Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Umat Islam di Kanada Utara Berpuasa 19 Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Mei 2018
  • print Cetak

Muslimah Kanada (foto : Daily Mail)

 

EDMONTON (Mandailing Online) – Sebagian besar umat Muslim di dunia telah menjalankan ibadah puasa pada Kamis (17/5/2018). Meski berawal serentak di tanggal yang sama, lama berpuasa berbeda-beda bagi setiap wilayah.

Indonesia cukup beruntung dengan waktu berpuasa selama 13 jam. Di wilayah lain, waktu berpuasa bisa mencapai 19 bahkan 20 jam, termasuk di Kanada bagian utara.

Posisi seorang Muslim di bagian Bumi ini ternyata menjadi tantangan tersendiri. Tahun ini, Ramadhan datang pada bulan dengan masa siang hari terlama dalam 2018.

Muslim di Makkah, Arab Saudi berpuasa selama 14 jam. Di Toronto, komunitas Muslim berpuasa selama 16 jam. Muslim di Australia berpuasa dengan waktu cukup pendek yakni selama 10 jam.

Namun di Edmonton, Kanada bagian utara, komunitas Muslim harus berpuasa selama 19 jam. Bahkan di akhir-akhir Ramadhan, mereka harus menahan lapar, dahaga dan emosi selama 20 jam.

Waktu untuk makan di malam hari pun menyurut jadi hanya empat jam. Edmonton adalah wilayah Kanada paling utara sehingga mengalami siang paling lama di Bumi.

Meski cukup berat, sebagian besar dari mereka terbiasa dengan kondisi ini. Jadwal disesuaikan berdasarkan letak geografis meski matahari seperti tidak pernah tenggelam di sana.

Penasihat keagamaan pemuda di Canadian Ministries for Islamic Learning Edmonton, Arqum Riaz mengatakan waktu memang menjadi tantangan terbesar. “Waktu kerja yang panjang bisa menjadi tantangan, mereka juga kesulitan untuk tidur cukup, tidak ada waktu untuk beristirahat,” kata Riaz dilansir The Star, Kamis (17/5).

Ini membuat komunitas Muslim cukup sulit untuk beribadah dan memanfaatkan bulan penuh berkah ini. Seorang manajer desain jaringan di Whitehorse, Noor ul Amin mengatakan ia berpuasa dari pukul 03.30 pagi hingga 10.40 malam.

Menurutnya, banyak penduduk Whitehorse mengikuti zona waktu Vancouver yang lebih pendek. “Bagi saya tidak masalah (berpuasa lama) karena saya punya energi, tapi bagi yang tidak, mereka memilih waktu sahur dan berbuka Vancouver,” katanya.

Ia yakin Islam tidak membebani pemeluknya selama hal mendasar dalam berpuasa tidak dilanggar. Seperti mendekatkan diri pada Allah, banyak bersedekah, berbuat baik dan tidak berlaku jahat pada sesama.

Amin mengatakan salah satu cara untuk mengakali sempitnya waktu makan adalah dengan menggabungkan waktu berbuka dan sahur. Sehingga di sisa waktu mereka bisa lebih banyak beristirahat.

“Siang hari sangat panjang, jadi ketika kami pulang kerja sore, kami tidur hingga pukul 10.30 malam, kemudian kami buka puasa, beribadah dan makan sahur langsung,” kata Amin. Ini telah menjadi kebiasaan sebagian besar umat Muslim Edmonton.

photo

Mualaf Kanada, Nakita Valerio

 

Nakita Valerio sepakat dengan hal ini. Mualaf Kanada ini mengatakan masalah utama tinggal di wilayah dengan siang yang panjang adalah kekurangan waktu tidur. Wilayah multikultur dengan masyarakat yang beragam, menurutnya, tidak pernah mengubah ritme Ramadhan.

“Muslim mencoba beradaptasi pada jadwal tidur karena kami hanya punya beberapa jam untuk makan minum, tidak ada cukup waktu untuk tidur,” kata Valerio. Muslim juga shalat tarawih di malam hari.

Meski demikian, ia takjub karena tubuh manusia selalu beradaptasi. Sering kali mereka tertidur di sana sini untuk mencukup-cukupkan waktu istirahat.

Dicopy dari : Republika Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 5)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 5)

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Hari pertama di bulan Ramadhan,  kampung kami seperti baru selesai bersolek merias diri. Masjid masjid dipoles dengan cat yang baru, bak bak penampungan air di masjid dikuras kembali, setelah dikuras terakhir ramadhan tahun lalu.  Bahkan ada beberapa masjid […]

  • Arsidin Batubara: Partisipasi Pelaku UMKM Penting dalam Pembangunan

    Arsidin Batubara: Partisipasi Pelaku UMKM Penting dalam Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara menilai partisipasi pelaku UMKM penting dalam menunjang pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Arsidin saat menjadi nara sumber pada Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Kemitraan Berusaha yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Madina di aula Hotel Rindang, […]

  • KPK Rilis Lima Nama Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut

    KPK Rilis Lima Nama Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Komisi Pemberantasan Korupsi merilis lima nama tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Kelima tersangka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jum’at malam (27/6). Lima tersangka itu adalah Topan Obaja Putra Ginting selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut, Rasuli Efendi Siregar selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi […]

  • Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): maraknya kabar bahwa pengusaha gelundung dan tong dipanggil unit Reskrim Polres Madina membuat para pengusaha kuwatir. Maraknya Penambangan Tanpa Izin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memang menjadi berkah bagi para pengusaha Glundung dan Tong yang merupakan usaha kecil untuk pemisah bijih emas. Salah seorang pengusaha Glundung di Hutabargot yang enggan […]

  • Anggota DPRD Madina Jalani Hukuman Penjara Pekan Depan

    Anggota DPRD Madina Jalani Hukuman Penjara Pekan Depan

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan menyatakan sudah menerima salinan vonis Mahkamah Agung dari Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (16/1/2014) sekira pukul 16.00 WIB. Vonis Mahkamah Agung ini menetapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding 2 tahun penjara, terkait delik penipuan terhadap calon bupati Madina Aswin Parinduri. Kajari Panyabungan, Satimin,SH […]

  • Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Massa dari LMHA-RI mlakukan unjukrasa ke kantor Bupati Mandailing Natal, Kamis (5/10/2017) meminta bupati mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan. Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mencuatkan adanya uigaan korupsi sekitar 13 milyar rupiah dana APBD Mandailing Natal pada tahun anggaran 2016. Dugaan korupsi itu berdasar hasil investigasi Dewan […]

expand_less