Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Empat orang tewas longsor di Tapteng

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat longsor di Desa Sibio Bio, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB menelan empat korban tewas.

“Sebanyak lima unit rumah di tebing tertimbun longsor. Empat orang tewas tertimbun longsor dan satu bayi berusia empat bulan belum ditemukan karena terbawa longsor dan arus sungai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Kelima korban itu terdiri dari dua kepala rumah tangga, yaitu Saut Marita Zebua (laki-laki, 28 tahun), Ariyani Telaumbanua (perempuan, 20), Daliato Zebua (laki-laki, 20), Yunita Telaumbanua (perempuan, 18) dan Butet (4 bulan, anak pasangan Dalizato dan Yunita).

Tim SAR telah mengevakuasi empat korban dalam kondisi meninggal akibat tertimbun longsor di Kecamatan Sibabangun itu. Sedangkan pencarian bayi masih dilakukan dengan menyusuri sungai. Kondisi medan tergolong berat karena berbupa perbukitan dan hutan.

Daerah Tapanuli Tengah adalah daerah rawan longsor. Hampir setiap tahun terjadi longsor dan menimbulkan korban.

Umumnya, kata dia, korban adalah masyarakat kelas ekonomi rendah yang menempati daerah-daerah rawan longsor. “Terbatasnya kemampuan untuk memproteksi diri dan lingkungannya menyebabkan masyarakat selalu terancam dari longsor,” kata Sutopo.

Puncak hujan di wilayah Sumut sendiri biasa terjadi pada kurun November-Desember setiap tahunnya. Sehingga ancaman banjir dan longsor akan meningkat.

Pada 2014 ini, telah terjadi 337 kejadian longsor di Indonesia dengan korban jiwa 267 jiwa tewas. Longsor menjadi bencana yang menimbulkan korban jiwa terbesar selama satu tahun belakangan. Daerah yang dilanda longsor umumnya tidak luas dan terjadi di wilayah Indonesia yang bertopografi curam.

“Tidak mungkin pemerintah membangun talud di seluruh daerah rawan. Sebab ada 274 kabupaten/kota berada di daerah bahaya sedang-tinggi dari longsor di Indonesia. Ada 124 juta jiwa penduduk yang terpapar dari bahaya longsor kategori sedang-tinggi,” kata dia.

Sumber : (antara)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 1. Bona Bulu (bambu-red) melambangkan sistem pemerintahan Huta Makna: Suatu wilayah pemukiman telah dapat dikategorikan sebagai huta atau bona bulu apabila sarana dan prasarananya telah lengkap antara lain: unsur-unsur Dalian Na Tolu (Mora, Kahanggi dan Anak Boru), […]

  • Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    Jalan Menuju 3 Desa di Tambangan Hancur, Warga Hanya Dapat Janji Manis

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan : Panusunan Nasution – dari Tambangan Tiga Desa di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) bisa dikatakan desa yang minim perhatian pemerintah daerah. Ketiga desa itu berada di bagian ujung kawasan seberang Tambangan, yakni  Desa Rao-Rao Dolok, Rao-Rao Lombang dan Desa Panjaringan. Pantauan Mandailing Online, Selasa (17/11/2020) akses jalan dari perbatasan Desa Tambangan Pasoman menuju […]

  • Tuntaskan Kasus Dugaan KKN Pada Proyek Multy Years Praspen

    Tuntaskan Kasus Dugaan KKN Pada Proyek Multy Years Praspen

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Tempat Mandi Cuci dan Kakus (MCK) Dusun Pengkolan yang ambruk akibat diterjang longsor setelah diguyur hujan deras pada Kamis (10/3) lalu, telah dibangun kembali. Keberadaan MCK ini sangat menguntungkan bagi warga, sebab sehat dan tidak ribet. Pembangunan MCK yang roboh dilaksanakan melalui program Nasioanl Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Tahun 2011. Kepala Desa, Luat […]

  • Golkar Tak Khawatirkan Hak Angket Pajak

    Golkar Tak Khawatirkan Hak Angket Pajak

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Politisi Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, mengaku heran dengan para politisi DPR yang mencabut dukungannya dalam usulan hak angket pajak yang sedang bergulir di parlemen. Partai Golkar, kata Priyo, tidak merasa khawatir dengan adanya usulan hak angket mafia pajak tersebut. Padahal, ia melanjutkan, semula Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie disebut-sebut berkaitan dengan […]

  • Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    Daya Tarik Atika Bikin Kaum Ibu Desa Tabuyung Pilih SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kesamaan gender dengan calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membuat sejumlah ibu rumah tangga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina, sepakat mendukung dan berkomitmen memilih pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024. Kesepakatan itu disampaikan […]

  • Bupati Ancam Pengusaha

    Bupati Ancam Pengusaha

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Bermasalah Izin Dicabut Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE ancam pengusaha di wilayah Madina apabila tak mau diatur dan selalu memunculkan masalah dengan masyarakat. Sanksinya, Bupati akan mencabut seluruh izin usaha. Hal itu ditegaskan Hidayat di hadapan ratusan masyarakat yang terdiri dari 3 kecamatan sebagai lokasi perusahaan perkebunan di Madina, yakni Kecamatan Natal, Batahan […]

expand_less