Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

  • account_circle Ahmad Effendi
  • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
  • print Cetak

Illustrasi

Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

Mapolres Madina, Mandailingonline
Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat Ashar di Mesjid Al Muklisin Desa Hutapadang.
Subhan (38), salah seorang warga mengatakan, kejadian miris ini berlangsung secara tiba tiba. Tanpa sebab yang jelas, Suadi langsung mendatangi korban yang tengah terbaring di Masjid usai Sholat. Korban kemudian di injak injak oleh Pelaku sehingga terdengar suara gaduh dan rintih kesakitan Korban. Saat itu, Subhan tengah berada di area mesjid bersama dua warga lainnya,Marzuki ( 28) dan Ade (14).
” Mendengar ada kericuhan, langsung ke dalam mesjid, dan mendapati Korban tengah di aniaya Pelaku. Kami berupaya menangkap Pelaku agar menghentikan aksinya. Saat itu korban sudah tidak sadarkan diri” kata Subhan, saat memberikan kesaksian di Mapolres Mandailing Natal.
Akibat kejadian tersebut, Korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Hidung korban juga mengalami pendarahan akibat di injak oleh pelaku. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk mengamankan pelaku. Sementara korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ulupungkut. Namun nyawanua tidak tertolong.

Lebih lanjut Subhan mengatakan, Pelaku baru tinggal beberapa hari di desa Hutapadang. Pelaku tinggal di rumah kakaknya, usai bercerai dengan istrinya.
” Informasinya si Suaidi ini baru saja di tinggalkan istrinya. Dan mungkin mengalami stres hingga tega melakukan penganiayaan ” tambah Subhan.
Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju lokasi untuk mengamankan Pelaku dan melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edy Sukamto melalui Kaurbin Ops IPDA Bagus Seto membenarkan peristiwa penganiayaan berat tersebut. “Pelaku sudah berada di sel tanahan Polres Madina untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sebut Bagus.

Atas perbuatannya, Saudi disangkakan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun. Namun, sampai berita ini dilansir Satreskrim Polres Madina belum memberikan informasi lebih lanjut, termasuk kebenaran pelaku yang mengalami gangguan jiwa serta motif penganiayaan ini.

Editor: Pendy

  • Penulis: Ahmad Effendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSU Panyabungan Bau

    RSU Panyabungan Bau

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Air Kosong di Kamar Mandi MADINA-Air di kamar mandi Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan, Kabupaten Madina kosong. Akibatnya, seluruh ruangan di tempat bau busuk yang menyebabkan pasien dan keluarga pasien merasa resah dan merasa tidak nyaman. Amatan METRO, Kamis (9/2) sekitar pukul 11.00 WIB di beberapa kamar mandi RSU plat merah yang berada di Kelurahan […]

  • KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyegelan kios di Pasar Sangkumpal Bonang terus berlanjut. Sebelumnya kios yang disegel hanya 11 unit, kemarin (27/5) jumlahnya bertambah menjadi 73 kios. Ironinya, penyegelan itu disertai pemutusan aliran listrik di masing-masing kios. Menurut Penasehat Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Erwin Saleh Nasution didampingi Wakil Ketua Lukman, Sekretaris Ashari Siregar, dan pedagang lainnya, jumlah itu sesuai […]

  • Warga Paluta Keluhkan Sampah

    Warga Paluta Keluhkan Sampah

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait. Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak […]

  • Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bayi memiliki mata satu lahir di RSU Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (13/9/2018). Infomasi yang dihimpun di RSU Panyabungan, bayi ini merupakan anak ke-5 dari pasangan Yulianti dan Rianto berasal dari pulau Jawa berdomisili di Kayujati, Panyabungan. Menurut keterangan sejumlah warga Kayujati, Rianto berprofesi pekerja tambang emas di kawasan perbukian Hutabargot […]

  • Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Melissa Perez lahir dan besar dalam keluarga Katolik. Sejak kecil ia akrab dengan ritual Katolik seperti Natal, Misa, dan Rosario. Meski keluarganya percaya pada satu Tuhan, yang disebut Yesus, namun, pada waktu lain mereka menyebutnya lain, yakni Bapa. Inilah yang membingungkan Mellisa. Menurut Melissa, cara hidup Katolik tidak benar-benar ketat. Meski banyak aturan dalam Alkitab […]

  • ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle M Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Relung Hari Kemerdekaan)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Staf Ahli P&H Pemkab Madina   Sedang Tidak Baik-Baik Saja Akhir-akhir ini di media sosial milenial dan Gen-Z ramai dengan tagar #Indonesia TidakBaikBaikSaja dan #KaburAjaDulu. Tentu itu bukan sekedar gimmick. Jika dicermati dari sisi psikolagi sosial di zaman serba milenial ini, dengan cara hidup yang […]

expand_less