Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Unjuk Rasa Desak Penutupan PLTP Sorik Marapi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
  • print Cetak

PURBA LAMO (Mandailing Online) – Sejumlah organisasi pemuda melakukan unjuk rasa di base camp PT SMGP di Desa Purba Lamo, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (10/3/2021).

Demo puluhan massa yang mengatasnamakan diri dari Koalisi Pemuda dan Masyarakat Madina ini mendesak agar PT SMGP untuk menutup segala kegiatan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Sorik Marapi.

Sejumlah karyawan PT SMGP melakukan pagar betis berhadapan dengan massa pengunjukrasa.

Tidak ada bentrok fisik dalam aksi itu. Massa memampangkan spanduk dan poster bertulis penolakan pembangunan PLTP Sorik Marapi.

Koordinator Aksi Dedy Jakcson Lubis dan Aswardi Nasution dalam orasinya berulang kali mengatakan bahwa PT SMGP diduga telah melecahkan negara, lemah melindungi keselamatan warga lokal.

Dedy yang juga ketua Rayon AMPI Panyabungan Kota mengatakan bahwa perusahaan dinilai arogan dan tidak memiliki hati nurani.

“Mereka sangat arogan, padahal-kan mereka ini orang asing yang menumpang di tanah kelahiran kita. Persoalan dengan para korban saja belum selesai tapi malah sudah kembali beroperasi. Ini kan pelecehan, kami minta pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM menghentikan seluruh kegiatan operasional di PT SMGP dan segera mencabut izin perusahan serta memberikan sanksi berat atas kesalahan fatal dan kelalaian yang telah merengut 5 korban jiwa beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Aswardi yang juga ketua Forum Kajian Masyarakat (Forkat) Madina menjelaskan bahwa dia dan kawan-kawan telah ikut protes sejak awal perusahaan panas bumi ini beroperasi di Madina.

“Saya dari awal sudah ikut demo menolak perusahaan ini, karena perusahaan saya lihat tidak siap untuk beroperasi, masih amatiran dan tidak ada jaminan yang mementingkan keselamatan masyarakat. Terbukti kan saat ini, masyarakat kita sudah delapan orang jadi korban,” jelasnya.

Pantauan wartawan, aksi itu sempat memanas lantaran tidak ada pihak perwakilan perusahaan yang datang menanggapi massa aksi.

Karena ketiadaan pimpinan perusahaan saat itu di base camp, akhirnya massa membubarkan diri.

“Kami akan datang lagi dengan jumlah massa yang lebih besar,” ujar Aswardi sembari membubarkan diri.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,( Mandailing Online )- Serentak dilaksanakan di Mandailing Natal, Baliho berbau kampanye mulai ditertipkan Bawaslu Mandailing Natal ( Madina ), namun ada sejumlah alat peraga kampanye yang tak disentuh seperti Billboard dengan alasan kurangnya fasilitas sehingga tidak bisa di tertipkan. “Beberapa Billboard tadi belum bisa kita turunkan, karena keterbatasan alat. Untuk itu kami akan berkoordinasi […]

  • Marragam Mocom  Boto Parkancitan

    Marragam Mocom Boto Parkancitan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Marragam mocom boto parkancitan tarimohon dopak mangolu diginjang niduniaon, anggo hasonangan, sada niroha maia mangadopi cobaan dohot tantangan, bope bahat epeng adong motor alus mangoban-oban iba sanga giot tudia langka, anggo naso sada roai markancit juo pamatangi, angke mabiarma ro panangko, modompe lalu inda sinok, cocakdo namanangkup rongit didingdingi, madung dosar taroktoki. Dompak diari nonat […]

  • Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen  Lebih

    Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen Lebih

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggaran Dana Desa (ADD) tahun ini meningkat lebih seratus persen dari tahun 2014. Ini tentunya kabar gembira bagi seluruh desa di Mandailing Natal (Madina). Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di tahun 2015 mengalokasikan dana untuk ADD sebesar 40,8  milyar rupiah. Angka itu jauh melambung naik dibanding tahun 2014 yang hanya sebesar […]

  • Atika Bawa Warga Sopobatu Berobat ke RSU Panyabungan

    Atika Bawa Warga Sopobatu Berobat ke RSU Panyabungan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai kunjungan ke Desa Sopobatu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) calon wakil bupati nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution membawa warga berobat ke RSU Panyabungan. Atika awalnya berangkat ke Desa Sopobatu untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu. Dara kelahiran 1993 itu bahkan rela mengandarai sepeda motor […]

  • 4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum yang mengaku LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Aksi mereka dikabarkan sudah sering memeras pihak sekolah di berbagai kawasan di Madina dengan memaksa pihak sekolah memberikan uang. “Mereka dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal […]

  • Shooting Film “Senandung Willeam”

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kru Tympanum Novem ketika melakukan shooting film “Senandung Willeam” atau lebih dikenal Willeam Iskandear di Desa Hutabangun Kecamatan Bukit Malintang. Film colosal yang mengangkat tokoh pendidikan Mandailing ini merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal.(Hol)

expand_less