Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak

Isu Penculikan Meluas ke Langkat
Polisi Belum Pernah Terima Pengaduan

MEDAN-Imbuan Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno agar masyarakat tidak termakan isu penculikan tak mempan. Bukanya mereda isu penculikan malah melebar ke daerah lain. Bila dua hari lalu masyarakat Deliserdang, Serdang Bedagai dan Simalungun yang termakan isu penculikan, kemarin, isu penculikan melebar ke Kabupaten Langkat.
Kali ini korbannya Wakil Ketua DPRD Langkat Abdul Khair (46). Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengaku resah karena ancaman penculikan terhadap anak kandungnya melalui pesan singkat (SMS) Merasa terancam , Senin (13/12) kemarin, Khair membuat pengaduan ke Polres Langkat.

SMS ancaman didapat Abdul Khair, Jum’at (10/12) sekira pukul 13.00 WIB, ketika dia berada di gedung dewan. “Saya kaget, SMS nya berbunyi ancaman, akan menculik dan membunuh anak saya,” terang Khair ketika dihubungi kemarin.

Penasaran dengan si pengirim SMS, Khair mencoba menghubungi nomor pengirim. Sayangnya, begitu di telpon, nomor tersebut tidak aktif lagi.

Khair mengaku sudah sering mendapat teror lewat SMS ancaman tanpa melibatkan anggota keluarga. “Sering saya dapat terror SMS, ada dua sampai tiga kali, tapi saya anggap biasa, mungkin orang-orang yang tidak senang dengan kinerja atau tingkah saya. Tapi belakangan, malah SMS nya melibatkan anak, makanya saya buat laporan,” ungkap dia.

Khair tidak tahu motif pengirim pesan ancaman tersebut, makanya Khair menyerahkan pengusutan kasus ini kepada Mapolres Langkat. “Saya nggak tahu siapa dan apa motif pengirim pesan itu, kita serahkan ke polisi saja untuk mengusutnya,” tandas anggota dewan dua periode ini.
Kasubag Humas Polres Langkat Iptu J Aruan menegaskan, pihaknya tengah melakukan pengusutan terhadap laporan teror tersebut. “Sudah kita terima laporan dan masih dalam penyelidikan,” kata Iptu J Aruan.

Orang Gila Dicurigai

Sedangkan di Dusun Sirpang Pangalbuan, Nagori Raya Bayu Kecamatan Raya, seorang pria yang tidak memiliki identitas diamuk massa Minggu malam (12/12).

Saksi mata Edwin Purba, Senin (13/12) kemarin menuturkan, pria misterius itu turun dari sebuah bus angkutan umum persis di depan Gereja Katolik di dusun tersebut Minggu malam. Pria tersebut turun dengan melompat saat bus masih melaju. Melihat tindakan tersebut sopir angkutan umum lain yang berada dibelakang angkutan umum yang ditumpangi pelaku merasa curiga dan mencegat pria itu.

Tak berapa lama warga sekitar langsung berkerumun, saat ditanya pria nekat itu menjawab berbelit-belit. Kondisi ini membuat massa emosi karena pria itu tidak bisa menunjukkan identitasnya.

Curiga sebagai kawanan penculik yang isunya tengah marak masyarakat, massa pun langsung menghajar pria tersebut sampai babak belur. Akibatnya, pria yang mengaku dari Kota Cane Aceh Tenggara tersebut mengalami luka di sekujur tubuhnya. Petugas Kepolisian dari polsek Raya yang turun ke lokasi akhirnya mengamankan pria tersebut dan membawanya ke markas Polsek Raya untuk diperiksa. Pria tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Dr Djasamen Saragih P Siantar, kemudian diperiksa di Polres Simalungun.

Kapolsek Raya AKP B Simarmata melalui Kanit Reskrim Aiptu T Hutahaean yang dihubungi METRO SIANTAR (grup Sumut Pos) membenarkan kejadian tersebut. “Menurut keterangan dokter di rumah sakit, pria itu mengalami gangguan kejiwaan, karena bertingkah aneh seperti orang gila,” katanya.

Karena tidak ditemukan perbuatan pidana yang dilakukannya, polisi kemungkinan akan melepas lelaki malang tersebut.

Bebas Penculikan

Walau di tingkat akar rumput masyarakat sudah benar-benar termakan isu penculikan anak, ternyata jajaran Polresta Medan belum pernah menerima laporan masyarakat terkait penculikan. Kesimpulan itu diperoleh ketika Sumut Pos bertanya ke sejumlah petugas Mapolsek di jajaran Polresta Medan.

“Bah, sampai sekarang kita belum menerima laporan dari korban penculikan. Kita juga mendengar isu tersebut. Makanya kita terus meningkatkan patroli,” ujar Iptu Parulian Samosir, Kanit Reskrim Polsek Patumbak.
Hal senada dikatakan Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Maringan Simanjuntak. “Sampai saat ini belum ada Mas. Kita hanya meningkatkan patroli,” ujarnya yang tanya koran ini terpisah, kemarin.

Mapolda Sumut juga belum ada menerima pengaduan terkait penculikan. Kendati demikian, Mapolda akan tetap dan terus berupaya menyelidiki penyebar isu penculikan yang telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat tersebut.
Kapoldasu juga telah memerintahkan seluruh jajaran melakukan pencegahan secara dini dan memberdayakan peran polisi desa (police in village). Selain itu, petugas kepolisian juga diminta sekeras mungkin mencegah dan menghindari aksi main hakim sendiri oleh warga.

“Pak Kapolda telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini terhadap isu penculikan ini. Sebab, isu penculikan ini sudah sangat meresahkan dan menimbulkan korban jiwa,” ujar Kasubid Dok Liput Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan semberi mengatakan patroli rutin di lingkungan masyarakat dan kinerja petugas intelijen terus ditingkatkan.

Warga Deli Serdang juga diminta tidak terpancing dengan maraknya isu penculikan. Kapolres Deli Serdang AKBP Pranyoto meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. “Korban sudah banyak. Tolong hentikan main hakim sendiri. Kalau ditemukan orang mencurigakan silakan lapor kepada polisi,” pintanya.

Polres Deli Serdang tetap melakukan peningkatan keamanan di desa-desa bekerjasama dengan Muspika dan pemerintah desa serta Polisi Masyarakat (Polmas), sesuai program Kapolda Sumatera Utara.

Dia menegaskan, kasus pencobaan penculikan di Desa Sugiharjo Kecamatan Batang Kuis beberapa waktu lalu, tidak ada kaitannya dengan penculikan yang saat ini santer beredar. Namun Pranyoto tidak dapat memaparkan motif dibalik tindak percobaan penculikan tersebut. Begitu juga halnya dengan peristiwa pengeroyokan Sugiono, warga Kisaran di Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Minggu (12/12).

“Peristiwa yang dialami Sugiono itu, merupakan dampak dari isu ini. Sebab, korban tidak dapat memperlihatkan identitasnya kepada warga, wajahnya juga tampak ketakutan, sehingga memancing kecurigaan warga setempat, maka saya mengimbau agar warga jangan terprovokasi dengan isu yang dilemparkan orang tidak bertanggungjawab itu,” tambahnya.

Lapor ke Kepling

Wali Kota Medan Rahudman Harahap, menyesalkan tindakan menyebar isu penculikan akhir-akhir ini. Rahudman meminta masyarakat untuk tidak meneruskan SMS tersebut dan tidak cepat percaya apalagi resah karenanya. “Bila menemukan isu tersebut baik melalui pembicaraan maupun teror SMS, segera melapor ke Kepling, Lurah atau Camat dan pihak yang berwajib,” tegas Rahudman.

Wali Kota mengimbau para jajaran Kepling, Lurah dan Camat agar tanggap terhadap hal-hal yang sedemikian. “Jangan sampai hal-hal seperti ini, membuat masyarakat makin resah,” katanya.

Sikap dan tindakan tegas dalam memberi pemahaman terhadap warga Medan, juga merupakan upaya tetap menjaga kekondusifan Medan dalam menyambut pergantian tahun 2010 ke 2011. “Kita selalu ingin kondisi yang kondusif, terutama dalam menyambut pergantian tahun ini. Kita juga berharap semuanya berlangsung aman tanpa ada kendala dan kejadian apa pun juga,” tuturnya.(ndi/ari/mag-1/hot/smg)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

  • Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    Rusia Sebut Negara Barat Bak “Monyet Bergranat”

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOMENTAR pedas dilontarkan Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin terkait kebijakan negara-negara Barat terhadap dunia Islam. Ia menyebut Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu telah bertingkah layaknya “monyet bergranat”. “Sikap Barat terhadap dunia Islam seperti seekor monyet yang membawa granat” tulis Rogozin di akun Twitter miliknya, Selasa (27/8). Pernyataan keras ini dilontarkan seiring menguatnya ancaman intevensi […]

  • Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu. Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut. “Kita juga terus […]

  • Madina Rampungkan 2.300 Ha Oplah Rawa

    Madina Rampungkan 2.300 Ha Oplah Rawa

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Optimalisasi Lahan (Oplah) Rawa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut seluas 2.300 hektar sudah rampung. Oplah tersebut termasuk dalam strategi mencapai swasembada pangan di Indonesia. Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, SP mengatakan seluas 2.300 Hektare lahan masyarakat di dua kecamatan di Madina sudah dilakukan pematangan. Lokasinya yakni di Kecamatan Siabu […]

  • SUKA Gugat Hasil Pilkada Mandailing Natal ke MK

    SUKA Gugat Hasil Pilkada Mandailing Natal ke MK

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima beberapa sengketa Pilkada Serentak 2020 di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Salah satunya Pemilihan Bupati (Pilbup) Mandailing Natal (Madina). Gugatan tersebut dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 01, Muhammad Jafar Sukhairi-Atika Azmi Uttami kepada KPU Madina. Jafar-Atika menilai keputusan KPU Madina yang memutuskan pemenang Pilkada yakni paslon nomor 02 Dahlan Hasan Nasution-H. Aswin Parinduri tidak sah. […]

  • Base Camp Sorikmas Mining Dibakar Warga

    Base Camp Sorikmas Mining Dibakar Warga

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu Warga Tertembak, Lainnya Luka bacok Panyabungan (MO) – Ratusan warga Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membakar base camp PT Sorikmas Mining di Bukit Sambung, Sabtu siang (7/7), seluruh peralatan dan benda yang ada didalamnya hangus tanpa sisa. Belum ada laporan resmi tentang jumlah tewas maupun yang luka. Sementara keterangan yang diperoleh di […]

expand_less