Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Tunggakan Raskin Tabagsel Capai Rp 1,6 M

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
  • print Cetak


P. Sidimpuan, Tunggakan Beras Miskin (Raskin) yang belum dibayarkan lima kabupaten/kota se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre IV Padangsidimpuan mencapai Rp 1,6 miliyar.
Demikian disampaikan Kepala Bulog Subdivre IV Kota P.Sidimpuan Maidana Siregar melalui Kasi Pelayanan Publik Rifmad Hasibuan, kepada wartawan di kantor Bulog Subdivre IV P.Sidimpuan, Jalan Sisingamangaraja Kota P. Sidimpuan, Selasa (17/1).

Dijelaskan, kelima kabupaten/kota se-Tabagsel yang menunggak Raskin tersebut masing-masing, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Tapanuli Selatan (Tapsel), Padanglawas Utara (Paluta), Padanglawas (Palas) dan Kota Padangsidimpuan.

“Diantara lima wilayah penunggak Raskin, Kabupaten Madina penunggak tertinggi sebesar Rp973 juta, disusul Tapsel Rp400 juta, Palas Rp191 juta, Paluta Rp126 juta serta Kota P. Sidimpuan dengan tunggakan Rp35 juta.

Dikatakan, jika kelima daerah itu nantinya belum melunasi tunggakannya hingga 31 Januari 2012, maka Bulog akan langsung memberikan sanksi tegas. “Kita akan berikan sanksi tegas kepada daerah yang masih menunggak hingga batas yang ditentukan itu,” tegasnya.

Ditambahkan, Bulog Subdivre IV Kota P. Sidimpuan, sudah menyurati masing-masing kepala daerah meminta agar tunggakan itu bisa dilunasi sebelum akhir Januari 2012.

“Saya berharap pembayaran Raskin tidak ada kendala, sehingga penyaluran raskin tidak dihentikan karena tunggakan hutang,”katanya.

Terpisah, Kepala Bagian Pembangunan Kota P.Sidimpuan Sahruddin Siregar membenarkan tunggakan Raskin tersebut.

Menurutnya, pemerintah kota P.Sidimpuan saat ini mendesak pihak kecamatan sebagai penyalur untuk secepatnya membayar semua tunggakan Raskin, sehingga Kota Sidimpuan tidak mendapatkan sanksi dari bulog.

Sahruddin mengatakan, Pemko P. Sidimpuan melalui Ekbang sudah berulangkali mengingatkan pihak kecamatan agar tidak menunggak Raskin. “Saya bingung penyebab tunggakan itu, karena ditingkat masyarakat pembayarannya sudah lunas,” ungkapnya.

Ditegaskannya, untuk ke depannya, Pemko P. Sidimpuan akan memberlakukan kebijakan para kepala desa atau kepling langsung membayarkan pembayaran Raskin ke Bulog, sehingga tidak ada alasan untuk menunggak.

“Pihak kecamatan hanya bersifat memantau penyaluran, sedangkan kepala desa atau kepling langsung membayar ke bulog,” katanya.

Lebih lanjut Sahruddin mengatakan, untuk Kota P. Sidimpuan jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang mendapatkan raskin sebanyak 8809. “Jumlah itu tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya,” terangnya. (analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak hakim masuk neraka

    Banyak hakim masuk neraka

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Dua dari tiga hakim masuk neraka karena perilaku yang tidak adil dalam setiap putusannya. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, usai pengambilan sumpah jabatannya. “Hanya hakim yang memegang teguh kejujuran masuk surga. Sedangkan dua hakim yang tidak adil itu masuk neraka,” kata Hamdan di lantai dua, Gedung MK, hari […]

  • Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BARUS (Mandailing Online) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal melakukan wisata religi di Barus, Tapanuli Tengah, Minggu (14/11). Zubaidah Nasution menjelaskan KPPG Madina berangkat pada Sabtu (13/11) malam menuju Tapanuli Tengah untuk melakukan ziarah ke makam Almarhum Syekh Mahmud bin Abdurrahman atau dikenal Makam Syekh Papan Tinggi dan Makam Al-Mahligai. Ketua KPPG […]

  • Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): sudah seperti tradisi, setiap jelang hari hari besar agama, harga sejumlah kebutuhan pokok pun mulai naik di pasar pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ). Jelang Idul Adha 1444 H Saat ini harga kebutuhan pokok yang naik yakni jenis bawang. Di pusat pasar baru panyabungan terpantau, harga bawang merah saat ini […]

  • Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Penemuan jasad bayi yang di tanam dipekarangan rumah milik Yanuwar warga lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 memasuki babak baru. Polisi telah mengantongi nama laki laki yang diduga kuat sebagai ayah dari jasad bayi yang ditemukan tersebut. ” ia benar kita telah mengantongi […]

  • DPRD Madina Masih Bergolak

    DPRD Madina Masih Bergolak

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Konstalasi politik di tubuh DPRD Madina masih panas. Dampaknya, draf Perhitungan APBD 2011 yang sudah sebulan diajukan pemkab ke gedung dewan itu, hingga kini nasibnya terkatung-katung belum dibahas lembaga legislatif itu. Ini mengindikasikan DPRD Madina masih bergolak. Kabar yang hangat di gedung dewan, bahwa terjadi “perang dingin” yang rumit antara dua kelompok di DPRD Madina. […]

  • Kasus 2 Milyar : Seluruh Anggota DPRD Madina Terlibat

    Kasus 2 Milyar : Seluruh Anggota DPRD Madina Terlibat

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan korupsi di DPRD Mandailing Natal (Madina) sebesar 2 milyar rupiah lebih mulai terasa kebenarannya. Seorang anggota DPRD Madina menyatakan kebenarannya. Menurut anggota dewan yang minta namanya tak ditulis menyatakan bahwa dana 2 milyar lebih itu pun sudah menjadi temuan BPK (Badan Pemerinsa Keuangan) RI. Dana tersebut adalah dana tahun anggaran […]

expand_less