Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2).
Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja dibunuh untuk menghilangkan jejak, setelah sebelumnya diperkosa.

Guna mengetahui penyebab kematiannya, Polsek Air Joman membawa mayat ke RSU Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar guna diotopsi. Di sini, Rosmawati Sinaga (40) Uwak korban menuturkan, penemuan jenazah keponakannya diketahui setelah beberapa anak sekolah mencium aroma busuk yang sangat menyengat diareal kebun sawit persisnya di Dusun V Bangun Sari, Kecamatan Silau Bangun, Asahan, sekitar pukul 12.00 WIB. Lantas, warga berbondong-bondong ke lokasi setelah mengetahui adanya mayat bocah perempuan hingga selanjutnya dievakuasi petugas kepolsian.

Sebelumnya, keluarga sudah mencari kemana-mana terkait keberadaan Dewi yang terakhir pamit dari rumah untuk berkemah dengan temannya di organisasi Pramuka Sekolah. Malah pencarian, melibatkan orang pintar dengan versi berbeda-beda. “Kami nyaris putus asa mencarinya, karena anak itu belum tau apa-apa, tapi kok malah hilang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Korban anak kedua dari empat bersaudara ini, Jumat (3/2), sekitar pukul 13.00 WIB, pamitan kepada ibunya, Nurani br Sinaga untuk berangkat ke sekolah tempat di mana siswi pramuka ditunggu dan selanjutnya berangkat kemah ke Kampung Banjar Minggu, Asahan.

Dengan sungkem, Dewi yang kini duduk di bangku Kelas V SD itu, melangkah dengan senyuman menuju sekolah dan Nurani berangkat perwiritan. Ternyata perpisahan itu untuk selamanya karena Dewi sama sekali tidak berkemah justru mayatnya terabaikan di ladang sawit sekitar 700 meter dari rumahnya.

Masih keterangan Rosmawati ditemani adiknya, Fatimah (35), kalau selama kepergian Dewi, ibunya beranggapan sedang berkemah. Namun hingga Senin (6/2) Dewi malah belum tiba ke rumah, sedangkan teman-teman satu pramukanya yang berjumlah 9 orang sudah berada di rumah masing-masing.
Kapolsek Air Joman, AKP B Tambunan saat ditemui di kamar mayat RSU Dr Djasamen Saragih mengaku, di lokasi penemuan, jasad korban ditemukan terlentang dengan rok tersikap ke atas. Belum diketahui pasti penyebab kematian, namun dugaan sementara mengarah ke pencabulan. Bahkan diduga untuk mengaburkan jejak, korban sengaja dibunuh. “Itu masih dugaan, begitupun kita masih menunggu hasil otopsi forensik,” tegasnya.(mag-5/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar di DPRD Madina menggagas “Gerakan Mangalap Holong” dalam memperkuat penyerapan aspirasi konstituen. Ketua Fraksi Golkar, Arsidin Batubara menjawab Mandailing Online di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019) menyatakan setiap anggota Fraksi Partai Golkar akan melakukan “Gerakan Mangalap Holong” dalam arti setiap masa reses, setelah masing-masing anggota […]

  • Basyrah Lubis Tidak Dapat Diberhentikan

    Basyrah Lubis Tidak Dapat Diberhentikan

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS- Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) cabang Padangsidimpuan yang mewilayahi Tabagsel H Ridwan Rangkuti SH MH menegaskan Basyrah Lubis tidak dapat diberhentikan sebagai Bupati Palas berdasarkan putusan MA Nomor 1021 K tahun 2009 yang telah berkekuatan hukum tetap. Sebab, diktum MA tersebut masih memerlukan penafsiran lebih lanjut. Alasannya, hukuman percobaan yang ditetapkan ke Basyrah Lubis, […]

  • Penghujan, Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Penghujan, Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto seorang penyadap karet di Desa Gunung Tua Julu, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musim penghujan dalam beberapa minggu terakhir berakibat pada penurunan produksi dan harga penjulan getah karet tingkat pengumpul di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Muklis, petani karet di Panyabungan, Jum’at (15/11/2013) menyatakan harga getah karet pada penjualan hari Kamis berada di kisaran 9.000 […]

  • HUT Tapsel Order 8.000 Pakaian Daerah dari Kampoeng Kaos Madina

    HUT Tapsel Order 8.000 Pakaian Daerah dari Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Kampoeng Kaos Madina (KKM) yang berpusat di Panyabungan, Mandailing Natal terus menggenjot tingkat kepercayaan pasar terhadap produk-produknya, sehingga permintaan terhadap pakaian tradisional yang diproduksi KKM kian meningkat. Kepercayaan pasar itu bukan saja di kawasan Mandailing Natal, tetapi juga telah dipercaya daerah lain di Sumatera Utara. Pada HUT Kabupaten Tapanuli […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polsek Panyabungan berhasil menangkap 2 orang membawa ganja kering seberat 5 kilo gram, Rabu (17/2). Kedua tersangka masing-masing bernama R (21) dan MS (21), keduanya warga Banjar Silangit Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, Mandaliling Natal. Kedua tersangka beserta barang bukti 5 bal ganja kering itu ditangkap saat keduanya sedang tidur di […]

  • APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius. Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari […]

expand_less