Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • print Cetak

BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma.

Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap telah mempermainkan masyarakat khusus nya mereka yang tergabung di Koperaai Unit Desa ( KUD) Setia Abadi.

Dalam orasinya, Najamuddin menjelaskan bahwa perusahaan PTPN IV telah ingkar janji terhadap kesepakatan terkait kekurangan lahan koperasi.

Selain itu, KUD Setia Abadi kata Najamuddin juga mengkritik kebijakan PTPN IV selaku ayah angkat terkait harga TBS yang tidak sesuai dengan harga pedoman dari Disbun atau harga PKS sekitar Batu Sondat.

“Bila dibandingkan dengan harga TBS di pabrik kelapa sawit ( PKS) milik PT. TBS Tandikek dengan PKS Timur PTPN IV, selisih harganya lebih dari 400 Rupiah/kg. Jadi jelas, kerugian dialami peserta plasma dari nilai jual TBS 400 Rupiah/kg.”ungkapnya.

Selain masalah kekurangan lahan dan harga TBS, para pengunjuk rasa juga menuntut perusahaan PTPN IV menjelaskan terkait hutang Koperaai yang dinilai tak lunas lunas

” Pembangunan kebun plasma KUD Setia Abadi itu dari dana Revitalisasi akad kredit dengan Bank Mandiri dan itu sudah lunas. Namun aneh, meski lunas, Keperasi Setia Abadi tetap dinyatakan memiliki hutang senilai Rp. 23 miliar, ”

Najamuddi dan ratusan orang lainnya menuntut perusahaan perkebunan itu menjelaskan alur hutang Koperasi Setiap Abadi tersebut.

Awalnya Izin lokasi jelas Najamuddin yang terbit 2.400 Ha untuk 1.200 Anggota KUD (Desa Batusondat, Kampung Kapas, Bintungan dan Muara Pertemuan) dan akad kreditnya cair 110 miliar. Namun tidak bisa dikuasai dan dibangunkan Oleh pihak PTPN IV.

Setelah itu imbuhnya, sesuai kesepakatan Izin lokasi berubah menjadi 1.000 Ha, tapi khusus untuk Masyarakat Desa Batu Sondat.

Namun sampai saat ini kata Najamuddin yang terealisasi hanya 212 Ha. Itupun lahannya tidak produktif semuanya dan hanya 110 Ha yang produksi maksimal.

Atas kronologis diatas tambahnya jelas Najamuddun sebelum tuntutan Kami Terealisasi, Maka lahan yang kami patok hari ini, akan kami Stanvaskan berketerusan.

Najamuddin dan warga mengancam, apabila tuntutan tidak direalisasikan akan dilakukan Penyetopan Tangki CPO, Inti dan TBS yang keluar masuk PTPN IV.(***)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Aneh, Pemda Mandailing Natal merental mobil dinas untuk menunjang aktifitas Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami. Rentalnya mencapai Rp.170.000.000 per tahunnya. Hal ini terungkap setelah diketahui mobil dinas yang biasa di pakai oleh Wakil Bupati ber merk Hyundai mengalami kerusakan meski tergolong baru. Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal Irsan […]

  • Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapanuli Tengah: Unjuk rasa warga yang tergabung dalam Forum Lampu Merah (FLM) Pandan di depan Gedung DPRD Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Senin (25/10), diwarnai keributan. Kericuhan terjadi saat pendemo mendorong pagar kantor DPRD karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung. Petugas Satpol PP bersikeras tidak memasukkan para demonstran meski turun hujan. Salah satu ketua anggota […]

  • Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    Dana Desa Perlu Dievaluasi Nomenklatur dan Metode Pengelolaannya

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sekitar delapan tahun Dana Desa ( DD ) ditransfer ke daerah dengan jumlah rata rata per desa per tahun sekitar 1 milliar rupiah, anggap satu desa sudah menerima aliran dana segar ini 8 milliar rupiah kemudian coba dicek ke lapangan apa dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, ternyata dana sebesar itu tidak memberikan dampak signifikan […]

  • Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iyusan Sukoco, guru sekolah  dasar negeri (SDN) 328 di Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minggu terakhir menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Ia Sukoco yang akrab sisapa itu dilaporkan oknum orang tua murid SD dimana Sukoco menjadi guru dengan tuduhan tibdakan kekerasan pada siswa. Laporan polisi nya […]

  • Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga segmen kebudayaan Mandailing dibahas pemerintah daerah bekerjasama dengan dua organisasi kebudayaan serta akademisi. Acara yang bertajuk Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (14/9/2019). Pesertanya terdiri dari Lembaga Adat Budaya Mandailing Natal; Forum […]

expand_less