Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ketua DPRD Terdakwa, APBD Binjai Terbengkalai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
  • print Cetak

BINJAI- Status tersangka Ketua DPRD Binjai, Ir Haris Harto, mulai menggangu kinerja wakil rakyat dan pemerintahan kota Binjai. Sementara pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 belum dilakukan, khawatir dibatalkan di kemudian hari bila Haris berstatus terpidana.

Usulan penonaktifan Ketua DPRD Binjai itu diterima Biro Otonomi Daerah (Otda) Pemprovsu dari unsure pimpinan DPRD Binjai melalui Wali Kota.

Kepala Bagian Penyelenggaraan Daerah Otda Pemprovsu, Basyarin Yunus Tanjung, mengakui hal itu, Rabu (4/1).
Tapi, Pemprovsu belum bisa melakukan proses penonaktifan karena belum menerima surat pemberitahuan status Haris Harto yang saat ini menjalani proses hukum atas dugaan keterlibatan korupsi di KONI Binjai. Selanjutnya, surat tersebut diperkuat dari Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Yunus menyebutkan, setelah menyurati PN Medan, Pemprovsu akhirnya menerima surat Nomor W2/u1/114/Pid.Sus/V.01.0/1/2012 tertanggal 3 Januari 2012.

Dengan status tersebut, Pemprovsu akan segera penerbitkan SK Gubsu terkait pemberhentian sementara Haris Harto. Hal itu sesuai Pasal 110 ayat 8 PP No 16/2010 tentang Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD.
Apa tanggapan Haris Harto soal hubungan proses hukum yang dijalaninya dengan pengesahan APBD Binjai? Menurut Haris, pengesahan APBD Binjai belum dilakukan karena ada selisih anggaran belanja PNS 2012 sebesar Rp100 miliar.
Banyaknya selisih anggaran itu membuat APBD Binjai belum mendapat kata sepakat dari Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). “Jika sudah layak pasti disahkan,” tegas pria yang biasa disapa Ajo.

Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan membantah pernyataan Haris Harto. “Okelah jika ada selisih, tapi tidaklah sampai Rp100 miliar. Paling berkisaran Rp5 miliar,” ujarnya.

Timbas mengatakan, untuk pengesahan APBD Kota Binjai memang sudah terlambat. Tapi, selain Kota Binjai, masih ada sejumlah kabupaten/kota yang belum mengesahkan APBD. “Walau terlambat, tapi tidak terlambat kalilah. Karena masih banyak kabupaten/kota lainnya yang belum mengesahkan APBD,” ucap politisi PKS seraya menambahkan, masalah yang ada dalam dalam pengesahan APBD Binjai sudah disampaikan ke Gubsu, hanya belum ada jawaban. (dan.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejauh ini, 1 Warga Tewas di Banjir Bandang Bukit Malintang

    Sejauh ini, 1 Warga Tewas di Banjir Bandang Bukit Malintang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Hingga kini data jumlah korban meninggal dunia satu orang di peristiwa banjir bandang kawasan Malintang Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal. Sungai Pata Botung yang melintasi Desa Malintang, Malintang Jae dan Desa Malintang Julu,  Minggu malam (26/3) sekira pukul 21.00 Wib akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu. Korban yang meninggal […]

  • Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Taufik Siregar atau Ucok Rindang dilantik menjadi anggota DPRD Madina, Rabu (13/5/2020). Di menggantikan Ir.Zubeir Lubis dalam proses penggantian antar waktu (PAW) sesama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ir. Zubeir Lubis mengundurkan diri dari keanggotaan dewan beberapa waktu lalu dengan alasan ingin fokus pada keluarga dan usaha. Ucok Rindang dilantik […]

  • Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Muara Batang Gadis akan mengadukan kasus izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih ke KPK jika Pemkab Mandailing Natal tak mampu menuntaskannya. Ancaman itu dicuatkan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat MBG Bersatu, Selasa, (15/7/2014) terkait izin lokasi untuk PT ALN di atas tanah kadasteral KP USU di wilayah Kecamatan […]

  • TANAH PENGABDIANKU

    TANAH PENGABDIANKU

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya : Annisah Pelajar MAN Simpanggambir Dikala pagi buta mengawali hari / dengan malu fajar menyingsing di ufuk mentari / terdengar suara hiruk pikuk yang menjadi saksi akan perjuangan anak bangsa yang mengabdi / tanda terimaksih atas perjuangan yang telah dilalui Di sepanjang jalan terlihat anak bangsa / dengan seragam sekolah yang mendarah di […]

  • Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG : Dana Alokasi Khusus (DAK ), bidang pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara tahun anggaran 2011 masih ngambang pelaksanaannya. Karena sampai sekarang belum ada keluar Petunjuk pelaksanaan serta Petunjuk teknisnya ( Juklak dan Juknis ). Pernyataan ini diutarakan oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Kekayaan dan Asset Daerah ( DIPENLOKA ) Kabupaten Tapanuli Utara James Simanjuntak beberapa […]

  • Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Maheder Hasibuan (6,5), anak dari pasangan suami istri (pasutri) Fajar Hasibuan (39), dan Mawar Siregar (34), mengalami pembengkakan di bagian kepalanya yang diduga kuat hydrocephalus. Warga Dusun Sialaman Julu, Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini membutuhkan perhatian dan dermawan. Amatan METRO, Minggu (9/1), kondisi kepala membengkak yang dialami murid kelas I […]

expand_less