Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Awal tahun, geng motor semakin ganas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

MEDAN – Diawal tahun 2014 ini, aksi keganasan gang motor kembali terjadi. Suasana nyaman dan aman di awal tahun  yang seharusnya  penuh dengan kenyamanan dan  kedamaian yang diraskan warga kota, tetapi  di kotori oleh kelompok geng motor tersebut.

Seperti yang tyerjadi di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan, dalam sehari ini sudah dua orang menjadi keganasan ulah genk motor tersebut dengan lokasi yang berbeda.

Korban keganasan aksi genk motor adalah Fandy (22) warga Jalan Pembinaan, Gang Mushala Bandar Setia dan M Fauzi (15) warga Jalan Rakyat Pasar 2 Gang Mesjid Medan Perjuangan.

Keduanya menjadi korban aksi kebrutalan kawanan gang motor yang merampok keduanya ketika hendak pulang kerumah masing-masing. Kedua juga menjadi korban didalam satu hari yang sama.

Menanggapi hal ini, Kanit Reskrim Percut Sei Tuan, AKP Faidir Chan mengatakan, jika pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan perampok maupun gang motor yang berada di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.

“Tindakan yang adalah dengan melakukan pengintaian terhadap pelaku yang biasanya beraksi dimalam hari,” katanya.

Dikatakannya, untuk kedua laporan pelaku dirinya menyatakan telah menerima laporan korban.

“Kita sudah terima laporan korban, sekarang kita akan peroses. Untuk mengantisipasi tindak kejahatan tersebut, kita akan lakukan pengintaian dimalam hari ditempat-tempat yang dinyatakan rawan dalam aksi perampokan”, jelasnya.

Aksi komplotan   geng motor sebelumnya juga terjadi di kawasan Sunggal  menganiaya dan merampok korbannya di kawasan Jalan Ring Road.

Korban, Doni Handreans (28) warga Jalan Amal, Gang Melati No. 2, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, nyaris kehilangan nyawa setelah berpapasan dengan 16 orang pemuda bersenjata klewang yang mengedarai 8 sepeda motor di kawasan itu dinihari tadi

Informasi menyebutkan  kebrutalan belasan pemuda tersebut bermula ketika korban berniat pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Amal Medan dengan mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria FU BK 6297 ACL.

Ketika melintasi kawasan Ringroad Medan, korban melihat segerombolon pemuda bekisar 16 orang dengan mengendarai 8 sepeda motor Kawasaki Ninja dari arah yang sama, salah satunya membonceng wanita.

Tanpa curiga, korban mendahului gerombolan itu dari sisi kiri. Namun korban langsung dipepet serta sepeda motornya dirampas. Korban mencoba melawan namun para pelaku menyabetkan senjata tajam jenis klewang ke arahnya.

Kapolsekta Medan Sunggal AKP Eko Hartanto ketika dikonfirmasi kejadian diwilayah hukumnya, mengaku belum mengetahui kejadian tersebut.

“Tidak ada di laporan polisinya mas, mungkin jambret ya, makasih,” jawab Eko dalam pesan singkatnya.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan terhadap calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) makin menguat. Kali ini dukungan disampaikan oleh kaum umak-umak (ibu-ibu) di Panyabungan. Mereka sahata (sepakat) menentukan pilihan kepala Saipullah-Atika untuk menjadi bupati dan wakil bupati Madina priode berikutnya. Ada beragam […]

  • Harga Beras dan Elpiji di P Sidimpuan – Tapsel Naik

    Harga Beras dan Elpiji di P Sidimpuan – Tapsel Naik

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Harga beras lokal dan gas elpiji 3 kg di Kota Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan (Tapsel) terus merangkak naik hingga mencapai Rp 2.000 per kg. Kenaikan harga ini dipicu dampak kenaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Informasi dihimpun, Rabu (3/12), harga beras lokal jenis IR 64 sebelum kenaikan harga BBM berada dikisaran Rp […]

  • Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    Tapanuli Tengah Berduka Kembali Dengan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Keluarga dan Generasi Muda Saat bulan suci Ramadhan kita dikejutkan kabar yang bertubi-tubi menyiksa diri. Setelah kabar tindak pidana narkoba sekarang kita dikejutkan dengan kasus tindak pidana pencabulan anak. Seorang ayah di Tapanuli Tengah tega memperkosa anak tirinya sendiri sampai hamil. Pelaku berinisial DH (35) tega mencabuli anaknya yang […]

  • Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nuraty, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Meroketnya harga pangan bukan sesuatu yang tabu di tengah-tengah masyarakat. Karena kejadian ini setiap tahunnya berulang terjadi menjelang dan di tengah bulan Ramadhan. Hal ini terjadi dikarenakan permintaan terhadap barang tersebut cukup tinggi di pasar, jadi seolah-olah hal yang dimaklumi apabila terjadi kenaikan harga. Deputi Kajian dan Advokasi […]

  • Polres Madina Amankan Rp42 Juta Uang Palsu

    Polres Madina Amankan Rp42 Juta Uang Palsu

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Satuan Reskrim Polres Mandailing Natal (madina) menangkap empat orang tersangka pengedar uang palsu (upal) antar provinsi. Dari tersangka, polisi menyita uang palsu Rp42 juta. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan didampingi Wakapolres Kompol Hariatmoko di Mapolres Madina, Panyabungan, Rabu (06/04/2011) sore, kepada wartawan mengatakan, keempat tersangka pengedar uang palsu ditangkap di tempat berbeda. Romli […]

  • Polda Tolak Laporan 17 Pelamar CPNS Pemko Medan

    Polda Tolak Laporan 17 Pelamar CPNS Pemko Medan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebanyak 4 dari 17 pelamar CPNS Pemko Medan yang kalah pada penerimaan TA 2010, didampingi kuasa hukumnya Irwandi Lubis SH dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, kecewa dengan sikap Polda Sumatera Utara yang tidak menerima laporan pengaduan mereka tentang pelanggaran Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Irwandi kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (30/01/2012) mengatakan, maksud […]

expand_less