Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Dana APBD Binjai Diduga Bobol Rp8 Miliar Tiap Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai Muhammad Yusuf angkat bicara soal dugaan penyelewengan gaji 1.574 pegawai honor di lingkungan Pemko Binjai Tahun 2007-2009.

Yusuf meminta honorer yang merasa dirugikan, segera melapor dan membuat pengaduan. Permintaan tersebut disampaikan M Yusuf saat dihubungi via telepon, Rabu (02/03/2011).

“Alokasi Rp8 miliar yang diambil dari dana APBD Kota Binjai tiap tahunnya sejak 2007-2009 adalah ilegal, sebab tidak memiliki dasar hukum (payung hukum) yang jelas, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) mau pun peraturan lainnya,” katanya.

Dijelaskannya, kasus ini menjadi persoalan sangat serius, sebab bagaimana pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut. Karenanya, harus ada tindakan pengusutan yang dilakukan, menyangkut penggunaan dana APBD Binjai, apalagi telah berlangsung selama tiga tahun.

Yusuf juga mengatakan, secepatnya Komisi A DPRD Binjai akan melakukan pengusutan terkait dugaan penyelewengan gaji honorer tersebut. Untuk mendukung data pengusutan, honorer yang tidak menerima gaji diimbau melapor dan membuat pengaduan.

“Jangan takut melaporkan atau mengadu, identitas akan dirahasiakan. Ini demi pengusutan,” tegasnya.

Yusuf juga mengimbau honorer yang merasa dirugikan untuk tidak mengadu ke pihak yang tidak berkompeten seperti Jaringan Jurnalis Hukum dan Demokrasi Sumatera Utara (JJHD-SU), karena hal itu bukan menyelesaikan masalah tetapi menambah runyam keadaan.

“Semua pihak bisa asal tanggapi, tapi dampaknya bukan malah baik, tetapi bisa mengaburkan tujuan utama, terutama tujuan mengusut dugaan penyalahgunaan dana APBD itu,” tegas Yusuf.

Ditambahkannya, harusnya JJHD Sumut menguasai dahulu persoalan yang ada, jangan malah memberikan komentar yang bisa membingungkan masyarakat.

Menurut Yusuf, banyak kalangan yang asal bicara, namun tidak mengerti masalah sebenarnya. Padahal kasus ini harus menelaah sejumlah peraturan yang telah dikeluarkan terkait gaji honorer.

Seperti Surat Edaran Menpan No 5 Tahun 2010 tentang pendataan tenaga honor yang bekerja di instansi pemerintah, peraturan pelaksanaannya PP No 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer CPNS yang kemudian diubah menjadi PP No 43 Tahun 2007 tentang pengangkatan dan pendataan data base.

“Jelasnya, Komisi A DPRD Binjai membuka pintu selebar-lebarnya terhadap pegawai honor yang menjadi korban penipuan. Kita sangat berharap kepada tenaga honor yang menjadi korban dan dirugikan untuk segera menyampaikan pengaduan, kita siap memfasilitasi persoalan ini,” ujar Anggota DPRD Binjai dari Fraksi Partai Golkar ini.

Sebelumnya, Koordinator JJHD-SU Maizen Saftana menyebutkan, kasus penerimaan pegawai honor di Pemko Binjai, diduga menyalahi peraturan pemerintah bila dilihat dari waktu kejadian yang sebagian besar terjadi pada Tahun 2007 hingga 2009.

Berdasarkan PP No 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi calon Pegawai Negeri Sipil pada pasal 8 dijelaskan, sejak ditetapkannya peraturan pemerintah ini semua pejabat pembina kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan intansi dilarang mengangkat tenaga honor atau yang sejenis kecuali ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

“Bahkan, Pemko Binjai tidak ada mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang penerimaan dan pengangkatan pegawai honorer,” tegas Maizen. (BS-022)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penjelasan Terkait Kenaikan Anggaran 226,7 % di BKSDM Madina

    Ini Penjelasan Terkait Kenaikan Anggaran 226,7 % di BKSDM Madina

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online-  Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menganggarkan Rp.2.024.018.000 untuk sertifikasi kelembagaan pembangunan kompetensi manajerial dan fungsional tahun 2026, naik drastis 226,7% dari tahun 2025. Mainul Lubis, Kepala BKSDM, melalui Fauzi Ahmad, Plt Kabid Mutasi BKSDM Madina, menjelaskan bahwa kenaikan anggaran ini disebabkan oleh biaya pelatihan dasar CPNS bagi […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 2 dari 4 Tulisan)   Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Obrolan dengan Ayahanda (H. Maslin Batubara) biasanya jadi pesan tersendiri. Ada kalanya jadi sejenis cambuk sekaligus motivasi. Menurut Ivan Iskandar Batubara, Ayahanda sudah melihat dengan jelas, faktor-faktor apa yang membuat Mandailing Natal begitu-begitu saja. Atau, malah jauh mundur ke belakang. Bahkan kian hari, makin terpuruk, […]

  • Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para […]

  • Terima Dosis Ketiga, Bupati Ajak Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi

    Terima Dosis Ketiga, Bupati Ajak Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima vaksin dosis ketiga (booster) di lapangan Kantor Bupati Lama, Dalan Lidang, Rabu (2/3). Usai menjalani vaksinasi, Bupati Sukhairi mengajak setiap pihak untuk memaksimalkan vaksinasi guna mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok). “Saya barusan divaksin (dosis ketiga). Alhmdulillah enggak ada masalah. Saya […]

  • Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pelatih PSMS Medan Edi Syahputra terus melakukan persiapan terhadap timnya. Setelah menjaring 20 dari 50 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama, pihaknya kembali melakukan pencoretan terhadap sejumlah pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua. Seleksi tahap kedua sendiri diikuti 38 pemain. "Ke-38 pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua itu sudah termasuk 20 pemain hasil seleksi tahap […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com) PADA tanggal 12 November 1957, Mohammad Natsir menyampaikan pidato bersejaranhya tentang Islam dan Sekulerisme. Di depan Sidang Majelis Konstituante yang bertugas merumuskan Dasar Negara bagi Indonesia, Mohammad Natsir mengajak bangsa Indonesia untuk meninggalkan paham sekulerisme dan menjadikan agama sebagai dasar kehidupan pribadi, masyarakat, dan negara. Pidato itu […]

expand_less