Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Anggota DPRD Terancam Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Tapsel, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan melakukan proses hukum terhadap sejumlah anggota DPRD Tapanuli Selatan masa bakti 2004-2009 yang hingga saat ini belum melakukan pengembalian dana tunjangan komunikasi intensif tahun 2006.

“Batas toleransi pengembalian dana tersebut sudah lebih setahun, karena itu anggota DPRD Tapsel periode 2004 -2009 yang hingga saat ini belum mengembalikan dana TKI tersebut dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum yang terindikasi tindakan pidana korupsi,” ujar aktifis Tapsel Laidin Pohan kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Sabtu (18/12/2010).

Dikatakannya, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 secara tegas mengharuskan anggota DPRD periode 2004-2009 untuk melakukan pengembalian dana dimaksud ke Kas Umum Daerah selambat-lambatnya satu bulan sebelum berakhirnya masa bakti. “Tetapi kenyataannya hingga saat ini masih ada yang sama sekali belum melakukan pengembalian,” ungkapnya.

Selanjutnya, sesuai Pasal 319 Peraturan Mendagri Nomor 13 Tahun 2006 disebutkan bahwa setiap orang yang telah ditetapkan untuk mengganti kerugian daerah dapat dikenai sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan dan putusan pidana atas kerugian daerah tidak membebaskan yang bersangkutan dari tuntutan ganti rugi.

Dikarenakan hal itu, perbuatan anggota DPRD Tapsel 2004-2009 yang hingga saat ini belum mengembalikan dana TKI dapat dikenai Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara sesingkat-singkatnya empat tahun.

“Pemkab Tapsel hendaknya tidak berpangku tangan terhadap kerugian daerah itu, yang jika ada pengembalian menjadi sumber penerimaan yang setidaknya dapat mengurangi angka defisit dan terhindar dari perbuatan instant menutupi defisit melalui pinjaman daerah karena dikemudian hari membebani APBD kedepan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, menindaklanjuti surat Bupati pihak Sekretariat DPRD Tapsel sudah melayangkan sedikitnya tiga surat kepada anggota DPRD masa bakti 2004-2009 terkait pengembalian tersebut yakni pada Juli 2008, 24 Desember 2008 dan 8 Maret 2010.

Kemudian, dua surat undangan DPRD kepada anggota DPRD masa bakti 2004-2009 yaitu surat Nomor 170/122/2010 tanggal 24 Nopember 2010 dan terakhir undangan Nomor 170/1040/2010 tanggal 3 Desember 2010.

Kerugian daerah akibat TKI dan DO TA 2006 awalnya mencapai Rp 1.565.266.500 yang telah berkurang dengan pengembalian utuh maupun pengembalian dengan cicilan.

Sesuai data yang diperoleh wartawan, masih terdapat sedikitnya 8 anggota DPRD yang belum serupiah pun melakukan pengembalian diantaranya, Haris Yani Tambunan (PDIP), Masbulan Nasution (PDIP), Rita Khairani Hutasuhut (PDIP), Edi Hasan Nasution (PKS), Guswin Pulungan dan Mahjaruddin Tanjung, masing-masing sebesar Rp 32.130.000.

Sedangkan yang mengembalikan dengan mencicil diantaranya, Jamaluddin Hasibuan (PD), Lukman Nasution, Syafaruddin Harahap (PG), Mahluddin Siagian, Baek Amd, Ahmad Yuspan, Syarifuddin Hasibuan (PG), Sahrul E Hasibuan (masing-masing sisa Rp 27.130.000).

Kemudian Ahmad Lelo Siregar, Armansyah Nasution (PKB), Erwin H Pane (PPP) masing masing sisa Rp 22.130.000), Aminuddin Ritonga (sisa Rp 12.130.000) dan lainnya. (BS-029)
Sumber : beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) memastikan 15 hingga 20 hektar lahan persawahan di Desa Huraba Kecamatan Siabu gagal panen akibat terrendam banjir. “Untuk sementara ini kita dapat memperkirakan sekitar 15-20 hektar padi yang gagal panen dimana umur padi masyarakat tersebut sekitar 100-110 hari, sehingga untuk itu masyarakat sudah dipastikan mengalami kerugian,” […]

  • SD Negeri 080 Panyabungan Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

    SD Negeri 080 Panyabungan Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – SD Negeri 080, Panyabungan, Mandailing Natal, berhasil menerapkan konsep ramah lingkungan di sekolah itu. Ekstrior sekolah dasar yang beralamat di Jl. Syekh Abdul Qodir Mandili Panyabungan III itu kini begutu asri, sejuk dan bersih, termasuk interior sehingga kenyamanan belajar mengajar tercapai. Tanaman hijau yang indah dipandang juga menjadi obat saat kejenuhan […]

  • SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran. Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf […]

  • Ical Sambangi Amru Daulay

    Ical Sambangi Amru Daulay

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebelum kembali ke Jakarta usai membuka Rakerda Partai Golkar Sumut di Hotel Polonia, Medan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie singgah ke kediaman Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Amru Daulay di Jalan Samanhudi, Medan, Sabtu (27/11/2010). Aburizal yang biasa disapa Ical itu tampak akrab dengan mantan Bupati Mandailing Natal tersebut. Didampingi […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

  • LANGKAH STRATEGIS DALAM MENGATASI PENGURANGAN DANA TRANSFER KE DAERAH TAHUN 2026

    LANGKAH STRATEGIS DALAM MENGATASI PENGURANGAN DANA TRANSFER KE DAERAH TAHUN 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Kita menyadari sepenuhnya bahwa keberlangsungan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan dana yang bersumber dari pemerintah pusat. Dana transfer ke daerah seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Desa yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan kegiatan pemerintahan dan pelayanan […]

expand_less