Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Ini Tanggapan Warga Terkait Ditiadakannya Karnaval di HUT ke 79 RI di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • print Cetak

MADINA -Mandailing Online: Pemerintah. Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) melalui Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke -79 Republik Indonesia tahun 2024 mengeluarkan surat edaran pemberitahuan yang dialamatkan ke Camat se Kabupaten. Surat edaran dengan Nomor 003.01.001. / PAN – HUT RI 2024. Yang diteken Sekda, Alamulhaq Daulay sebagai Ketua Panitia HUT RI ke 79 initinya meniadakan acara karnaval dan menggantinya dengan deville serta atraksi drumband di tingkat Kabupaten.

Surat edaran itu pun memunculkan berbagai pendapat. Penyedia jasa make up dan sewa baju adat di Madina contohnya. Mereka menilai ditiadakannya karnaval budaya bakal mengancam pendapatan mereka. Sebab tidak ada lagi jasa sewa pakaian adat budaya dan mek up.

” Saya merasa kecewa, karena momen 17 an biasanya banyak klien yang menyewa jasa saya dan rekan rekan untuk make up juga sewa baju adat 32 provinsi,” Ucap LisaLisa selasa 6/8/2024

Omset untuk tahun ini jelas Lisa akan merosot, lantaran momen tersebut biasanya banyak klien yang berdatangan untuk di rias dan juga menyewa baju adat dari 32 provinsi yang ada di Indonesia.

Biasanya kata Lisa, seperti tahun lalu ia meraup omset untuk jasa make up saja sampai dengan 3 juta . Jasa sewa baju, untuk siswa SD dan SMP masing masing 11 juta atau Rp.350.000 sepasang dengan bahan semi asli. Serta siswa SMA 16 juta atau sepasangnya Rp. 500.000.

Dia berharap, Keputusan Panitia acara 17 an untuk meniadakan karnaval di pikiran kembali. “Harapannya kami yang penyedia jasa ini juga dipikirkan, karena momen untuk meraup keuntungan seperti itu hanya ada saat 17 an dan juga Ulang Tahun Madina. Soalnya, sehari hari penurunan omset kami sudah jauh menurun,” Tutupnya.

Disisi lain, warga Kota Panyabungan juga memberikan komentarnya terhadap keputusan panitia 17 an. Menurut Borotan, surat keputusan itu memberi dampak positif dan negatif.

“Positif nya ya orang tua siswa yang anaknya terpilih ikut karnaval tidak lagi mengeluarkan sewa baju disaat ekonomi saat ini sedang sulit. Negatif nya kita liat sendiri karena tontonan pada hari karnaval itu kurang elok. Banyak juga kadang yang dipertontonkan yang tidak mendidik, seperti pria yang berdandan seperti wanita, ” Kata Borotan.

Ia menilai, keputusan Pemerintah Daerah tentu sudah memiliki alasan dan sudah memikirkan baik buruk nya.

” Saya yakin ini keputusan yang menurut Pemerintah pas dan sudah dipikir matang, yang jelas tidak diadakannya karnaval tidak mengurangi kemeriahan peringatana Kemerdekaan ke 79 RI di Madina, karena masih banyak agenda lain yang di laksanakan panitia. ( Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ketiga Pascabanjir Logistik ke Sulangaling Belum Dikirim

    Hari Ketiga Pascabanjir Logistik ke Sulangaling Belum Dikirim

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Memasuki hari ketiga pascabanjir yang terjadi di wilayah Sulangaling logistik dan obat-obatan belum bisa dikirim. Kondisi pertemuan sungai Parlampungan dan Batang Natal yang masih meluap dan mengancam nyawa menjadi alasannya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) Subuki Nasution yang dihibungi Mandailing Online menyampaikan hari ini, Selasa […]

  • DPP IMMAN Dukung Beasiswa Versi Orang Tua Asuh dan APBD

    DPP IMMAN Dukung Beasiswa Versi Orang Tua Asuh dan APBD

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPP IMMAN mendukung sepenuhnya program Orantua Asuh bagi mahasiswa miskin yang berprestasi yang diharapkan memperkuat beasiswa dari APBD Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) Padangsidimpuan, Hapsin Nasution kepada Mandailing Oline via Whatsaap, Jum’at (1/11/2019) menanggapi Fraksi Golkar DPRD Madina yang mengagas program Oran Tua […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 4)

    MARSIDAO-DAO (episode 4)

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Andos dope torang niari i, ma tarbege sora ni kuhuran ni Si Siti tingon dapur ni bagas i, marsitune-tunean dohot sora ni tarahim tingon masojid, ima namaraek kotu Subuh. Gamok-gamok dope ilala ia mata nia namangkuhuri. Alaklai nia si Imran les namodom dope i amparan parpodoman ni alai i […]

  • Majikan Akui Siksa Sumiati

    Majikan Akui Siksa Sumiati

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HP Masuk Klausul Pengiriman TKI JAKARTA – Kasus penyiksaan Sumiati binti Salan Mustapa (23), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Arab Saudi memasuki babak baru. Dalam pemeriksaan lanjutan, istri majikan Sumiati, Khalid Saleh Mohammad Al Hamimi telah mengakui perbuatan kejinya kepada buruh migran Indonesia itu. “Tersangka mengakui sempat membantah, namun […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Simpang Banyak Dari Kopi
    Tak Berkategori

    Pertumbuhan Ekonomi Simpang Banyak Dari Kopi

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Pertumbuhan ekonomi penduduk di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat. Pertumbuhan itu berangsur naik seiring merangkaknya peningkatan hasil perkebunan kopi yang diusahai warga yang digalakkan sejak tahun 2007 lalu. “Sejak 5 tahun terakhir ini banyak manfaat, teruma dalam peningkatan […]

  • Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PALUTA, – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), akhirnya secara resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ada 122 formasi yang diterima tahun 2013 ini. Dari 122 formasi itu, rinciannya terdiri dari tenaga guru 67 orang, tenaga kesehatan 42 orang dan tenaga teknis sebanyak 13 orang. “Sesuai dengan […]

expand_less