Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pak Bupati, Ada Bocah Penderita Benjolan di Wajah di Desa Tanjung Jae Madina, Berharap Uluran Tangan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN TIMUR( Mandailing Online) Nasaruddin ( 11 ) anak dari pasangan Mulyadi ( 36 ) dan Yusniar ( 35 ), warga Desa Tanjung Jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera Utara ini sudah 4 tahun terakhir merasakan sakit di bagian tenggorokan dan mengalami lemah saraf otak akibat cairan yang terus membengkak di bagian wajah nya.

Dari penuturan Yusniar Ibu kandung Nasaruddin pada Mandailing Online Senin (02/7/2023) penyakit yang diderita anaknya berawal dari tahi lalat yang hidup dibagian wajah yang dibawa sejak lahir.

” awal nya cuma tahi lalat di wajahnya, cuma herannya, tahi lalatnya terus membesar, 4 tahun terahkir anak  saya sering merasa sakit di tenggorokan, bahkan merusak pita suara, belum lagi saraf otaknya yang semakin lama semakin melemah, sering mengeluh sakit dikepala ” kata Yusniar.

Ia mengaku, dengan modal BPJS, tahun 2011 lalu, anak nya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit di Medan, selama 10 hari di rawat biaya hidup selama di medan habis dan akhirnya penanganan medis pun di hentikan.

” sebenarnya kalau biaya berobatnya gratis karena ada BPJS, cuma biaya hidup sehari hari yang menjadi kendala utamanya, kalau ayah nya tidak bekerja, dari mana kami dapat makan, untuk biaya sehari hari saja kami susah pak, tutur Yusniar sambil menangis.

Dari hasil diagnosa dokter kata Yusniar, benjolan di wajah Nasaruddin itu adalah cairan dan akan terus merusak saraf saraf yang ada apabila tidak ditangani dengan serius. Dokter pernah menyarankan untuk operasi, namun keterbatasan biaya hidup dan perongkosan ke medan menjadi kendala utama.

Rumah ukuran 3×4 ini adalah tempat tinggal Bocah Penderita Benjolan di wajah warga Desa Tanjung Jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina ( fikri )

Ayah Nasaruddin sendiri diketahui hanya bekerja pedagang asesoris yang hanya berpenghasilan Rp.600/ bulan, tinggal di runah kayu berukuran 3×4 saja dan memiliki 4 anak. pasangan suami istri ini tetap berharap kesembuhan anak nya.

Seandainya Pak Bupati Madina H.M.Jakfar Sukhairi Nasution atau Dermawan ada yang bisa memberi kami biaya sehari hari selama berjalannya pengobatan, pasti anak mai akan kami bawa kembali berobat” harap Yusniar.

BPJS memang menjadi solusi bagi warga yang kekurangan ketika hendak berobat, namun terkadang yang menjadi kendala biaya hidup sehari hari mereka ketika harus melakukan pengobatan diluar daerah.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Peranan trio anak Mandailing (Adam Malik, Pangulu Lubis, Rahmat Nasution) dalam menyiarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia jarang dipublikasi. Padahal berita itu sangat vital dan disiarkan satu setengah jam sebelum Soekarno membacakan teks Proklamasi di Pengangsaan Timur 56, Jakarta. (Dikutip dari buku Madina Madani ditulis Basyral Hamidi Harahap) Perlu dicatat peranan anak Mandailing: Adam Malik, Pangulu […]

  • Teror Beruang di Ulu Pungkut

    Teror Beruang di Ulu Pungkut

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Warga di Desa Simpang Duhu Dolok, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal merasa terancam oleh kehadiran beruang dalam dua pekan terakhir. Beruang yang diperkirakan berusia dewasa ini kerap muncul berkeliaran di perkebunan warga sehingga membuat warga resah dan takut. Pihak Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) Resort 4 Alahan Kae telah […]

  • Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Lima anak mengalami luka ringan dan memar setelah gerbong kereta api mainan di pasar malam, Jalan Bilal Ujung, Brayan Darat, Medan, Sumatera Utara, yang mereka naiki terguling, Sabtu (02/02/2013) sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi yang diperoleh, saat kejadian ada lima anak dan satu orang dewasa, Anto, yang ikut dalam wahana tersebut. Setelah […]

  • Ima Madina : Kondisi Madina Makin Parah, Ridwan Rangkuti : Bupati Madina Harus Rangkul Semua Elemen

    Ima Madina : Kondisi Madina Makin Parah, Ridwan Rangkuti : Bupati Madina Harus Rangkul Semua Elemen

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harus merangkul semua elemen agar roda pemerintahan sukses lima tahun ke depan. “Kalau tidak, yakinlah bupati dan wakil bupati akan kewalahan di masa mendatang,” kata Ketua Persatuan Advokad Indonesia Wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti,SH.MH yang dilansir Malintang Pos, Sabtu (20/8/2016). “Saya pikir setelah mengamati selama hampir tiga bulan ini, langkah […]

  • Kantor Camat Berastagi Dibakar

    Kantor Camat Berastagi Dibakar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO-Aksi teror pasca Pemilukada Karo kembali terjadi, setelah sebelumnya aksi pembakaran ban saat kunjungan Kapolda Sumut, Selasa (2/11) lalu. Kemarin (6/11), Kantor Camat Berastagi dibakar orang tak dikenal ( OTK) sekira pukul 01.15 WIB. Akibatnya, seperangkat peralatan di ruangan kerja camat hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah peralatan dan […]

  • Peraturan Berubah, Penyaluran Benih Padi Telat

    Peraturan Berubah, Penyaluran Benih Padi Telat

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) menyatakan penyaluran benih kepada petani melorot dari jadwal, diperkirakan baru akan tersalur pada September ini. Keterlambatan penyaluran benih unggul ini menyebabkan terganggunya satu kali musim tanam, yakni musim tanam bulan Maret. Melorotnya jadwal itu akibat adanya perubahan kebijakan pemerintah Jakarta tentang perubahan dari Bantuan Langsung Banih […]

expand_less