Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

100 Desa di Madina Keluar Dari Cengkraman SK 44

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sebanyak 100 dari 116 pemukimkan desa di Mandailing Natal (Madina) telah berhasil dikembalikan kepada statusnya menjadi non hutan lindung setelah sekitar 10 tahun statusnya dipaksa menjadi hutan lindung oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005.

Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Ahmad Faizal menjawab Mandailing Online, Senin (18/5) menyatakan 100 desa yang diputihkan itu berada di berbagai kecamatan di Madina. Pemutihan 100 desa tersebut berdasar SK Menhut Nomor 579 tanggal 24 Juni 2014.

Sementara itu, ke-16 desa yang belum dikeluarkan dari cengkraman SK 44 meliputi Desa Simandolam dan Aek Marian dengan status kawasan HPT di Kecamatan Kotanopan.

Desa Simpang Duhu Dolok, Simpang Duhu Lombang, Simpang Pining dengan status kawasan HL di Kecamatan Ulu Pungkut.

Desa Pagur, Sirangkap, Huta Tinggi dengan status kawasan HPT dan Desa Hutatinggi dengan status kawasan HL di Kecamatan Panyabungan Timur.

Desa Hatupangan, Aek Nabara dengan status lahan TNBG, Banjar Melayu, Aek Holbung dengan status lahan HPT di Kecamatan Batang Natal.

Desa Aek Mata, Siobon, Sopobatu dengan status HPT di Kecamatan Panyabungan.

Ahmad Faizal menyatakan bahwa 16 desa tersebut ditargetkan keluar dari cengkraman SK 44 tahun ini juga.  Saat ini pihak Pemkab Madina tengah membentuk tim yang melibatkan BPN, Bapeda, Camat, Kepala Desa dan Dinas Kehutanan Provinsi.

“Paling lambat bulan Juni tim sudah terbentuk. Bila sudah terentuk nantinya warga yang merasa lahannya masuk pada kawasan hutan agar melaporkannya kepada tim sehingga bisa terinventarisir. Usulan dari masyarakat ini nanti akan diusulkan tim ke Kementerian Kehutanan di Jakarta,” katanya.

Target pembebasan lahan tahun ini masih focus kepada pembebasan lahan masyarakat. Sedangan untuk tahun berikutnya akan masuk pada pembebasan tanah ulayat.

Sementara itu berdasar catatan di data base Mandailing Online, kebijakan mengeluarkan desa-desa itu dari status hutan lindung merupakan keberhasilan Pemkab Madina di era kepemimpinan Bupati Hidayat Batubara yang melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat.

Sekedar diketahui, Surat Keputusan Menteri Kahutanan Nomor 44/Menhut-II/ 2005 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Sumatra Utara menetapkan 116 pemukiman desa di Madina berubah status dari pemukiman menjadi Hutan Lindung, Hutan Produksi dan Hutan Produksi Terbatas.

Dampak penerapan SK 44 ini menyebabkan tanah pekarangan, persawahan dan kebun serta rumah-rumah penduduk berubah stusnya menjadi hutan lindung dimana pemilik rumah tak bisa mensertifikatkan rumahnya karena hak kepemilikan sudah tercerabut oleh SK 44.

Secara angka, SK 44 itu menetapkan wilayah Kabupaten Madina seluas 411.451 (62 %) masuk dalam kawasan hutan dari total luas wilayah Madina yang sekitar 662.070 Ha.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina) tak pernah disentuh layanan medis. Itu karena puskesmas tak ada di desa yang berada di dalam hutan ini. Meski pemerintah daerah telah mengangkat tenaga bidan PTT (Pewagawai Tidak Tetap), pun layanan medis tak jua diperoleh warga, sebab petugas bidan PTT […]

  • Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (MO)- Kepolisian Jayapura tetap mengawal kegiatan ibadah yang dilakukan sekelompok kecil masyarakat untuk memperingati lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu (1/12/2012). Pengawalan itu dilakukan karena polisi tidak menggeluarkan izin namun mereka tetap ingin melaksanakan ibadah dan berjanji tidak akan ada pengibaran bintang kejora. Hal itu dikatakan Wakapolda Papua Brigjen Paulus Waterpauw, Sabtu (1/12/2012) pagi. […]

  • APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) diminta netral dalam perhelatan Pilkada tahun ini, hal ini dikatakan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melalui Asisten II dr.Syarifuddin Nasution saat Silaturahmi Daerah ( Silatda ) Kerja Desa se Kabupaten Madina Kamis 30/5/2024 di Gedung Serba Guna Aek Godang Panyabungan. “Saya […]

  • Kebijakan Pemkab Madina 2023 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi

    Kebijakan Pemkab Madina 2023 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Mandailing Natal (Madina) tahun 2023 masih fokus pemulihan ekonomi dampak covid-19. Itu tercermin dari pengantar KUA PPS tahun 2023 yang disampikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di hadapan rapat paripurna DPRD Madina, Jum’at (11/11/2022). Menurutnya, Rancangan KUA dan PPAS tahun 2023 ini disusun dengan melihat hasil […]

  • Kalapas Mengaku, Napi Kabur Belum Ditemukan

    Kalapas Mengaku, Napi Kabur Belum Ditemukan

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Upaya pencarian Tahanan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan nampaknya tidak maksimal. Sampai hari ini, RH napi Kasus Narkoba yang kabur pada Selasa 1/8/2023 lewat belum di temukan. Kalapas Kelas IIB Panyabungan Mustafa Kamal mengaku, petugasnya masih terus melakukan upaya pencarian bekerja sama dengan Polisi. ”  yang dilakukan selain proses […]

  • Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama wartawan untuk sama-sama membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wartawan sangat diharapkan memberikan informasi yang sifatnya akurat secara timbal balik antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah daerah tepat berdasarkan fakta yang ada. Bupati Madina HM […]

expand_less