Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Mantu Tewas di Malam Takziah Ibu Mertua

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

Ditabrak Truk di Jalinsum Sipirok-Psp

SIPIROK- Airmata Maslian Siregar (55) masih menetes di pipi usai pemakaman ibunya, Ompu Asmia (90), Kamis (19/1) pagi. Ompu Asmia meninggal Rabu (18/1) sekira pukul 14.00 WIB. Namun, belum lagi airmata itu mengering, Maslian harus menangis kembali saat takziah malam pertama sang ibu. Sebab, suaminya, Saruddin Batubara (55) tewas dalam kecelakaan di Jalinsum Sipirok-Psp, Kamis (19/1) malam.
Perempuan setengah baya itu tak henti-hentinya menangis dan histeris di RSUD Tapsel begitu melihat jasad seorang pria terbujur kaku bersimbah darah. Tengkorak kepalanya pecah, tangan kanan patah, dan sejumlah luka gores di bagian tubuh lainnya.
Informasi dihimpun METRO di lokasi, pria yang terbaring itu bernama Saruddin Batubara. Warga Dusun Paringgonan, Desa Situmba Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan ini, merupakan korban kecelakaan lalu-lintas.
“Awalnya, korban hendak takziah (memberikan kata-kata sabar dan nasehat kepada ahli bait,red) malam pertama ke rumah mertuanya di Lingkungan Parausorat. Di tengah jalan, tepatnya di Jalinsum Sipirok-Psp, korban mengalami kecelakan setelah sepedamotor Revo BB 2420 HO yang dikendarainya senggolan dengan truk colt diesel BB 8358 FY,” terang saudara korban, H Ismail Batubara (73).
Menurut Ismail, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB. Korban pergi sendirian, istrinya telah lebih dulu berada di rumah mertua yang meninggal. Namun baru berjalan sekitar 1,5 km menuju Sipirok (jika dari Psp) Sarudin yang tidak memakai helm terkapar di pinggir jalan setelah tersenggol truk yang datang dari arah berlawanan.
Warga sekitar yang melihat tak berani mengambil tindakan. Sekitar 45 menit kemudian, baru pihak keluarga dan kepolisian dating dan membawa Saruddin ke RUSD Tapsel. Meski telah mendapat penanganan intensif, nyawa ayah lima anak itu tak dapat diselamatkan karena luka yang dilaminya cukup parah, terutama di bagian kepala. Akhirnya sekitar pukul 21.55 WIB, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Selanjutnya, pihak keluarga membawa jenazah korban pulang. Dan, Jumat (20/1) sekitar pukul 14.30 WIB, korban dimakamkan di pemakaman keluarga di Dusun Pinang Sori Desa Situmba, Kecamatan Sipirok.
“Biasanya kami selalu bersama di masjid, terutama saat salat Magrib, tapi karena dia (adik) berencana berangkat ke Parau untuk takziah mertuanya maka ia memutuskan salat di rumah. Ketika kami pulang dari masjid, kami masih melihatnya ke luar dengan sepedamotornya. Kami tak ada tegur sapa. Lantas berselang 30 menit lebih, datang kabar dari cucu (pahoppu) bernama Iwan (17) yang kebetulan melintas dan mengenali sepedamotor dan opungnya. Selanjutnya, ia mengabari kami. Dan, kami langsung ke sana dan membawanya ke RSUD bersama polisi. Namun nyawanya tak tertolong,” beber Ismail.
Ditambahkannya, memang beberapa hari terakhir adiknya (satu kakek) itu sering berkata aneh dan sering menyinggung masalah umur. “Saat berbincang, ia sering mengungkapkan masalah umur. Contohnya; andiganma giliran niba? (kapan giliran kita?),” terang Batubara.
Sebelumnya Kamis (19/1) malam, dr Sugiono SP B yang menangani korban menjelaskan, korban tiba di RSUD dalam kondisi kritis dan pingsan. Tulang tengkorak patah, nadi lemah, tangan kanan patah. Meski telah dilakukan upaya penyelamatan dengan infus, pemberian oksigen, dan lainya, tetap saja nyawa korban tak terselamatkan.
Kanit Laka Polres Tapsel Aipda Endang Efendi, yang dihubungi METRO Jumat (20/1) sekitar pukul 10.30 melalui telepon seluler membenarkan kejadian itu. Sopir dengan tiga penumpangnya serta satu unit truk telah dimankan di Polres Tapsel.
“Truk tersebut pulang dari pecan. Setelah kejadian itu sopir tancap gas dan menyerahkan diri ke polres. Semuanya masih dalam proses penyelidikan kita,” katanya. (ran.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    Soal Irigasi Hancur, PU Madina Akan Surati Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bangunan irigasi hancur di Gunung Baringin, panyabungan Timur, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal akan menyurati kontraktor. Kasi Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, Rijal, Kamis (12/11) menyatakan pihaknya akan segera menyurati manajemen CV Menara Berlian Pantai Barat. Bangunan irigasi itu sudah hancur, padahal baru sekitar 1,5 bulan selesai dikerjakan pembangunannya. […]

  • Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) –   Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS) di Yaman kembali menyelenggarakan haul Syekh Musthafa Husein Nasution dan Milad pesantren Musthafawiyah Purba Baru ke 110 tahun. Kegiatan berlangsung di aula Masbah Syahir, Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman, Jumat (16/12/22). Pesantren Musthofawiyah berada di Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia. Tokoh pendirinya adalah Syekh Musthafa […]

  • Silaturahmi Akbar di Simangambat, Warga Antusias Sambut Paslon SAHATA

    Silaturahmi Akbar di Simangambat, Warga Antusias Sambut Paslon SAHATA

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, antusias menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utami Nasution. Warga mengajak Paslon SAHATA itu berkeliling naik becak odong-odong, Minggu (17/11/2024). Kedatangan Paslon SAHATA untuk menghadiri silaturahmi akbar, doa bersama, dan santunan anak yatim […]

  • Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    Jakfar Sukhairi Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H.M Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC Partai Gerindra Madina. Jakfar Sukhairi yang saat ini masih Wakil Bupati Madina itu mendaftar sebagai bakal calon bupati Madina di Partai Geindra Madina, Minggu (10/11/2019). Beliau didampingi Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution dan H. Sahminan Rangkuti juga juru bicara Jakfar […]

  • Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja. “Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang […]

expand_less