Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pak Bupati, Ada Bocah Penderita Benjolan di Wajah di Desa Tanjung Jae Madina, Berharap Uluran Tangan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN TIMUR( Mandailing Online) Nasaruddin ( 11 ) anak dari pasangan Mulyadi ( 36 ) dan Yusniar ( 35 ), warga Desa Tanjung Jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera Utara ini sudah 4 tahun terakhir merasakan sakit di bagian tenggorokan dan mengalami lemah saraf otak akibat cairan yang terus membengkak di bagian wajah nya.

Dari penuturan Yusniar Ibu kandung Nasaruddin pada Mandailing Online Senin (02/7/2023) penyakit yang diderita anaknya berawal dari tahi lalat yang hidup dibagian wajah yang dibawa sejak lahir.

” awal nya cuma tahi lalat di wajahnya, cuma herannya, tahi lalatnya terus membesar, 4 tahun terahkir anak  saya sering merasa sakit di tenggorokan, bahkan merusak pita suara, belum lagi saraf otaknya yang semakin lama semakin melemah, sering mengeluh sakit dikepala ” kata Yusniar.

Ia mengaku, dengan modal BPJS, tahun 2011 lalu, anak nya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit di Medan, selama 10 hari di rawat biaya hidup selama di medan habis dan akhirnya penanganan medis pun di hentikan.

” sebenarnya kalau biaya berobatnya gratis karena ada BPJS, cuma biaya hidup sehari hari yang menjadi kendala utamanya, kalau ayah nya tidak bekerja, dari mana kami dapat makan, untuk biaya sehari hari saja kami susah pak, tutur Yusniar sambil menangis.

Dari hasil diagnosa dokter kata Yusniar, benjolan di wajah Nasaruddin itu adalah cairan dan akan terus merusak saraf saraf yang ada apabila tidak ditangani dengan serius. Dokter pernah menyarankan untuk operasi, namun keterbatasan biaya hidup dan perongkosan ke medan menjadi kendala utama.

Rumah ukuran 3×4 ini adalah tempat tinggal Bocah Penderita Benjolan di wajah warga Desa Tanjung Jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina ( fikri )

Ayah Nasaruddin sendiri diketahui hanya bekerja pedagang asesoris yang hanya berpenghasilan Rp.600/ bulan, tinggal di runah kayu berukuran 3×4 saja dan memiliki 4 anak. pasangan suami istri ini tetap berharap kesembuhan anak nya.

Seandainya Pak Bupati Madina H.M.Jakfar Sukhairi Nasution atau Dermawan ada yang bisa memberi kami biaya sehari hari selama berjalannya pengobatan, pasti anak mai akan kami bawa kembali berobat” harap Yusniar.

BPJS memang menjadi solusi bagi warga yang kekurangan ketika hendak berobat, namun terkadang yang menjadi kendala biaya hidup sehari hari mereka ketika harus melakukan pengobatan diluar daerah.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendambakan Sistem Kesehatan yang Mudah dan Murah

    Mendambakan Sistem Kesehatan yang Mudah dan Murah

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik Mendambakan kesehatan yang mudah, murah dan gratis tentu saja menjadi harapan seluruh rakyat bangsa ini. Hal ini pasti bisa terwujud, sebab Indonesia adalah negeri yang Allah SWT anugrahkan kekayaan yang melimpah ruah. Dengan segala kekayaan ini, tentulah segala kebutuhan rakyat dapat dipenuhi oleh negara bukan saja […]

  • Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedikitnya 430 hektar persawahan di kawasan Saba Palas, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) mengalami kekeringan akibat kekurangan air. Kondisi tanah di persawahan saat sudah retak akibat kekeringan retak – retak dan terancam gagal panen. Kekurangan suplai air ke kawasan persawahan itu berlansung sejak masa persemaian. Hingga sekarang […]

  • Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Enam pejabat Pemkab Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersangka korupsi pengutipan uang seleksi PPPK, resmi menjadi tahanan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Kamis (1/8/2024). Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu langsung menahan enam tersangka setelah penyidik Subdit Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan pelimpahan tahap II, […]

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    Mahasiswa Diskusi dengan Saipullah Seputar Visi-Misi SAHATA

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur (IMPATI) mengajak calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution berdialog interaktif seputar visi-misinya memajukan Kabupaten Madina lima tahun kedepan. Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan itu diadakan di Posko Pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA), Jalan Willem Iskander, […]

  • Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini Bagian Perekonomian Pemkab Mandailing Natal memiliki target PAD sebesar 700 juta rupiah dari sektor perizinan HO. Pihak Bagian Perekonomian optimis mampu memenuhi target itu. Sebab, berdasar pengalamannya tahun 2015,  Bagian Perekonomian justru merealisasikannya sebesar 109 % dari target Rp.700 juta. Meski begitu, Pihak Bagian Perekonomian tetap secara rutin […]

expand_less