Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Kapolres Diinstruksikan Berkantor di Polsek Tiap Jumat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Medan,

Setelah terjadinya aksi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro sangat mendukung dan menyambut baik dilaksanakannya acara silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan di Tiara Convention Hall, Senin (26/09/2011) malam.

“Silaturahmi ini sangat tepat, sebab semua komponen agama yang ada di Kota Medan berkumpul. Kemudian, kita coba memberikan masukan tentang langkah-langkah apa yang akan mereka ambil untuk mengantisipasi teror bom. Jika semua umat beragama mengikuti dan menjalankan agamanya masing-masing dengan baik, maka bom bunuh diri tidak akan  terjadi,” kata Kapolda.

Dalam acara yang turut dihadiri Walikota Medan Rahudman Harahap, Sekda Syaiful Bahri Lubis, Kajari Medan Raja Nafrizal, Muspida Plus serta tokoh agama dari semua agama yang ada di kota ini, Kapolda menegaskan agama mana pun pasti melarang umatnya melakukan bom bunuh diri.

“Untuk itulah kita minta kepada semua tokoh-tokoh agama di Kota Medan untuk memberi arahan kepada umatnya masing-masing sehingga tidak mudah terpancing dan terpengaruh dengan ajakan sesat. Jika itu dilakukan, saya yakin suasana Kota Medan yang saat ini sudah kondusif akan tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Pasca bom bunuh diri di Solo, aparat kepolisian kini telah melakukan pengamanan di ruamh-rumah ibadah. Selain itu, jelas Kapolda, pihaknya kini pro aktif menjemput bola. Artinya, Kapolresta Medan dan Walikota sudah mendatangi tokoh agama dan masyarakat. Selain itu juga mendatangi pesantren-pesantren untuk menyampaikan arahan agar tidak mudah terpancing maupun terprovokasi dengan ajakan-ajakan sesat.

“Tidak ada namanya jihad dalam Islam dengan melakukan bom bunuh diri.  Jihad itu hanya dilakukan untuk jalan agama,” jelasnya.

Kapolda selanjutnya meminta kepada seluruh Kapolres untuk setiap Jumat berkantor di polsek-polsek yang berada di wilayah hukumnya. Sebab, polsek merupakan ujung tombak paling terdepan. Dengan demikian akan diketahui kondisi apa yang tengah terjadi di wilayah tersebut. Jika pun terjadi sesuatu dengan cepat bisa terdeteksi.

Kepada para pendeta, Kapolda minta untuk memberi pengertian kepada para jemaatnya agar tidak membawa tas besar-besar ketika melaksanakan kebaktian di gereja. Disarankannya, cukup bawa tas kecil yang isinya bisa memuat alkitab guna memudahkan pihaknya dalam melakukan pengawasan.

“Selama ini kita melihat banyak jemaat yang mengikuti kebaktian di gereja dengan membawa tas-tas besar. Malah ada yang membawa ransel. Tentunya itu akan menyulitkan kita untuk mengetahui apa isi dalam tas tersebut. Untuk itu saya minta kepada para pendeta untuk mengimbau jemaatnya supaya membawa tas kecil saja,” harapnya.

Di ujung arahannya, Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga Kota Medan dari teror bom. Di samping itu berharap agar pertemuan dengan tokoh-tokoh agama ini harus rutin dilaksanakan minimal sekali dalam sebulan. Pertemuan itu tidak harus dilaksanakan di hotel-hotel.  “Pertemuan ini bisa dilakukan di masjid, gereja, kuil maupun vihara,” sarannya.

Sementara itu Walikota Medan Rahudman Harahap dalam sambutannya mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya teror bom di kota ini  bukan hanya tanggungjawab aparat keamanan semata tetapi tanggung jawab seluruh lapisan, termasuk tokoh-tokoh agama. Untuk itu harus tercipta kebersamaan yang dibangun melalui silaturahmi.

Menurut Walikota, kebersamaan itu selama ini sudah terjalin dengan baik berkat kerjasama antar tokoh agama yang tergabung dalam FKUB. Dengan FKUB ini seluruh umat beragama yang ada  di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini hidup saling berdampingan, menghormati dan damai.

“Untuk menjaga kekondusifan ini, FKUB juga telah memberikan pelatihan kepada relawannya sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat yang hidup dalam keanekaragaman baik suku maupun agama ini untuk tetap hidup saling rukun dan damai,” jujar Walikota. (BS-024)

Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lia Eden Bebas

    Lia Eden Bebas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lia Aminudin alias Lia Eden (64), terpidana kasus penodaan agama dijemput tujuh orang pengikutnya saat keluar dari Lapas Wanita Tangerang, Banten, Jumat (15/4). Lia Eden bebas setelah menjalani masa tahanan 2,5 tahun yang dijatuhkan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Sujbacran pada 2 Juni 2009. Sumber : Analisa

  • 3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : 3 Desa di kawasan izin operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tidak pernah tau keberadaan Tenaga Kerja Asing ( TKA ) diwilayahnya. Para Kepala Desa mengaku tak pernah ada laporan perusahaan ke mereka. ” pernah kami meminta data ke perusahaan terkait TKA namun tidak […]

  • Hukum Menabung di Bank (2)

    Hukum Menabung di Bank (2)

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dewan Syariah Nasional (DSN) turut menyoroti pula ketentuan umum tabungan berdasarkan Wadi’ah. Pertama,  bersifat simpanan. Kedua, simpanan bisa diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan kesepakatan. Ketiga, tidak ada imbalan yang disyaratkan, kecuali dalam bentuk pemberian (‘athaya) yang bersifat sukarela dari pihak bank. Dalam menetapkan fatwa tersebut, ulama yang tergabung dalam DSN berpijak pada Alquran, […]

  • MA Batalkan Vonis Bebas Rahudman Harahap

    MA Batalkan Vonis Bebas Rahudman Harahap

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Harapan Rahudman Harahap untuk kembali duduk di kursi walikota Medan kandas. Ini menyusul telah dikeluarkankan putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum dalam perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005 itu. Dipublikasikan di situs resmi MA, nomor register perkara 236 K/PID.SUS/2014, yang ditangani […]

  • Kemenag Diminta Buat Aturan Soal Tarif Penghulu

    Kemenag Diminta Buat Aturan Soal Tarif Penghulu

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR, Raihan Iskandar, mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) hendaknya dapat mencermati perbedaan antara gratifikasi, hadiah, shadaqah dan pungli yang masing masing tidak bisa disatukan. Definisinya berbeda-beda. Hal itu diungkapkan menanggapi banyaknya penghulu yang sering memasang tarif nikah hingga ratusan ribu, Jumat, (13/12). Menurut Raihan  perlu dirumuskan dan dibuat peraturan yang sifatnya […]

  • Ketahanan Pangan Dalam Pandangan Islam

    Ketahanan Pangan Dalam Pandangan Islam

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Yuni Yartina Aktivis Muslimah Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pola Pangan Harapan telah diterbitkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia, harapannya agar mampu menekan angka stunting. Perbadan akan menyiapkan pedoman bagi Pemerintah Daerah untuk menilai jumlah komposisi pangannya di setiap daerah. Setiap tahun akan […]

expand_less