Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Tekan Inflasi Gubsu Salurkan Saprodi ke Petani

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guna menekan inflasi, 10 kelompok tani yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perhatian khusus dari Pj. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni.

Perhatian itu diwujudkan dengan pemberian bantuan bibit bawang merah, pupuk organik, dan pupuk cair. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Adri Nasution dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara, Rabu (4/12/2024), di Kantor UPT Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Desa Darusalam, Panyabungan.

Saprodi adalah sarana dan prasarana produksi pertanian, berupa bibit, pupuk, pestisida, zat pengatur tumbuh, alat pertanian.

Penyerahan bantuan disaksikn oleh Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Gerindra Rahmad Rayyan Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, Plt. Kepala Dinas PUPR Elfi Yanti Harahap, dan para kepala bidang serta penyuluh lapangan.

Adri Nasution mengatakan bantuan bibit dan pupuk itu merupakan program Pj. Gubernur Sumut dalam menekan inflasi di Sumut. Madina, kata dia, terpilih sebagai penerima bantuan dari 11 kabupaten/kota yang terpilih di Provinsi Sumut.

“Kenapa Kabupaten Madina dipilih sebagai penerima bantuan ini? Itu adalah karena kualitas pertanian dan potensinya tinggi di sini, sehingga diharapkan dapat menekan inflasi,” katanya.

Mewakili Gubernur Sumatera dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara, Adri berharap bantuan tersebut dapat dijaga dengan baik.

“Mudah-mudahan pertanian di Kabupaten Madina ini semakin berkembang dan maju,” ungkapnya.

Sementara Rahmad Rayyan berharap kepada seluruh kelompok tani yang mendapat bantuan agar menjaga kualitas pertanian dan terus berkoordinasi dengan penyuluh lapangan pada Dinas Pertanian.

“Kalau program ini gagal, yang rugi adalah kita bersama. Namun, kalau ini berhasil, yang beruntung adalah bapak/ibu petani sekalian. Saya harap jangan malu, jangan minder untuk bertani,” ucapnya.

Rayyan mencontohkan kelompok tani yang ada di Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Petani tersebut rutin melaporkan kepadanya tentang kualitas dan perkembangan yang semakin tinggi. Hal itu terwujud atas kepedulian bersama dalam mengawasi dan membimbing para petani.

“Mari kita gali potensi alam di Madina, mari kita mulai supaya kita jadi sentra pertanian minimal bisa mencukupi di wilayah Tabagsel,” tegasnya.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, dan Anggota DPRD Sumut Rahmad Rayyan Nasution yang telah peduli akan kemajuan pertanian di Madina.

Atika berharap perhatian yang diberikan ini dapat mengendalikan infalasi di bidang pertanian. Dia juga menekankan harus dijaga secara balance (keseimbangan). (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas reskrim Polda Sumatera Utara dipimpin Kompol Andry Setiawan dan AKP Syafrijal berhasil meringkus dua orang diduga kuat sebagai otak pelaku terjadinya kerusuhan di Madina. Kedua tersangka diamankan petugas dari lokasi persembunyian mereka di daerah Jakarta. Informasi berhasil dihimpun wartawan, Jum’at (13/1) , para tersangka berhasil yang diamankan petugas masing-masing, Drs. H. Izuddin Marzuki […]

  • DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    DPRD Madina Akan Usut Nasib Rekomendasi Pansus Palmaris

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina akan memanggil seluruh pejabat Pemkab Madina yang terkait dengan PT. Palmaris mempertanyakan mengapa eksekusi pencabutan izin PT. Palmaris tak jalan. Itu dikatakan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Hj. Leli Artati, S.Ag menjawab wartawan di ruang kerjanya, gedung DPRD Madina, Selasa (29/3). Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan DPRD […]

  • Ekspo Ekonomi, Warga Bisa Tukar Sampah dengan Beras

    Ekspo Ekonomi, Warga Bisa Tukar Sampah dengan Beras

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Event Madina Expo Ekonomi Kreatif, UMKM, dan IKM berlangsung semarak di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Jumat (12/8). Sejumlah stan pada pameran untuk menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI itu menampilkan beragam produk unggulan dan khas Mandailing Natal. Bahkan, stan […]

  • Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDOARJO-: Ratusan aparat desa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berunjuk rasa dengan cara memblokir Jalan Raya Porong dengan tuntutan supaya mereka diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Salah seorang koordinator aksi Khoirul M, Kamis (11/11) mengatakan aksi ini dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan perangkat desa seluruh nusantara. “Selain diangkat menjadi PNS, kami juga menuntut supaya masa […]

  • Produk Kentang Masih 208 Ton

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kentang Hutanagodang terus merosot produksinya sejak tahun 2007 lalu. Padahal, kentang produk Hutanagodang memiliki cita rasa tinggi, kualitasnya jauh diatas kentang petani Kabupaten Karo. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Mandailing Natal (Madina), satu-satunya kawasan di Madina yang membudidayakan kentang hanya Ulu Pungkut. Pada tahun 2007 luas tanam dan luas panen […]

  • Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

    Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Propinsi Sumatera Utara (Sumut) menargetkan produksi padi tahun 2012 mencapai 4.027.301 ton atau naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai 3.659.683 ton. Kepala Dinas Pertanian Sumut, Muhammad Roem mengatakan, kebutuhan beras dari tahun ke tahun meningkat seiring dengan banyaknya jumlah penduduk. Untuk itu, target produksi padi ditingkatkan menjadi 4.027.301 ton. “Kita optimis dapat mencapainya. […]

expand_less