Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Uang Tak Punya, Yusriani Penderita Kista Ganas Butuh Dermawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
  • print Cetak

Yusrina (pakai kerudung handuk) menyeka air mata di teras rumahnya.

SIABU (Mandailing Online) – Uang tak ada, kehidupan sangat miskin, penyebab Yusriani Nasution tak mampu lagi ke rumah sakit mengoperasi kista ovarimun di rahimnya.

Itu yang dialami Yusriani Nasution (32), warga Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Ibu rumah tangga yang memilili dua anak ini telah 5 tahun mengidap kista folikel di rahimnya, salah satu jenis kista ovarium yang sudah stadium ganas.

Suaminya, Harmei Lubis bekerja menyadap pohon karet di kebun orang lain. Penghasilannya cuma sekitar Rp 200.000 per pekan, hanya cukup untuk membiayai pangan keluarga.

Rumahnya pun sangat sederhana di pinggiran pemukiman, itupun kontrakan, Rp 450.000 per tahun.

Ditemui wartawan di kediamannya, Yusriana dan Harmei menceritakan kegetiran hidup.

Operasi pengangkatan kista itu sebenarnya sudah 4 kali dilakukan. Termasuk di rumah sakit di Medan dan Padang, Sumatera Barat. Tetapi, kista itu tak juga sembuh, bahkan kini sudah menjurus pada kanker ganas.

Berobat di Medan dan Padang itu juga merupakan perjuangan berat dan pedih.

Putri mereka yang berusia 17 tahun harus bekerja di rumah tangga orang lain, gajinya dikumpul untuk biaya ibu ke rumah sakit.

Sanak family juga pun ikut berperan. Saat adik Armei menjual sawah, sebagian uangnya dipergunakan membiayai Yusriana ke rumah sakit.

Bahkan saat operasi di Padang, Armei dan Yusriana selalu makan nasi sebungkus berdua akibat keterbatasan uang. Beberapa warga kota Padang yang ditemui Armei tersentuh hatinya dan turut serta menyumbangkan uang.

“Kini kami tak punya uang lagi, sedangkan istri saya harus dioperasi,” kata Armei yang saat itu didampingi mantan kepala desa Hutapuli, Hanafi Lubis.

Armei dan Yusriana sudah tak tahu lagi mencari biaya, padahal kista itu wajib diangkat.

Oleh karena itu, saat ini uluran tangan dari dermawan sangat diharapkan agar Yusrina bisa ke rumah sakit.

Mantan kepala desa Hutapuli, Hanafi Lubis menyatakan bahwa keluarga Armei berada dalam kondisi hidup miskin.

“Semoga ada dermawan yang dilapangkan Allah rezekinya bisa membantu keluarga Yusrina,” harap Hanafi.

Peliput: Syahren Hasibuan
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • DCS dapil 2 Nasdem Madina

    DCS dapil 2 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Nasdem Madina

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (3-selesai)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (3-selesai)

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Peninggalan Masa Lalu dan Pelestariannya Di Mandailing cukup banyak terdapat peninggalan masa lalu, namun terlihat kurang diperhatikan dan dirawat. Di kawasan Mandailing Godang, sekitar kota kecil bernama Panyabungan, terdapat peninggalan dari zaman pra-sejarah berupa menhir dan lumpang batu. Peninggalan dari zaman Hindu-Buddha juga banyak terdapat di kawasan tersebut, […]

  • Oknum Polisi Itu Anggap Suara Imam Tarawih Ribut

    Oknum Polisi Itu Anggap Suara Imam Tarawih Ribut

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    SIDIMPUAN, – Astaga! Bripka Sawal Harahap (33), oknum polisi yang memukuli imam salat tarawih M Nabis Batubara (65), diduga melakukan aksinya karena menganggap suara sang imam terlalu ribut dan ia tidak suka. Hal ini disampaikan Sawal yang tercatat sebagai warga Kampung Darek, Gang Dame Kelurahan Wek VI, Kecamatan Psp Selatan, saat ditanya warga mengapa menganiaya […]

  • Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    Terpilih Aklamasi, Faslah Kembali Pimpin PKB Madina

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Khoiruddin Faslah Siregar terpilih kembali untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Madina di Panyabungan, Rabu (19/1/2022). Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari 23 kecamatan memilih Faslah untuk kembali memimpin PKB Madina 2022-2027. DPAC Ulu […]

  • DPD seolah tak berperan di daerah

    DPD seolah tak berperan di daerah

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masih terpasung dengan Undang-Undang (UU), sehingga belum mampu berperan banyak dalam proses pembuatan UU, dan proses lainnya yang menyangkut masyarakat daerah. Ketua DPD Irman Gusman mengatakan, UU yang mengatur DPD sebenarnya bertentangan dengan Konstitusi, dan berakibat peran legislasi dari DPD tidak terlaksana dengan baik. “Inkonstitusionalitas itu membuat […]

expand_less