Senin, 6 Apr 2026
light_mode

Rombongan NNB Diamuk Massa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Agt 2011
  • print Cetak


Tuntut Pelaku Ditangkap, Warga Sisipa Blokir Jalan
Warga Desa Siloung, Sialang, dan Parindoan atau Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, memblokir jalan dengan mendirikan tenda dan menanam pohon karet, Minggu (31/7) pagi. Aksi ini menyebabkan kemacetan sekitar 3 kilometer selama 6 jam.

Menurut Kades Sisipa Ikhlas Rambe, pemblokiran jalan tersebut merupakan buntut dari aksi pengeroyokan yang dilakukan sekitar 50 pemuda Desa Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Minggu (24/7) lalu. Massa mengeroyok rombongan Naposo Nauli Bulung (NNB) Sisipa yang pulang berlibur dari Pantai Barat Muara Upu.
Diceritakan kades, rombongan NNB Sisipa pergi dengan menggunakan tiga angkot. Salah satu angkot terkena amuk warga Desa Hutaraja. Dan, angkot yang dimassa itu bernomor polisi BB 1124 HC dengan sopir Indra Syahwani Rambe (28). Di dalam angkot, ada sekitar 20 NNB Sisipa, dan 15 di antaranya wanita.
Awalnya, kata kades, rombongan NNB bermain bola di pantai. Lalu, tanpa sengaja salah seorang warga Desa Hutaraja terkena bola. Selanjutnya, rombongan NNB meminta maaf.
Sekitar pukul 19.30 WIB, rombongan hendak pulang ke Sisipa, tiba-tiba saja rombongan terakhir yang menaiki angkot BB 1124 dicegat beberapa orang yang tidak mereka kenal. Selanjutnya, tanpa ada ucapan apa pun bersama dengan puluhan massa lainnya, langsung melakukan aksi kekerasan dengan menghancurkan mobil dan memukuli penumpang yang ada di dalam menggunakan kayu dan botol. Akibat aksi ini, angkot hancur dan penumpang di dalamnya mengalami luka-luka serius.
Kades menambahkan, beberapa penumpang yang mengalami luka adalah Indra Syahwani Rambe (sopir), Rita Siregar (18), Dodi (18), Mita (20), Mujur Siregar (22), Asda (17), Tilom (17), Lasmi (17), Iman Rambe (17), Saddam (17) dan lainnya.
Setelah diamuk massa, rombongan ini melanjutkan perjalanan pulang. Lalu, melaporkan kejadian tersebut kepada warga Desa Sisipa. Lantas, oleh warga kejadian ini dilaporkan ke Polsek Batang Toru. Dan, para korban dirawat di klinik Ryiski Batang Toru.
Namun, sambung kaeds, seminggu setelah dilaporkan tidak ada tanda-tanda pelaku pengeroyokan akan diproses oleh Polsek Batang Toru. Selanjutnya, perwakilan Desa Sisipa diutus ke Desa Hutaraja untuk membicarakan masalah tersebut, tetapi tidak mendapatkan respon dari pihak Desa Hutaraja.
Akhirnya, karena tidak ada respon dari warga dan polisi, masyarakat Sisipa memutuskan memblokir jalan agar persoalan mereka ditanggapi. “Itu lah alasan mengapa kita sampai melakukan aksi blokir jalan. Harapan kita persoalan yang sedang kami hadapi ditanggapi oleh pemerintah. Dan, pihak kepolisian segera menangkap pelaku kekerasan, lalu diproses secara hukum dan kerugian yang kami alami diganti,” tegas kades.
Setelah dilakukan mediasi antara Polres Tapsel yang dipimpin Kompol Zainuddin P dengan tokoh masyarakat Desa Sisipa dan Camat Batang Toru A Raja Nasution, disepakati dalam surat perjanjian persoalan ini akan diserahkan kepada muspida plus. Akhirnya, masyarakat membuka blokir jalan sekitar pukul 14.00 WIB.
Wakapolres Tapsel Kompol Zainuddin didampingi Kabag Ops Kompol J Siregar mengatakan, pihaknya sudah mengetahui identitas para pelaku kekerasan. Jumlahnya lebih dari satu orang. Namun, sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk bisa menyeret para pelaku ke ranah hukum. “Secepatnya para pelaku akan kita tangkap,” tegas keduanya.
Sementara itu, soal permintaan ganti rugi yang diajukan warga Desa Sisipa, pihaknya akan membantu kecamatan untuk melakukan mediasi antara warga Sisipa dengan Hutaraja. “Kita berada di jalur hukumnya. Soal ganti rugi jadi ranah pemerintah. Namun, kita akan bantu mediasi,” sebut keduanya.
Camat Batang Toru A Raja Nasution menegaskan, pihaknya akan berupaya melakukan mediasi dengan Camat Muara Batang Toru agar persoalan ini segera selesai. (phn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARI INI ADA YANG MATI

    HARI INI ADA YANG MATI

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Humas DPRD Mandailing Natal Sebut saja namanya “Juang”, lelaki lajang 25-an tahun yang minggu lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Menggantung diri di pintu kamar orang untuk sebuah kematian yang dipilih. Sebutlah ini takdir, suratan, karena rezeki, jodoh dan ajal adalah takdir Tuhan. Tetapi alangkah kejamnya takdir yang disuratkan kepada “Juang” karena […]

  • Menag akan Kunjungi Desa Tabuyung Madina

    Menag akan Kunjungi Desa Tabuyung Madina

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Surya Dharma Ali dijadwalkan mengunjungi Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (29/9). Menteri hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Raya Tabuyung. “Kehadiran Menteri Agama di Desa Tabuyung atas undangan Haji Anif untuk peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Raya Tabuyung dan klinik […]

  • Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus dugaan korupsi tukar guling atau ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB) Medan II Tarmizi dan Direktur Utama PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, kembali digelar PN Medan, Senin (28/02/2011). Sidang yang digelar di Ruang Cakra […]

  • Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) memusnahkan 417 kilogram ganja di Halaman Mapolres Madina, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Jumat (20/01/2012) lalu. Tokoh Masyarakat Panyabungan H Ismail Hakim mengatakan rasa bangganya atas penemuan ladang ganja maupun narkoba dari parra tersangka. Namun ia merasa kecewa karena tidak satu orang pun petani ganja yang bisa ditangkap. (Beritasumut.com/Muhammad […]

  • Pemilih Tetap Pilkada Madina 329.684 Orang

    Pemilih Tetap Pilkada Madina 329.684 Orang

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar Pemilih Tetap Pilkada Madina sebanyak 329.684 orang. Dari total 329.684 terdiri dari laki-laki 160.380 jiwa  dan perempuan 169.304 jiwa. Semenetara jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah 908 TPS yang tersebar di 404 Kelurahan/Desa. Rincian daftar pemilih tetap per kecamatan adalah : Siabu                                       40.634 orang Bukit Malintang                     8.686 orang Naga Juang                             […]

  • Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    Atika: Pemkab Berjuang untuk Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terus berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu juga berkaitan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkecil kesenjangan antar wilayah dan mendekatkan pelayanan pemerintah itu sendiri kepada masyarakatnya. “Saya menegaskan hal ini di Kecamatan Batahan di hari kedua kunjungan kerja di […]

expand_less