Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Diduga Pemkab Madina Belum Perpanjang Kontrak Lapangan Aek Godang Panyabungan Dipagar Pemiliknya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Pemilik lahan (tanah) Lapangan Aek Godang kini memagar lapangan (lahan) tersebut karena diduga pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) belum membayar dana perpanjangan kontrak penggunaan lahan tersebut.
Sekadar mengingatkan lahan tersebut selama ini sudah dimanfaatkan Pemkab Madina sebagai tempat/lokasi berbagai kegiatan terutama untuk kegiatan peringatan hari-hari besar termasuk pelaksanaan pameran pembangunan. Belum dilakukannya perpanjangan kontrak pemakaian lahan tersebut diduga karena Pemkab Madina tidak memiliki anggaran membayar biaya kontrak dan pembayaran kontrak tahun anggaran 2011 pun masih tertunggak.

Pantauan Medan Bisnis, Jum”at (6/1) di lokasi Lapangan Aek Godang di Jalan Lidang Panyabungan terlihat pemilik tanah telah menutup pintu gerbang serta melakukan pemagaran didalam lapangan. Lahan (tanah) tersebut dimiliki oleh dua orang.

Setelah pintu masuk ditutup dan lahan dipagar, masyarakat yang selama ini memanfaatkan areal tersebut untuk berbagai kegiatanb termasuk untuk arena belajar mengemudi tidak bisa lagi memanfaatkannya.

Aggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada wartawan mengungkapkan, pemagaran lapangan tersebut menjadi pukulan terhadap Pemkab Madina. Sebab, kata dia, selama ini anggaran pembangunan untuk memoles lokasi tersebut sudah banyak tersedot terutama pembangunan panggung, gapura serta pagar lapangan meskilokasi panggung yang dibangun berada di areal Dinas Pengairan.

“Pemagaran yang dilakukan warga merupakan salah satu bukti kegagalan Pemkab Madina. Seharusnya areal lapangan tersebut dibeli menjadi aset Pemkab Madina. Tetapi kenyataannya lahan tersebut belum dimiliki Pemkab Madina,” kritik Iskandar.

Seharusnya, sambung Iskandar, niat dari Pemkab Madina untuk membeli tanah lapangan tersebut dikoordinasikan dengan DPRD Madina. “Jika memang ingin memperpanjang kontrak juga harus dibicarakan dengan DPRD. Sebab, dengan kejadian ini bangunan yang ada di lokasi itu mungkin tidak bisa lagi dimanfaatkan dikarenakan pemilik tanah telah membangun pagar terutama di pintu gerbang (gapura) yang dibangun menggunakan APBD Madina,” kata Iskandar.

Dia menyarankan, agar masalah tersebut segera diselesaikan oleh Pemkab Madina. “Saya dapat informasi bahwa dulu sudah ada negosiasi soal harga atas tanah lapang tersebut. Jadi sebaiknya dijadikan saja agar bangunan yang ada dilokasi tidak mubazzir,” ungkap Iskandar.

Sementara itu Kadis Perhubungan dan Informatika Harlan Batubara yang dihubungi lewat telepon membenarkan pemanggaran lapangan dilakukan oleh pemilik tanah.

“Memang untuk tahun ini biaya kontrak lapangan tersebut tidak dianggarkan lagi pada APBD sehingga kita tidak memperpanjang kontrak pemakaian lapangan itu,” kata Harlan.

Diakui Harlan, tahun-tahun sebelumnya pihak Pemkab Madina sudah pernah bernegosiasi dengan pemilik tanah tentang harga tanah karena waktu itu sudah ada niat Pemkab Madina membeli akan tetapi tidak terjadi. “Kebetulan pada waktu itu tidak ada titik temu mengenai harganya sehingga Pemkab Madina gagal membelinya,” kata Harlan.

Disebutkannya, pemagaran yang dilakukan pemilik lahan di lapangan tersebut telah dilaporkan kepada Wakil Bupati Madina dan Sekretaris Daerah. Cuma sampai saat ini belum ada solusi tentang tanah lapangan ini. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (1)

    Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (1)

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEREKA HENDAK MENGGANTI BAHASA KAMI (Liputan Rizki Lesus, wartawan Alhikmah, tim Jurnalis Islam Bersatu dalam Road4Peace, Ahad 17 November 2013) “Drr…drr…drr..” desing Helikopter hilir mudik menggantung di langit Yala, Thailand. Malam itu, di atas Mesjid Besar Darul Muhajirin, di jantung kota, suaranya berderu kencang. Kelap-kelip merah berputar-putar di atas kota Yala. Entah tak tahu mengapa […]

  • 490 Calhaj Madina ikuti manasik akbar

    490 Calhaj Madina ikuti manasik akbar

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sebanyak 490 calon jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, hari ini, mengikuti manasik haji akbar. Kegiatan untuk calhaj itu diawali dari Masjid Thariqul Jinan di Kelurahan Dalan Lidang menuju Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, Panyabungan atau berjarak sekira 2 kilometer lebih. Rangkaian manasik akbar diselenggarakan Pemkab Madina bekerjasama dengan Kantor Urusan […]

  • 11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh Badan Legislasi DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak melulu berfaktor dana sekretariat DPRD Madina. Beberapa ranperda dari 11 Ranperda itu ada yang sangat krusial sehingga membutuhkan koordinasi mutlak dengan lembaga terkait di Jakarta. Sejatinya perencanaan pengajuan 11 harus dimatangkan sebelum pengesahan APBD 2013 agar tak terbentur anggaran […]

  • Pemkab Madina Harus Pikirkan Nasib Ribuan Honorer

    Pemkab Madina Harus Pikirkan Nasib Ribuan Honorer

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Panyabungan, DPRD  Mandailing Natal menyambut positif langkah yang dilakukan Pemkab Madina yang akan memanggil dan memperkerjakan kembali tenaga honorer yang beberapa waktu lalu sudah dirumahkan. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Dodi Martua di Panyabungan, Ahad (15/01/2012) setelah melakukan konsultasi ke Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Dalam Negeri terkait pemberhentian tenaga honorer. […]

  • Miniatur Mandailing Makin Mudah Didapat

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Kampoeng Kaos Madina (KKM) dalam memproduksi miniatur rumah adat Mandailing semakin memudahkan pencinta barang seni mendapatkanya di panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Sebelum, miniatur seperti Bagas Godang dan miniatur Gordang Sambilan harus terlebih dahulu melakukan pesanan ke Bukit Tinggi. Rasyid, yang tinggal di rantau asal Panyabungan kepada wartawan, Kamis (23/5/2013) mengatakan […]

  • Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Kinerja ekspor Sumatra Utara (Sumut) periode Januari-Juli 2021 masih ditopang oleh sektor industri yang terus bangkit di tengah pandemi. Dilansir Medanbisnisdaily.com, sektor industri tercatat berkontribusi 94,55% terhadap total ekspor Sumut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor Sumut mencapai US$ 6,377 miliar atau tumbuh 44,99% dibandingkan periode yang […]

expand_less