Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

DAS Sijorni Jadi Tempat MCK

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

TAPSEL – Masyarakat di sekitar sungai Sijorni di Kecamatan Sayurmatinggi, Tapsel, hingga kini masih ada yang menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari, seperti Mandi, Cuci dan Kakus (MCK).

Menurut beberapa warga, mereka memang masih sangat membutuhkan aliran air Sijorni karena belum adanya air bersih yang di kediaman mereka. Untuk itu mereka berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan fasilitas air bersih agar air yang mereka konsumsi lebih terjamin.

“Kalau fasilitas air bersih pribadi belum ada, makanya kami masih menggunakan air sungai. Selain sungai, sebenarnya ada juga air bersih di masjid, namun tidak setiap hari kita mandi atau mencuci di sana. Apalagi kalau kamar mandi masjid padat,” ujar warga sekitar B Siregar, Minggu (16/3).

Dia menambahkan, sepengetahuannya, hanya warga yang belum mempunyai fasilitas air bersih yang menggunakan air sungai untuk mandi, mencuci dan lainnya. Itupun jika volume air sungai tidak besar dan bertambah. Kalau air membesar, tidak akan ada warga yang berani melakukan MCK di sana.

“Misalnya kalau musim hujan, tiba tidak banyak warga yang berani mandi di sungai karena airnya membesar. Dengan begitu, tidak ada lagi pilihan selain mengantre di masjid. Jadi kita sangat mengharapkan bantuan sarana air bersih dari pemerintah supaya tidak ada lagi yang menggunakan air sungai sebagai tepat MCK,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan beberapa warga lain, salah seorang di antaranya Rendi Dalimunte. Menurt Randi, sebenarnya tidak ada warga yang menginginkan MCK di aliran sungai. Namun, ia menambahkan, karena masih banyak warga yang belum memiliki fasilitas air bersih pribadi, hal itu pun kerap terjadi.

“Ya kalau ada air bersih di rumah yang bisa digunakan, warga tidak akan turun ke sungai untuk mandi dan mencuci. Untuk itu kami semua menginginkan pemerintah memberikan bantuan fasilitas air bersih. Dengan demikian, kesehatan dan keselamatan warga akan lebih terjamin, serta aliran sungai tidak tercermar,” jelasnya. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut Apresiasi Kabupaten Madina

    Kapolda Sumut Apresiasi Kabupaten Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi kesiapan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Di Sumut baru dua kabupaten yang siap mendirikan koperasi Merah Putih, Madina satu diantaranya. Kapolda Sumut menyatakan menjawab wartawan didampingi Bupati Madina Saipullah Nasution, di Mapolres Madina, Selasa (29/4/2025). Di sisi lain, […]

  • Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) – Nasrul Hilmi Nasution, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang beberapa hari ini menjadi sorotan karena sering absen membantah. Dia mengatakan, tugas dari seorang anggota DPRD tidak seperti eksekutif yang harus selalu hadir setiap hari. Sehingga dirinya merasa tingkat kehadiran tak terlalu penting. “Anggota DPRD itu bukan seperti pemerintah […]

  • CANDI SIMANGAMBAT, RIWAYATMU KINI

    CANDI SIMANGAMBAT, RIWAYATMU KINI

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Catatan Ringkas : Askolani Nasution Ketua Pendiri Gerep Institute Candi Simangambat diyakini telah ada sejak abad ke-9 masehi dari masa Hindu-Budha klasik. Lebih tua dari candi-candi lainnya di kawasan Mandailing, misalnya Candi Bahal atau Candi Portibi yang selama ini lebih populer di wilayah bekas kabupaten Tapanuli Bagian Selatan. Kawasan candi di Padang Lawas baru dibangun […]

  • Pembolos, anggota DPR makan gaji buta
    Tak Berkategori

    Pembolos, anggota DPR makan gaji buta

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Daftar hadir anggota DPR dalam Rapat Paripurna diwarnai banyaknya para pembolos. Pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes, menilai mereka yang bolos Rapat Paripurna sama saja makan gaji buta. “Masyarakat harus memberikan perhatian kepada pembolos. Ini sama saja memakan gaji buta,” kata Arya kepada wartawan, hari ini. Menurutnya, untuk mengurangi banyaknya para pembolos harus […]

  • Mutasi Jabatan di Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mutasi jabatan dilakukan di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (4/6/2013). Pelantikan berlangsung di gedung serba guna, Parbangunan, Panyabungan dipimpin Sekretaris Daerah M Daud Batubara atas nama bupati Madina Hidayat Batubara. Sebanyak 169 PNS yang ikut dalam rotasi jabatan itu terbagi dalam dua surat keputusan. Untuk eselon II terdapat 6 nama yang […]

  • 3 Tahun Penggunaan Dana PKK Desa Talapeta Tak Jelas

    3 Tahun Penggunaan Dana PKK Desa Talapeta Tak Jelas

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM Hilir, Sejak Bukti Barus menjabat Kepala Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli serdang, dana Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dianggarkan dalam Anggaran Dana Desa (ADD) setiap tahun tidak diketahui digunakan kemana. Demikian diungkapkan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Rakyat (Perak) Sumatera Utara Tambah Ginting di Talun Kenas, Senin (15/08/2011). Menurut Tambah, […]

expand_less