Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

2012, PMII Tingkatkan Kualitas Kader

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA-Di tahun 2012 ini, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII PMII) Madina berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kader. Hal ini merupakan tuntutan organisasi.
Selain itu, peningkatakan kualitas dan kuantitas kader ini juga merupakan jawaban dari berbagai tudingan, bahwa dalam berbagai kegiatan di luar program PMII Madina kader-kader PMII ditunggangi oleh sejumlah pihak.
Demikian disampaikan Ketua Umum PC PMII Madina, Supendi didampingi Sekretaris Umum, Imsaruddin Nasution bersama seluruh Badan Pengurus Harian (BPH) saat ditemui METRO di Sekretariat PC PMII Madina di Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan, Rabu (25/1)
Supendi menjelaskan, beberapa bulan terakhir, PMII Madina memeroleh sejumlah tudingan yang merusak marwah dan nama besar organisasi kemahasiswaan dengan jumlah kader terbesar di Madina (sekitar 500-an orang). Tudingan yang dimaksudkan Supendi semisal, kader-kader PMII yang terlibat dalam berbagai aksi ditunggangi sejumlah pihak berkepentingan.
Menyikapi hal ini, ungkap Supendi, bukan berarti PMII akan diam, PMII nantinya akan melakukan proses, apabila ada oknum yang merusak citra PMII akan diadukan secera hukum.
”Untuk tahun 2012, PMII memiliki program meningkatkan pembinaan terhadap kader kami, semisal mengutus pelatihan-pelatihan, melakukan seminar pendidikan dan sebagainya. Yang paling utama adalah menumbuhkembangkan loyalitas terhadap organisasi sebagai nilai dasar pergerakan,” katanya.
Supendi menegaskan, PMII tidak akan mencari persoalan tetapi sebaliknya akan menawarkan solusi-solusi dengan kemampuan intelektual yang dimiliki, dan PMII hanya akan angkat bendera apabila kondisi stabilitas masyarakat terganggu.
Ketua 1, Ahmad Sakirin mengatakan, dalam berbagai aksi yang dilakukan beberapa elemen, sering pihaknya menerima laporan bahwa kader-kader PMII dilibatkan padahal itu tidak benar. Yang lebih parah lagi, aksi-aksi unjukrasa dari organisasi lain yang diisukan melibatkan PMII itu, ketika aksinya batal, PMII sering menjadi sasaran.
”Inikan merusak citra organisasi kami, dan perlu kami sampaikan kami akan melakukan perlawanan apabila ada gerakan yang merusak nama PMII, dan kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering kami alami” ujarnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Sekitar 60 masjid di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), akan diukur arah kiblatnya, Senin (20/12) mendatang. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan musyawarah beberapa najir masjid se Kecamatan Sipirok, yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Sipirok, di Balai Desa Pasar Sipirok, Kamis (9/12) lalu. Kepala Kantor Kementerian Agama Sipirok, Drs Jindsar Tamimi, kepada METRO, […]

  • 57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    57 Tahun Pidato Natsir Tentang Sekularisme (2-selesai)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Adian Husaini (dikutip dari hidayatullah.com)   Komunisme, umpamanya, mempunyai konsep “perikemanusiaan” yang berlainan dengan kita. Di dalam Negara yang mereka cita-citakan, adanya hak milik dianggap melanggar asas-asas kemanusiaan. Bagi kita, adanya hak milik adalah syarat untuk perikemanusiaan, karena sesuai dengan fitrah manusia. Sekulerisme, la-diiniyah, tanpa agama, Saudara ketua, tidak bisa memberi keputusan […]

  • PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    PPKM Terlambat, Negara Kian Darurat

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam di Medan Sudah terlambat. Begitulah kiranya pernyataan yang tepat dinyatakan saat ini. Hanya nama yang berubah. Namun hasilnya tetap sama. Mulai dari PSBB, PPKM terbatas, hingga PPKM Darurat. Semata-mata hanya pergantian nama. Negara tetap dalam keadaan gawat. Belum nampak gambaran penurunan kasus Covid-19 beberapa bulan ke […]

  • MUI Minta Polda Sumut Sikat Habis Judi

    MUI Minta Polda Sumut Sikat Habis Judi

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – MUI Sumatera Utara minta aparat kepolisian setempat bertindak tegas untuk menyikat habis segala bentuk permainan judi yang telah meresahkan masyarakat. “Segala bentuk yang namanya judi harus diberantas dan menyeret cukong atau bandar yang membuka perjudian tersebut,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara H Abdullah Syah di Medan, Selasa, ketika diminta komentarnya […]

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Pakaian Adat Mandailing Meriahkan CMC

    Pakaian Adat Mandailing Meriahkan CMC

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pakaian adat Mandailing turut tampil dalam memeriahkan Colorful Medan Carnaval (CMC). Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam perayaan hari jadi ke-432 kota Medan. Carnaval budaya yang turut diikuti oleh pemerintahan kabupaten/kota di Sumatera Utara ini dimulai dari Jl. Ahmada Yani sampai ke Balai Kota Medan. Acara yang memperagakan pakaian adat, alat […]

expand_less