Lisa menemukan kebahagiaan dan ketenangan pikiran. Satu hal yang ia rindukan. “Iman itu hal yang sedikit lucu, butuh keyakinan hati dan pikiran. Islam telah menjawab pertanyaan saya akan kebutuhan kekuatan spiritual dan ketenangan pikiran,” ucapnya.

“Yang menarik, bagi keluarga saya, Islam seperti bukanlah hal asing. Mereka mulai menerima keputusan saya menjadi Muslim,” kata dia.(republika.co.id)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • WawanWawancara CEO Tympanum Novem  (Bagian I)

    WawanWawancara CEO Tympanum Novem (Bagian I)

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Banyak kemajuan yang sudah dicapai Tympanum Novem sejak muncul tahun lalu melalui film perdana Mandailing “Biola Na Mabugang”. Banyak pihak yang menyebutkan bahwa film ini mengawali gerbong dinamika genre baru dalam segmen hiburan di kawasan Mandailing dan bekas daerah Tapanuli Selatan secara umum. Dalam sebuah kesempatan di tengah-tengah penggarapan film “Lilu”, Holik Mandailing Online menyempatkan […]

  • Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    Kadis Perikanan Madina Jarang Ngantor

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online – Akhir akhir ini Kepala Dinas Perikanan Madina menjadi sorotan karena jarang ngantor. Sebelumnya, terbit pemberitaan Mandailing Online terkait Balai Benih Ikan (BBI) yang tak terurus dan suplay ikan ke Madina dari Rao Sumbar. Hal itu membuktikan kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Madina ompong. Sebab, tak ada sentuhan yang signifikan untuk […]

  • Bendera Merah Putih Kurang Laku

    Bendera Merah Putih Kurang Laku

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bendera Merah Putih kurang diminati di Mandailing Natal (Madina). Hal itu tergambar dari menurunnya omzet penjualan bendera ini yang dialami sejumlah pedagang bendera di Panyabungan menjelang HUT RI tahun ini. Tak tanggung tanggung, penurunannya hingga 60 persen. Seorang penjual bendera, Ruslan Ependi (30), Jum’at (15/08/2014) mengaku mengalami penurunan yang cukup signifikan […]

  • RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    RSU Panyabungan Terus Berupaya Tingkatkan Klass

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Rumah Sakit Umum Panyabungan terus berupaya meningkatkan Klass C menuju Klass B. Untuk meningkatannya, RSU Panyabungan terus melakukan pembinaan pelayanan. Demikan dikatakan Kepala RSU Panyabungan drg Bidasari di Panyabungan, Selasa (21/02/2012). Dikatakannya, saat ini pihaknya masih fokus kepada penambahan sarana dan prasarana, karena untuk menuju Klaas B maksimal kamar rawat di RSU harus […]

  • Mahasiswa Minta Kejaksaan Periksa Kadis PMD Madina

    Mahasiswa Minta Kejaksaan Periksa Kadis PMD Madina

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) Didemo sejumlah Mahasiswa. Mereka menuntut Kejari Madina periksa Kepala Dinas PMD Ahmad Mainul Lubis dan mafia Bimtek  Jum’at 6/10/2023. Dengan membawa sejumlah poster bertulisan “rakyat menderita mafia bimtek tertawa” mahasiswa berorasi di depan pintu masuk kantor Kejaksaan Madina. Ada beberapa tuntutan mahasiswa mengatas namakan […]

  • Kesbang Linmas Palas Gelar Sosialisasi Narkoba

    Kesbang Linmas Palas Gelar Sosialisasi Narkoba

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas –  Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Padang Lawas, gelar sosialisasi bahaya narkoba bagi para pelajar tingkat SLTA sederajat di daerah ini. Sosialisasi berlangsung selama tiga hari, (17-19/11) dipusatkan di tiga wilayah kecamatan se-Kabupaten Palas. Untuk wilayah 1 dipusatkan di Binanga terdiri dari 4 kecamatan yakni Kecamatan Barumun Tengah, Sihapas Barumun, Huristak […]

expand_less