Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Ketua DPRD Terdakwa, APBD Binjai Terbengkalai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
  • print Cetak

BINJAI- Status tersangka Ketua DPRD Binjai, Ir Haris Harto, mulai menggangu kinerja wakil rakyat dan pemerintahan kota Binjai. Sementara pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 belum dilakukan, khawatir dibatalkan di kemudian hari bila Haris berstatus terpidana.

Usulan penonaktifan Ketua DPRD Binjai itu diterima Biro Otonomi Daerah (Otda) Pemprovsu dari unsure pimpinan DPRD Binjai melalui Wali Kota.

Kepala Bagian Penyelenggaraan Daerah Otda Pemprovsu, Basyarin Yunus Tanjung, mengakui hal itu, Rabu (4/1).
Tapi, Pemprovsu belum bisa melakukan proses penonaktifan karena belum menerima surat pemberitahuan status Haris Harto yang saat ini menjalani proses hukum atas dugaan keterlibatan korupsi di KONI Binjai. Selanjutnya, surat tersebut diperkuat dari Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Yunus menyebutkan, setelah menyurati PN Medan, Pemprovsu akhirnya menerima surat Nomor W2/u1/114/Pid.Sus/V.01.0/1/2012 tertanggal 3 Januari 2012.

Dengan status tersebut, Pemprovsu akan segera penerbitkan SK Gubsu terkait pemberhentian sementara Haris Harto. Hal itu sesuai Pasal 110 ayat 8 PP No 16/2010 tentang Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD.
Apa tanggapan Haris Harto soal hubungan proses hukum yang dijalaninya dengan pengesahan APBD Binjai? Menurut Haris, pengesahan APBD Binjai belum dilakukan karena ada selisih anggaran belanja PNS 2012 sebesar Rp100 miliar.
Banyaknya selisih anggaran itu membuat APBD Binjai belum mendapat kata sepakat dari Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). “Jika sudah layak pasti disahkan,” tegas pria yang biasa disapa Ajo.

Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan membantah pernyataan Haris Harto. “Okelah jika ada selisih, tapi tidaklah sampai Rp100 miliar. Paling berkisaran Rp5 miliar,” ujarnya.

Timbas mengatakan, untuk pengesahan APBD Kota Binjai memang sudah terlambat. Tapi, selain Kota Binjai, masih ada sejumlah kabupaten/kota yang belum mengesahkan APBD. “Walau terlambat, tapi tidak terlambat kalilah. Karena masih banyak kabupaten/kota lainnya yang belum mengesahkan APBD,” ucap politisi PKS seraya menambahkan, masalah yang ada dalam dalam pengesahan APBD Binjai sudah disampaikan ke Gubsu, hanya belum ada jawaban. (dan.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Sekjen DPP IKANAS Ungkap Sosok Saipullah

    Mantan Sekjen DPP IKANAS Ungkap Sosok Saipullah

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Dohot Anakboruna tahun 2010-2019, H. Muhammad Syurbainy Nasution mengungkap sosok calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM. Menurut Syurbainy, Saipullah adalah seorang yang memiliki tipe low profile atau cenderung lebih tenang, tidak terlalu eksentrik, dan tidak […]

  • Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    Bangunan Talut PNPM Tak Dapat Difungsikan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Singkil, Bangunan talut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di kawasan Trans Nelayan Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil dinilai mubazir karena tidak dapat difungsikan untuk apa pun juga. Bangunan talut permanen yang berada di luar kampung di pinggir ruas jalan provinsi itu dinilai syarat dengan kepentingan. Padahal diharapkan fungsinya sebagai saluran pembuangan menanggulangi banjir di […]

  • Dua Irigasi Rusak, Ribuan Ha Sawah Kering, Fahrizal Akan Berupaya di DPRD Sumut

    Dua Irigasi Rusak, Ribuan Ha Sawah Kering, Fahrizal Akan Berupaya di DPRD Sumut

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution risau pada kerusakan dua unit irigasi penyebab kekeringan ribuan hektar sawah di Mandailing Natal (Madina). Kepada wartawan di Madina, Selasa (21/2/2023), dia menyatakan akan memperjuangkan agenda pembahasan di DPRD Sumatera Utara (Sumut). Kedua unit irigasi yang rusak adalah irigasi Batang […]

  • Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal keluhkan tak adanya perhatian Pemerintah Daerah. Kesejahtraan seolah hanya pada saat janji politi saja. Meski TPI ( tempat pelelangan ikan ) telah ada, namun tidak serta merta membantu kesejahtraan nelayan. Harga ikan hasil tangkapan nelayan tetap saja dibawah sebab tidak adanya […]

  • Danau Siombun, Obyek Wisata di Panyabungan yang Terabaikan

    Danau Siombun, Obyek Wisata di Panyabungan yang Terabaikan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Danau Siombun terletak di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) salah satu obyek wisata yang tak tersentuh Pemerintah Daerah. Meski berada di tengah tengah ibu kota Kabupaten dan memiliki akses yang mudah dijangkau. Danau itu seolah menjadi angker karena tidak adanya sentuhan Dinas Pariwisata. Danau […]

  • Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4). Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan […]

expand_less