Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

GP Ansor : Dinkes Jangan Paksa Rakyat Suntik Vaksin MR

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
  • print Cetak

Ahmad Rijal Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal (Madina) resah dengan adanya penyuntikan Vaksin MR di sekolah-sekolah oleh Dinas Kesehatan melalui Bidan Desa.

Menanggapi kondisi ini Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Madina, Ahmad Rijal Lubis, S.Pd.I, Jum’at (3/8/2018) meminta Pemerintah Kabupaten Madina melalui Dinas Kesehatan untuk tidak memaksakan penyuntikan Vaksin MR kepada masyarakat karena banyak penolakan dari orang tua siswa yang khawatir anaknya disuntik Vaksin MR.

Oleh karena itu penyuntikan Vaksin MR kepada siswa di sekolah tidak bisa dipaksakan karena dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak penolakan oleh masyarakat.

GP Ansor belakangan ini sudah benyak menerima laporan dari orang tua siswa yang khawatir anaknya disuntik dengan Vaksin MR,” kata Rijal.

Sesuai Fatwa MUI Pusat dijelaskan bahwa Vaksin MR jelas menggunakan bahan babi dan haram hukumnya menggunakannya kecuali dalam keadaan darurat. Akan tetapi kadar ukuran darurat yang dikmasud belum ditemukan pemahamannya secara rinci, oleh karena itu masyarakat sangat khawatir penyuntikan Vaksin ini menjadi haram.

Disebutkan Rijal pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan. “Dari hasil konsultasi dengan Dinkes Madina kami mendapat informasi bahwa penyuntikan Vaksin MR ini adalah program Nasional dan harus dilaksanakan, akan tetapi tidak ada paksaan bagi masyarakat untuk mengikutinya. Artinya, bagi masyarakat yang mau divaksin silahkan dan bagi masyarakat yang tidak mau juga tidak ada masalah.

GP Ansor juga menyinggung adanya informasi di lapangan bahwa bidan ditekan untuk melakukan penyuntikan Vaksin MR. Bagi yang tidak melaksanakan akan dikenakan sanksi, hal ini juga sudah diklarifikasi oleh Dinkes bahwa tidak benar ada penekanan dan sanksi bagi bidan desa dalam pelaksanaan Vaksin MR ini.

Dikatakan Rijal, dalam hal ini Dinkes harus memberikan informasi yang jelas dan benar kepda masyarakat, yaitu dengan mensosialisasikan informasi Vaksin MR sebelum pelaksanaan penyuntikan.

Dinkes wajib menyampaikan kepada Bidan Desa dan masyarakat bahwa penyuntikan Vaksin MR ini tidak ada paksaan. Sosialisasi ini penting dan wajib disampaikan supaya tidak ada kesimpangsiuran informasi yang berkembang di masyarakat.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMSI Madina Dinilai Contoh Terbaik Di Sumut Jalankan Program Organisasi

    SMSI Madina Dinilai Contoh Terbaik Di Sumut Jalankan Program Organisasi

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Serikat Media Siber Indonesia atau SMSI Kabupaten Mandailing Natal kembali menorehkan prestasi. Organisasi ini dinilai sebagai salah satu contoh terbaik pelaksanaan program kerja SMSI tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Apresiasi itu disampaikan langsung Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara, Erris J Napitupulu, dalam acara Pelantikan Pengurus SMSI Madina periode baru di Aula Hotel Rindang, Panyabungan, Minggu […]

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • Atika Ajak Masyarakat Pelihara Anak Yatim

    Atika Ajak Masyarakat Pelihara Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak masyarakat untuk ikut serta memelihara anak yatim sebagaimana yang diperintahkan agama. Seruan itu disampaikan Atika saat menyantuni anak yatim dan piatu di Masjid Al-Abror Kelurahan Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Kamis (12/3/2026). Saantunan ini merupakan agenda rutin Pemkab Madina di bulan […]

  • KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan, belum ada penghitungan suara dilakukan di luar negeri. Penghitungan suara baru dimulai tanggal 9 Juli nanti bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri. "Kalau ada yang rilis hasil penghitungan apa memang itu ada?, kalau quick count ga mungkin," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, tadi malam (Sabtu, 5/7). Pernyataan ini terkait […]

  • 2026 RSUD Panyabungan Akan Buka 6 Layanan Baru Termasuk Jantung

    2026 RSUD Panyabungan Akan Buka 6 Layanan Baru Termasuk Jantung

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Direktur Utama Rumah Sakit Adam Malik Medan dr.Zainal Safri,SP datangi RSUD Panyabungan dalam rangka penandatangan kesepakatan pengampuan layanan prioritas di RSUD Panyabungan Jum’at 29/9/2023. dr.Zainal Safri beserta rombongan disambut Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi didampingi Kepala RSUD Panyabungan dr.Rusly Pulungan dan Kadis Kesehatan Madina dr. Faisal Situmorang. Perlu diketahui bahwa […]

  • Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Bukittinggi, – Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali terlihat menyemburkan abu vulkanik pada Senin pagi sekitar pukul 08.33 WIB. Berdasarkan pengamatan di Kota Bukittinggi, semburan kedua abu vulkanik tersebut terlihat sedikit lebih tebal dari semburan pertama pada pukul 07.30 WIB. Semburan abu vulkanik tersebut sangat jelas terlihat dari kejauhan di […]

expand_less