Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di HUT Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
  • print Cetak

Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus di Taman Raja Batu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presentasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan dilangsungkan di Taman Raja Batu, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (9/3/2020).

Kegiatan presentasi ini bagian dari berbagai agenda peringatan HUT ke21 Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Peserta presentasi antara lain : matan Gubernur Sumut, Tengku Eri Nuradi; Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara; Komjen Pol Saud Usman; Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution; Ketua STAIN, Torkis Lubis; Dandim 02121 TS; Kapolres Madina;  pengusaha nasional asal Madina, Aswin Parinduri; Ketua HIPMI Madina, Zainul Arifin; Wakil Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution; Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Sobir Lubis.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara dalam presentasinya mengungkapkan bahwa Kadin membagi Sumut dalam 5 bagian kawasan peta ekonomi yakni Medan Karo, Toba, Aslab, Tabagsel, Nias.

Masing masing kawasan ini berbeda peluang ekonominya.

Kawasan Pantai Barat sendiri termasuk kawasan minim investasi. Pengusaha enggan berinvestasi karena biaya tinggi, akibat faktor pintu logistik tak ada di Pantai Barat Sumut.

Belawan yang berada di Pantai Timur yang menjadi pintu ekonomi sangat jauh dari kawasan Pantai Barat penyebab high cost distribusi.

Oleh karena itulah, Kadin melihat keberadaan KEK Batahan di Madina merupakan satu solusi dari berbagai variabel mendorong pertumbuhan investasi.

KEK Batahan yang berada di Pantai Barat Sumut ini menjadi pintu ekonomi Pantai Barat Sumut di sisi laut Samudera.

Bahkan dalam catatan sejarah, era 1800-an sejumlah pelabuhan laut di sepanjang pantai barat Sumatera telah menjadi jalur distribusi barang dan perdagagan strategis untuk kawasan Eropa.

Perubahan pintu masuk di era Orde Baru ke arah Belawan di Pantai Timur menyebabkan kawasan Pantai Barat Sumut ketinggalan.

KEK Batahan akan menjadi pintu ekspor bagi kabupaten/kota yang berada di  kawasan Pantai Barat Sumut menuju daratan Timur Tengah, Afrika, Eropa dan India. Sedangkan menuju Jepang, Korea dan Cina tetap dari Selat Malaka (Pantai Timur).

Oleh karena itu, Kadin melihat bahwa kehadiran KEK Batahan bukan saja kelak akan menjadi peluang ekonomi bagi Madina saja, tetapi juga peluang ekonomi bagi sekitar 15 kabupaten/kota di kawasan Pantai Barat Sumut dan 3 daerah di Aceh serta 2 daerah di Sumbar.

Sejauh ini Kadin Sumut telah melakukan presentasi dengan berbagai perwakilan berbagai negara termasuk dengan Tanzania, India dan Belgia. Untuk Sumut presentasi telah dilakukan di berbagai daerah, dan sejauh ini Sibolga, Pakpak dan Dairi sudah menyatakan bergabung dalam KEK Batahan.

Namun, Ivan juga melihat berbagai kendala dan tantangan yang harus diperhatikan dan secara bersama dicari solusinya.

Kendala kendala itu antara lain ego sektoral kabupaten/kota.

Tantangan yang dihadapi termasuk mainset semua pihak dari rasa rendah diri yang harus dirubah ke arah memantaskan diri di posisi masyarakat maju berdaya saing yang kompetitif.

Minat orang muda pada pertanian drop juga menjadi tantangan bagi semua pihak untuk merangsangnya. Termasuk merangsang orang muda usai kuliah yang selama ini tak mau pulang kampung membangun pertanian.

Sementara itu, mantan Gubsu Tengku Ery Nuradi menyatakan perjuangan mendirikan KEK Batahan merupakan terobosan penting dan menunjukkan bahwa niat mengembangkan kawasan Pantai Barat sejauh ini sudah ada.

Dia menyatakan bahwa membangun suatu kawasan tak akan mampu maksimal jika hanya bergantung pada APBD saja karena APBD itu terbatas. Harus ada dukungan pemerintah pusat dan sokongan dunia usaha dari sisi investasi.

Dan KEK Batahan menurut Tengku Ery menjadi solusi.

Sebelumnya, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam pengantar persentasi mengungkap bahwa andalan KEK Batahan di Madina meliputi sektor industri, perkebunan dan pariwisata. Poin poinnya antara lain sawit, CPO, kopi, serai wangi, holtikultura, aspal campur karet.

Pengembangan pengembangan sektor sektor itu selama ini masih seret akibat biaya distribusi ke Pantai Timur terlalu tinggi.

Dan KEK Batahan diharapkannya menjadi solusi dan peluang penting bagi kawasan ini di masa mendatang.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    Apa yang Diharapkan dari Kedatangan Presiden Jokowi ke Madina? (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hemat kita, persoalan Indonesia itu adalah infrastruktur. Jika pilihan menunggu tumbuh dulu indutri dan perdagangannya baru muncul jalan tol tentu itu adalah kebijakan klasik yang membuat kita begini-begini saja sejak berdiri RI. Sebaiknya pemerintah (indonesia atau sumut) harus keluar dari candu kebijakan klasik itu, sebab jalan tol dan pelabuhan merupakan poin penting menggenjot pertumbuhan industri […]

  • Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menandai puncak perayaan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-58 partai dengan tasyakuran masuk kantor baru. Puncak perayaan dilaksanakan di halaman kantor partai, Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut. Selain tasyakuran, DPD Golkar Madina juga memberikan santunan kepada anak […]

  • Kelulusan SMP/MTs di Madina 99,89 %

    Kelulusan SMP/MTs di Madina 99,89 %

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs tahun ini di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai 99,89% dari jumlah peserta sebanyak 8.317 siswa. Demikian disampikan Kepala Bidang Dikmenujur Dinas Pendidikan Madina, Iwan Efendi Harahap, S.Pd. SH kepada wartawan usai menyerahkan hasil UN kepada setiap kepala sekolah, Sabtu (2/6) sore. Iwan mengatakan, dari […]

  • Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) kembali meluncurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi tahun 2015. Beasiswa ini ditujukan kepada mahasiswa miskin berprestasi asal Madina yang kuliah di universitas negeri atau terguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Kasi Subsidi dan Bantuan Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada Mandailing Online, Kamis (17/9) […]

  • Simulasi Parkir Elektrik di Pasar Baru Panyabungan

    Simulasi Parkir Elektrik di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Simulasi parkir elektrik di komplek Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut mulai dilangsungkan Rabu (12/2/2025). Simulasi ini dijadwalkan sejak tanggal 12 hingga 14 Pebruari 2025, berlaku terhadap seluruh jenis kenderaan yang memasuki komplek pasar, baik milik pedagang maupun pengunjung. Selama tiga hari simulasi biaya parkir digratiskan. Seterusnya hingga tanggal 28 […]

  • Pengangguran Meningkat di Indonesia, Ulah Siapa?

    Pengangguran Meningkat di Indonesia, Ulah Siapa?

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Sebanyak 248 perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan perkebunan diduga tidak tertib dalam melaporkan lowongan pekerjaan ke Disnakertrans Kabupaten Kutai Barat. Dari jumlah tersebut, hanya 20 perusahaan yang melapor, itu pun tidak secara rinci jumlah tenaga kerja yang bekerja di sana (kaltimpost.id). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten […]

expand_less