Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Diduga Pemkab Madina Belum Perpanjang Kontrak Lapangan Aek Godang Panyabungan Dipagar Pemiliknya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Pemilik lahan (tanah) Lapangan Aek Godang kini memagar lapangan (lahan) tersebut karena diduga pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) belum membayar dana perpanjangan kontrak penggunaan lahan tersebut.
Sekadar mengingatkan lahan tersebut selama ini sudah dimanfaatkan Pemkab Madina sebagai tempat/lokasi berbagai kegiatan terutama untuk kegiatan peringatan hari-hari besar termasuk pelaksanaan pameran pembangunan. Belum dilakukannya perpanjangan kontrak pemakaian lahan tersebut diduga karena Pemkab Madina tidak memiliki anggaran membayar biaya kontrak dan pembayaran kontrak tahun anggaran 2011 pun masih tertunggak.

Pantauan Medan Bisnis, Jum”at (6/1) di lokasi Lapangan Aek Godang di Jalan Lidang Panyabungan terlihat pemilik tanah telah menutup pintu gerbang serta melakukan pemagaran didalam lapangan. Lahan (tanah) tersebut dimiliki oleh dua orang.

Setelah pintu masuk ditutup dan lahan dipagar, masyarakat yang selama ini memanfaatkan areal tersebut untuk berbagai kegiatanb termasuk untuk arena belajar mengemudi tidak bisa lagi memanfaatkannya.

Aggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada wartawan mengungkapkan, pemagaran lapangan tersebut menjadi pukulan terhadap Pemkab Madina. Sebab, kata dia, selama ini anggaran pembangunan untuk memoles lokasi tersebut sudah banyak tersedot terutama pembangunan panggung, gapura serta pagar lapangan meskilokasi panggung yang dibangun berada di areal Dinas Pengairan.

“Pemagaran yang dilakukan warga merupakan salah satu bukti kegagalan Pemkab Madina. Seharusnya areal lapangan tersebut dibeli menjadi aset Pemkab Madina. Tetapi kenyataannya lahan tersebut belum dimiliki Pemkab Madina,” kritik Iskandar.

Seharusnya, sambung Iskandar, niat dari Pemkab Madina untuk membeli tanah lapangan tersebut dikoordinasikan dengan DPRD Madina. “Jika memang ingin memperpanjang kontrak juga harus dibicarakan dengan DPRD. Sebab, dengan kejadian ini bangunan yang ada di lokasi itu mungkin tidak bisa lagi dimanfaatkan dikarenakan pemilik tanah telah membangun pagar terutama di pintu gerbang (gapura) yang dibangun menggunakan APBD Madina,” kata Iskandar.

Dia menyarankan, agar masalah tersebut segera diselesaikan oleh Pemkab Madina. “Saya dapat informasi bahwa dulu sudah ada negosiasi soal harga atas tanah lapang tersebut. Jadi sebaiknya dijadikan saja agar bangunan yang ada dilokasi tidak mubazzir,” ungkap Iskandar.

Sementara itu Kadis Perhubungan dan Informatika Harlan Batubara yang dihubungi lewat telepon membenarkan pemanggaran lapangan dilakukan oleh pemilik tanah.

“Memang untuk tahun ini biaya kontrak lapangan tersebut tidak dianggarkan lagi pada APBD sehingga kita tidak memperpanjang kontrak pemakaian lapangan itu,” kata Harlan.

Diakui Harlan, tahun-tahun sebelumnya pihak Pemkab Madina sudah pernah bernegosiasi dengan pemilik tanah tentang harga tanah karena waktu itu sudah ada niat Pemkab Madina membeli akan tetapi tidak terjadi. “Kebetulan pada waktu itu tidak ada titik temu mengenai harganya sehingga Pemkab Madina gagal membelinya,” kata Harlan.

Disebutkannya, pemagaran yang dilakukan pemilik lahan di lapangan tersebut telah dilaporkan kepada Wakil Bupati Madina dan Sekretaris Daerah. Cuma sampai saat ini belum ada solusi tentang tanah lapangan ini. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Memanfaatkan lahan perumahan yang kosong, warga Desa Gunungtua Panggorengan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini banyak menanam bermacam tanaman sayur mayur. Salah satunya jenis kangkung darat. Dengan umur sekitar 4 hingga 6 minggu sudah bisa dipanen. Hal ini dirasakan sangat membantu bagi ekonomi keluarga. Munaroh, termasuk salah seorang yang menanam kangkung […]

  • DPC Partai Gerindra Madina Laksanakan KTA Nisasi

    DPC Partai Gerindra Madina Laksanakan KTA Nisasi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): DPC Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) lakukan KTA Nisasi. Langkah ini dilakukan sebagai bukti keanggotaan resmi partai. ” KTA Nisasi ini menasional dilaksanakan dan akan menjadi bukti keanggotaan resmi,” kata Erwin Efendi Lubis Ketua DPC Partai Gerindra Madina disela sela pelaksanaan KTA Nisasi yang […]

  • Tarutung Tambangan Go Market (1)

    Tarutung Tambangan Go Market (1)

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kecamatan Tambangan terkenal dengan buah durian. “Keta martarutung tu Tambangan“. (Mari membeli durian ke Tambangan). Kalimat itu akan menjadi kalimat musiman, ketika musim durian tiba. Kecamatan ini pun akan ramai didatangi orang-orang dari berbagai penjuru Mandailing Natal. Para pengunjung akan mendatangi kebun-kebun dan menyantap buah durian di dekat pohonnya. Buah yang baru jatuh. Yang matang […]

  • Beranikah Orang Sumut Mendirikan “Pusat Dokumentasi Willem Iskander”?

    Beranikah Orang Sumut Mendirikan “Pusat Dokumentasi Willem Iskander”?

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhamad Ludfan Nasution Anggota Komunitas Pengusul Willem Iskandar Pahlawan Nasional     Ada pertanyaan yang layak diajukan kepada kita semua Bangsa Indonesia, khususnya kepada orang Sumatera Utara: Jika kita begitu yakin bahwa Willem Iskander adalah salah satu pelopor pendidikan bumiputera terbesar yang pernah lahir dari tanah ini, beranikah kita mendirikan sebuah Pusat Dokumentasi Willem […]

  • Proyek Jalan Natal-Batahan Tak Jelas, Warga Yang Bongkar Pagar Kecewa

    Proyek Jalan Natal-Batahan Tak Jelas, Warga Yang Bongkar Pagar Kecewa

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) : Proyek peningkatan jalan jalur Natal-Batahan tahun anggaran 2014 sejauh ini telah menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat. Pasalnya, pengerjaan proyek sepertinya tidak tuntas, padahal warga yang berada di sepanjang pinggir jalan sudah merelakan pagar rumah, pagar mesjid dobongkar habis demi mendukung proyek itu. Endri, salah seorang warga Pasar VI Natal menjawab […]

  • Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green (BPGC) meminta Pemkab Mandailing Natal (Madina) memutuskan kerjasama dengan pihak Conservation Internasional (CI) yang sudah 2 tahun berjalan. Direktur BPGC, Saparuddin Lubis kepada wartawan, Senin (7/7/2014) menyatakan alasan bahwa selama 2 tahun ini sebanyak 5 item yang digarap CI dengan Pemkab Madina tak menghasilkan apa-apa. Justru semakin memberikan […]

expand_less