Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Produksi Karet Menurun Dratis di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Panyabungan. Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini, membuat produksi karet petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan. Bahkan, penurunan sangat drastis terjadi sejak seminggu terakhir sehingga sangat berdampak pada perekonomian petani. “Satu minggu terakhir kita tidak bisa menderes (menyadap karet -red) akibat tingginya curah hujan, hal ini sudah mulai berdampak pada stok bahan pokok yang harus dicukupi setiap hari, karena dalam seminggu ini tidak ada pendapatan dari hasil karet. Sementara penghasilan kita dari yang lain juga tak ada,” sebut Wildan Lubis, salah seorang petani karet di Desa Tarlola, Kecamatan Batang Natal, kepada MedanBisnis, Selasa (27/9).

Dikatakannya, wilayahnya merupakan daerah pegunungan dan curah hujannya akhir-akhir ini begitu tinggi. “Hampir setiap hari terjadi hujan dan cukup panjang, atau bisa sekitar 6 jam lamanya. Ini membuat kalangan petani tak dapat menderes, sebab batang karet selalu basah,” ujarnya.

Akibat tidak adanya penghasilan selama seminggu terakhir ini, sebut Wildan, keuangan keluarganya pun semakin menipis sementara persediaan bahan pokok di rumah juga semakin habis. “Jika kondisi ini masih terjadi hingga beberapa waktu kedepan, kita tidak tahu lagi mau makan apa. Sebab persediaan di rumah pasti sudah habis. Mungkin terpaksa harus mencari hutangan, menunggu kita bias menderes lagi,” keluhnya.

Sahlan Nasution, salah seorang penampung getah karet di Kecamatan Batang Natal mengatakan, sebelum curah hujan tinggi dalam seminggu terakhir, biasanya dirinya bisa mengirim 3 – 4 truk getah karet ke pabrik getah di wilayah Tapsel. “Tapi dalam seminggu ini, untuk bias mengirim 1 truk getah saja sulit karena minimnya produksi karet yang dihasilkan petani,” katanya sembari menyatakan jika harga karet saat ini masih relative stabil di kisaran Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kilogramnya.

Kadis Perindag, Pasar dan UKM Kabupaten Natal, Ansyari Nasution, meminta kepada seluruh penampung karet yang ada di daerah itu agar tidak memanfaatkan situasi ekonomi para petani karet untuk menekan harga serta berdalih pada kualitas karet di saat musim hujan, karena ada standar harga melalui kualitasnya.

“Pinjaman para petani karet juga jangan nantinya menjadi monopoli pembelian sehingga mempengaruhi pendapatan petani juga, sebab kondisi para petani karet saat ini sudah sangat sulit, apalagi mayoritas petani karet tersebut adalah buruh train bukan pemilik kebun karet,” sebutnya. (henri)

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontes legislatif makan korban?

    Kontes legislatif makan korban?

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang. Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin […]

  • Wabup Madina Perintahkan Jaksa dan Polisi Tangkap Pelaku Pencaloan Pasar Baru Panyabungan

    Wabup Madina Perintahkan Jaksa dan Polisi Tangkap Pelaku Pencaloan Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami Nasution perintahkan Kejaksaan Negeri dan Polisi menangkap pelaku pencaloan pasar baru panyabungan. “Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal tidak melakukan pencaloan terhadap calon pedagang di Pasar Baru Panyabungan, siapa saja yang ketahuan pak jaksa dan polisi silahkan tangkap, ” Kata Atika didepan pedagang saat pengundian kios […]

  • KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Rabu 13/1) malam terhadap terduga penerima penerima suap pembangunan jalan di kawasan Indonesia Timur. Salah satu yang ditangkap adalah anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. Penelusuran JPNN.com dari situs dpr.go.id, Komisi V DPR RI ini diketuai oleh oleh anggota DPR […]

  • Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Tren pinjaman online (pinjol) kian mencemaskan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja outstanding pembiayaan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjol, terus naik. Tercatat pada Mei 2023 sebesar Rp51,46 triliun atau tumbuh sebesar 28,11% dari tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebesar 38,39% disalurkan kepada pelaku UMKM dengan penyaluran pelaku usaha perseorangan Rp15,63 […]

  • Ini Data Bantuan Alsintan Dari Provinsi Untuk Petani Madina tahun 2024

    Ini Data Bantuan Alsintan Dari Provinsi Untuk Petani Madina tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – ( Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal ( Madina ) kemaren selasa 12/3/2025 menyerahkan alat mesin pertanian ( Alsintan ) dari Kementerian Pertanian kepada sejumlah kelompok tani/ brigade pangan di Madina. Penyerahan sendiri dilakukan secara simbolis di Kecamatan Siabu. Setelah penyerahan Alsintan berlangsung ternyata salah satu brigade pangan penerima bantuan bersuara pada […]

  • HES STAIN Madina Raih Akreditasi Unggul

    HES STAIN Madina Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal, Sumut, berhasil meraih Akreditasi Unggul. Akreditasi Unggul tertuang dalam sertifikat nomor 6001/SK/BAN-PT/Ak/S/IX/2024 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini merupakan kali pertama bagi Program Studi di STAIN Mandailing Natal (Madina) meraih Akreditasi Unggul sejak STAIN Mandailing […]

expand_less