Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

PT Rendi Harus Bangun Kebun Plasma Untuk Warga Singkuang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Rendi Permata Raya harus merealisasikan kebun plasma sawit kepada warga Singkuang 1 Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina).

Pembangunan plasma merupakan kewajiban perusahaan itu sesuai tuntutan aturan yang berlaku.

Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution memberikan waktu tempo 1 bulan bagi PT. Rendi Permata Raya untuk memulai pembangunan kebun plasma tersebut.

Itu hasil rapat Pemkab Madina yang dipimpin bupati di aula kantor bupati Madina, Jum’at (15/10/2021).

Rapat itu dihadiri pihak PT. Rendi, anggota DPRD Madina, Teguh W Hasahatan; para kepala dinas Pemkab Madina; BPN Madina; camat Muara Batang Gadis; kapolsek Muara Batang Gadis; kepala desa Singkuang 1; utusan warga Singkuang 1.

Rapat itu membahas tuntutan masyarakat Singkuang 1 terkait belum terealisasinya pembangunan kebun plasma masyarakat setempat oleh PT. Rendi Permata Raya.

Masyarakat menyatakan seharusnya PT. Rendi Permata Raya membangun kebun plasma untuk masyarakat Singkuang 1 yang diambil dari lahan HGU (Hak Guna Usaha) perusahaan itu.

Mayarakat juga mengungkapkan bahwa sejauh ini pihak perusahaan disinyalir enggan mewujdkan kebun plasma untuk warga, padahal pembangunan plasma untuk warga merupakan satu kesatuan dari berbagai persyaratan yang wajib dipenuhi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Sementara itu, pihak PT. Rendi di rapat itu menyatakan bersedia membangun kebun plasma, hanya saja lahannya berada di luar peta HGU.

Menyikapi permasalahan tersebut bupati Madina meminta Rendi Permata Raya untuk memberikan jawaban terkait realisasi pembangunan plasma tersebut paling lama satu bulan setelah rapat itu.

Di sisi lain,  bupati juga menyatakan akan menurunkan tim ke lapangan melaksanakan monitoring dan mengevaluasi PT. Rendi dalam malaksanakan kewajiban sesuai dengan Izin yang diberikan.

Dalam hal ini bupati menegaskan bahwa pembangunan plasma merupakan kewajiban PT.  Rendi Permata Raya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    Setahun Pengganti Jakfar Sukhairi Tak Ada, PKB Kebiri Hak Politik Rakyat

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nyaris setahun sudah PKB tak bergeming menetapkan pengganti Jakfar Sukhairi Nasution di DPRD Madina. Sikap PKB itu dinilai mengkebiri hak politik konstituen PKB. Akibatnya, dari lima orang kader PKB di DPRD, kini hanya 4 orang yang duduk setelah Jakfar Sukhairi Nasution mundur dari DPRD karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina […]

  • Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur Sudah dua tahun pandemi melanda dunia, sejak virus SARS-CoV-2 terdeteksi pertama kali di China kemudian menyebar keseluruh dunia. Berbagai upaya ditempuh guna mengatasi wabah, namun tak kunjung teratasi, dan varian virus baru pun kian bertambah. Belum usai penyebaran virus varian Delta dan Omicron, kini bertambah varian baru yang […]

  • Massa Satma PP Unjuk Rasa di Kejari Sidimpuan

    Massa Satma PP Unjuk Rasa di Kejari Sidimpuan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Puluhan massa yang mengatasnamakan PC Satma Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di halaman gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan, Jumat (7/1). Mereka meminta Kejari tidak tebang pilih dalam penangan berbagai kasus korupsi didaerah ini.”Kami minta Kejari Sidimpuan tegas dan jangan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi,” teriak mereka. Pantauan Analisa, puluhan massa […]

  • Calon Bupati Bisa Dibatalkan

    Calon Bupati Bisa Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Puluhan aktivis tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (AMMP-Tapteng) melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor KPU Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (20/12/2010). Unjukrasa sebagai bentuk protes para aktivis yang meragukan ketidaktransparansian dan akuntabilitas yang dilakukan oleh KPU Tapteng ketika melakukan verifikasi dan penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng […]

  • Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivitas Muslimah Peduli Generasi Patut dipertanyakan keseriusan pemerintah menuntaskan kasus narkoba di negeri ini, ketika ada usulan untuk memberikan grasi massal kepada napi narkoba. Tim Percepatan Reformasi Hukum merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi grasi massal kepada narapidana pengguna narkoba. Langkah itu sebagai upaya mengatasi over crowded lapas. […]

  • Perkiraan, 10 Ribu Lebih Honorer K2 Sumut Gagal jadi PNS

    Perkiraan, 10 Ribu Lebih Honorer K2 Sumut Gagal jadi PNS

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Meski hanya Pemprov Sumut dan 12 pemkab/pemko di wilayah Sumut yang boleh ikut melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 dari jalur umum, namun jumlah PNS di wilayah Sumut tetap bakal bertambah banyak. Selain dari honorer K1, penambahan terbesar dari honorer K2 yang tes tertulisnya digelar Oktober mendatang. Dari Pemprov Sumut dan […]

expand_less