Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

BPD Sale Baru Usulkan Pemberhentian Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Dua tokoh Desa Sale Baru saat menyampaikan hasil rapat pleno BPD kepada Sekda Madina, Gozali Pulungan

PANYABUNGAN (Mandailling Online) –
Elektabilitas Kepala Desa Sale Baru, Muara Batang Gadis, Madina, Cahyo Surya nampaknya pudar di mata warga.

Pasalnya, pada 7 Pebruari lalu sebanyak 401 warga atau sekitar setengah dari jumlah pemilih telah menorehkan tandatangan meminta Cahyo mundur dari jabatan.

Kemudian, pada 31 Maret 2020 Badan Perwakilan Desa (BPD) telah melaksanakan rapat pleno yang memutuskan bahwa Cahyo tak layak lagi memimpin desa itu.

Hasil rapat pleno BPD ini telah sampai ke tangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal, Gozali Pulungan yang dihantar tokoh masyarakat Sale Baru pada tanggal 3 Juni 2020 di ruang Sekda.

Berdasar dokumen surat BPD kepada Camat Muara Batang Gadis, sejumlah kelemahan kepemimpinan kepala desa diuraikan.

Kepala desa dinilai tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan warga. Kantor desa juga tak difungsikan sehingga gedungnya tak terawat.

Rapat rapat desa juga tidak pernah dilakukan di kantor desa.

Hasil rapat pleno BPD Sale Baru taggal 31 Maret itu dilanjutkan dengan penerbitan surat tanggal 1 April 2020 oleh BPD kepada camat Muara Batang Gadis prihal Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Di surat itu BPD menyatakan alasan Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Alasan pertama, tidak berhasilnya mediasi tahap pertama tanggal 17 Pebruari 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa karena kepala desa tidak hadir.

Kedua, tidak tercapainya kesepakatan pada mediasi tahap dua tanggal 25 Maret 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa yang dimediasi camat dan muspika.

Ketiga, tidak adanya usaha Cahyo Surya selaku kepala desa untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat sesuai arahan camat pada mediasi tahap dua.

Keempat, berdasar rapat pleno BPD Sale Baru tanggal 31 Maret 2020 berkesimpulan bahwa Cahyo Surya tidak layak lagi memimpin Desa Salebaru.

Di hadapan Sekda Madina, para tokoh masyarakat Sale Baru meminta Pemkab Madina melakukan eksekusi terhadap putusan BPD Sale Baru untuk memberhentikan Cahyo dari jabatan kepala desa.

Tokoh masyarakat itu Nasaruddin Nasution (67 tahun), Bahrum Nasution dan Abdar.

Selain ke Sekda, mereka juga mendatangi Inspektorat Madina dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina dan menyerahkan keputusan BPD.

Belum diperoleh penjelasan dari Kepala Desa Sale Baru, Cahyo Surya menyikapi keputusan BPD itu akibat sulitnya akses komunikasi ke desa itu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS (Mandailing Online) – Berdasar data BNPB, total 15 desa menjadi terjangan banjir bandang di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Desa-desa itu meliputi Desa Tanjung Baru, Muara Malinto, Tandolan, Siadam, Tamiang, Pasar Tamiang, Tanjung Barani, Manggis, Pinarik, Siojo, Paran Manggis, Huta Nopan, Tangga Batu, Paran Dolok, dan Desa Aek Sorik. Banjir bandang terjadi […]

  • JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saudaraku, sebagai seorang Mukmin, tentu kita semua mengimani bahwa Allah SWT itu ada. Alam semesta yang indah dengan gugusan planet, bulan, bintang dan galaksi membuktikan bahwa Allah SWT itu ada. Saat mencermati diri kita sebagai manusia dengan seluruh anatomi dan fisiologisnya, kita menyadari bahwa semua itu tidak terjadi dengan sendirinya. Pasti ada Pencipta dan Pengaturnya. […]

  • Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Banjir bandang dari sungai aek baru di desa aek baru Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) sore ini  Senin 13/11/2023 mengakibatkan jembatan desa nyaris putus. Arus sungai yang besar membuat bram jembatan nyaris terpisah dengan bantalan jembatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, […]

  • Kemeriahan HUT Madina

    Kemeriahan HUT Madina

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Salah Satu Stand Pameran Pembangunan yang memeriahkan Hari ulang tahun kabupaten Madina yang ke 17. Telihat dalam foto Stand RSUD Panyabungan yang menjadi salah Satu Favorit pengunjung dengan Maket Master Plan Perencanaan Pengembangan RSUD Panyabungan.

  • Ketidakpastian Nasib Honorer

    Ketidakpastian Nasib Honorer

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Ketidakpastian nasib sedang menyelimuti honorer Tenaga Suka Rela (TKS) di Mandailing Natal (Madina). Situasi ini bermula saat kepala OPD mengeluarkan surat edaran pada awal januari 2022 yang menyebutkan masa bakti tenaga honorer untuk tahun 2021 telah berakhir. Sejak saat itu sampai hari ini, Rabu (20/4) baik gaji maupun SK penugasan untuk […]

  • Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    Palas, Antara Sawit, Jalan, dan Politik Kekerabatan

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Secara ekonomi, Padang Lawas (Palas) masih sangat bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, dan turunannya. Data BPS menunjukkan lebih dari separuh struktur ekonomi Palas masih ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (54,63 persen). Pertumbuhan ekonominya masih positif, sekitar 4,19 persen pada 2025, tetapi melambat dibanding tahun sebelumnya. Artinya begini: uang […]

expand_less