Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Inspektur Madina Akui Inspektorat Lamban, ini Penyebabnya 

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektur akui lambannya kinerja Inspektorat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebab masih kekurangan fungsional auditor, kekurangan anggaran, ruang pemeriksaan khusus serta hal lainnya guna mencapai tugas kantornya. Inspektur Rahmad Daulay, ST. mengatakan jumlah kebutuhan fungsional Auditor idealnya 79 orang dengan rincian 1 orang Auditor Ahli Utama, 6 orang Auditor Ahli Madya, 18 orang Auditor Ahli Muda, dan 54 orang Ahli Pertama.

“Masalah inspektorat lamban, ya memang lamban. Kenapa lamban ? karena kekurangan jumlah auditor, kalo jumlahya lengkap aman. Dan fungsi tugas inspektorat itu beragam, seperti pengawasan internal terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang mencakup audit keuangan, pemeriksaan kinerja, pengawasan kebijakan dan program, serta investigasi pelanggaran aturan atau dugaan pelanggaran lainnya,” Kata Rahmad Pada Mandailing Online diruangnya Jum’at (03/10/2025).

Disampaikan Rahmad. Saat ini, Fungsional Auditor Inspektorat Madina hanya 22 orang saja, dengan klasifikasi C1 (enam gugus tugas). 22 orang terbagi 2 subjek 9 orang Jabatan Fungsional Pengawasan Urusan Pemerintahan Daerah (JF PPUPD) dan 13 orang Jabatan Fungsional Auditor (JFA). “Segitulah saat ini yang bertugas menangani perkara mulai dari Desa atau Instansi, dan itu berpengaruh karena banyak persoalan yang masuk ke sini” Ujar Inspektur.

Ada 377 Desa, 27 Kelurahan di Madina, dan instansi lingkungan Pemkab Madina yang tumpah ke Inspektorat Madina terkait seluruh aktivitas pemerintahan sama halnya dengan aduan, klarifikasi, perilaku apratur atau ihwal lainnya. Dicontohkan Rahmad 1 kasus bisa lebih 1 bulan penanganannya tergantung ke koperatifan pihak dalam proses yang ada.

Menurut Inspektur penyelesaian masalah harus dilakukan secara berjenjang, alur atau tingkatkan yang dipakai pemerintah dan instansi hingga bisa dijerninhkan di awal. Peran inspektorat tidak hanya sebagai “pengawas” yang mencari kesalahan, tetapi juga sebagai pembina, konsultan, sekaligus pengawal akuntabilitas dalam pemerintahan.

“Jadi, semua masalah tumpah ke inspektorat contohnya BPD (Badan Permusuhan Desa) cendrung tidak menjalankan fungsi atau mengawsi kades, masayarakat dan tak mempertanyakan ke Camat lebih dahulu.

Ya, harusnya selesaikan di tingkat Camat atau Desa. BPD kan menampung aspirasi masyarakat, selesaikan dulu di BPD, terakhir lah Inspektorat,” Dibeberkan Rahmad.

Contoh lain dijelaskannya. Bila lembaga pendidikan atau sekolah, selesaikan di tingkat pengawas sekolah, mestinya pengawas sekolah lebih difungsikan. Juga Lingkungan Pemda atau Instansi lantaran fungsi klarifikasi Kepala Dinas (Kadis) kurang.

“Terkait kendala untuk menjalankan tugas yang optimal seperti jumlah SDM yang kurang, anggaran kurang, gedung kurang, aula tak ada dan Ruang pemeriksaaan khusus tidak ada. Artinya jauh dari layak. Namun, upaya inspektorat sendiri, masalah kekurangan SDM kita telah mengikuti diklat nasional, soal anggaran kita komunikasi dengan badan keuangan. Untuk gedung kita sedang membangun gedung, kemungkinan 2 tahun bisa siap. Kita tetap bekerja semaksimal mungkin tanpa harus mengeluh,” Tuturnya.

Lebih lanjut, Inspektorat Madina sendiri telah berupaya memecah kekurangan terkait Auditor dan fasilitas lain. Sebagaimana dokumen dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Inspektorat Jendral Nomor : 800.1.2.1/1311/IJ pada Bupati Mandailing Natal Hal : Rekomendasi Kebutuhan Jabatan Fungsional PPUPD Pada Inspektorat Daerah Kabupaten Mandailing Natal.

Dokumen lainnya, dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal : Rekomendasi Kebutuhan JFA pada Inspektorat Mandailing Natal. Isi surat tersebut tertuang tentang Penjelasan Selisih Perhitungan Kebutuhan JFA pada Inspektorat Mandailing Natal pengusulan kebutuhan fungsional auditor sebanyak 79 orang. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Selain kondisi jalan teramat parah, jaringan PLN juga belum ada di Desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Sektor pendidikan dan kesehatan juga sangat memprihatinkan di desa terisolir tersebut. “Sebetulnya keluhan ini sudah sering kita sampaikan baik itu melalui media, melalui DPRD Madina, akan tetapi nampaknya pembangunan belum terlaksana,” kata tokoh […]

  • Remaja Dihimbau Hindari Seks Pranikah

    Remaja Dihimbau Hindari Seks Pranikah

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Psikolog Universitas Medan Area, Mustika Tarigan meminta remaja harus menghindari seks pranikah sementara orang tua dituntut mewaspadai buah hati mereka agar tidak terjerumus untuk berhubungan intim. “Perbuatan seperti itu tidak hanya menyangkut moral seorang remaja, tetapi juga merupakan tindakan tidak terpuji yang harus dijauhi,” katanya di Medan, Selasa 30 November 2010, ketika diminta […]

  • 2011, lintas pantai barat Madina diperbaiki

    2011, lintas pantai barat Madina diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merencanakan akan memperbaiki jalan lintas provinsi menuju pantai barat Kabupaten Madina pada 2011. Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir kondisi badan jalan sepanjang 35 kilometer ini rusak parah, sehingga di beberapa titik seperti kubangan kerbau. Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara melalui kepala bagian humasya, MTaufik Lubis, mengatakan Pemprovsu […]

  • Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Merenggangnya hubungan antara Indonesia dan Australia yang disebabkan isu penyadapan oleh Australia kepada beberapa pejabat pemerintahan di Indonesia, ternyata berimbas pada hubungan kerjasama antara kedua negara tersebut. Salah satu imbasnya di sektor perdagangan, seperti impor daging sapi dari Australia yang kabarnya bakal dihentikan pemerintah Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan […]

  • 3 Kandidat Pilkada Madina Saya Merekomendasi SOFWAT-BEIR

    3 Kandidat Pilkada Madina Saya Merekomendasi SOFWAT-BEIR

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Zulkifli Lubis Saya mengawali tulisan ini mengulas ragam masalah daerah ini yang harus dicari solusinya jika daerah ini ingin bangkit lebih baik ke depan. Kabupaten Madina sejak dimekarkan dua puluh tahun silam dirasa belum berhasil menjadi kabupaten yang membanggakan. Saya sebagai putra daerah dimana sering berkunjung belakangan ini ke Madina dapat melihat betapa […]

  • KPU Tetapkan Perolehan Suara Pilkada Madina Tahun 2015

    KPU Tetapkan Perolehan Suara Pilkada Madina Tahun 2015

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi menetapkan perolehan suara pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Penetapan ini berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Mandailing Natal di Aula KPU Mandailing Natal, Kamis (17/12). […]

expand_less