Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Ini Tanggapan Warga Terkait Ditiadakannya Karnaval di HUT ke 79 RI di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • print Cetak

MADINA -Mandailing Online: Pemerintah. Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) melalui Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke -79 Republik Indonesia tahun 2024 mengeluarkan surat edaran pemberitahuan yang dialamatkan ke Camat se Kabupaten. Surat edaran dengan Nomor 003.01.001. / PAN – HUT RI 2024. Yang diteken Sekda, Alamulhaq Daulay sebagai Ketua Panitia HUT RI ke 79 initinya meniadakan acara karnaval dan menggantinya dengan deville serta atraksi drumband di tingkat Kabupaten.

Surat edaran itu pun memunculkan berbagai pendapat. Penyedia jasa make up dan sewa baju adat di Madina contohnya. Mereka menilai ditiadakannya karnaval budaya bakal mengancam pendapatan mereka. Sebab tidak ada lagi jasa sewa pakaian adat budaya dan mek up.

” Saya merasa kecewa, karena momen 17 an biasanya banyak klien yang menyewa jasa saya dan rekan rekan untuk make up juga sewa baju adat 32 provinsi,” Ucap LisaLisa selasa 6/8/2024

Omset untuk tahun ini jelas Lisa akan merosot, lantaran momen tersebut biasanya banyak klien yang berdatangan untuk di rias dan juga menyewa baju adat dari 32 provinsi yang ada di Indonesia.

Biasanya kata Lisa, seperti tahun lalu ia meraup omset untuk jasa make up saja sampai dengan 3 juta . Jasa sewa baju, untuk siswa SD dan SMP masing masing 11 juta atau Rp.350.000 sepasang dengan bahan semi asli. Serta siswa SMA 16 juta atau sepasangnya Rp. 500.000.

Dia berharap, Keputusan Panitia acara 17 an untuk meniadakan karnaval di pikiran kembali. “Harapannya kami yang penyedia jasa ini juga dipikirkan, karena momen untuk meraup keuntungan seperti itu hanya ada saat 17 an dan juga Ulang Tahun Madina. Soalnya, sehari hari penurunan omset kami sudah jauh menurun,” Tutupnya.

Disisi lain, warga Kota Panyabungan juga memberikan komentarnya terhadap keputusan panitia 17 an. Menurut Borotan, surat keputusan itu memberi dampak positif dan negatif.

“Positif nya ya orang tua siswa yang anaknya terpilih ikut karnaval tidak lagi mengeluarkan sewa baju disaat ekonomi saat ini sedang sulit. Negatif nya kita liat sendiri karena tontonan pada hari karnaval itu kurang elok. Banyak juga kadang yang dipertontonkan yang tidak mendidik, seperti pria yang berdandan seperti wanita, ” Kata Borotan.

Ia menilai, keputusan Pemerintah Daerah tentu sudah memiliki alasan dan sudah memikirkan baik buruk nya.

” Saya yakin ini keputusan yang menurut Pemerintah pas dan sudah dipikir matang, yang jelas tidak diadakannya karnaval tidak mengurangi kemeriahan peringatana Kemerdekaan ke 79 RI di Madina, karena masih banyak agenda lain yang di laksanakan panitia. ( Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Anti-Santet Banten Siap Bantu KPK

    Tim Anti-Santet Banten Siap Bantu KPK

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Pimpinan KPK menerima kunjungan belasan tokoh dan pendiri Provinsi Banten, di kantor KPK, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Para tokoh dan pendiri Provinsi Banten menyampaikan dukungan moril kepada KPK untuk memberantas sejumlah kasus korupsi di Banten melalui pintu masuk kasus dugaan suap Ketua MK Akil Mochtar yang juga melibatkan adik Gubernur Banten Ratu […]

  • Dahlan Hasan Pamit

    Dahlan Hasan Pamit

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution melakukan apel perpisahan dengan para ASN dalam mengakhiri masa jabatan bupati Mandailing Natal, hari ini, Senin (28/6/2021). Acara berlangsung di Taman Raja Batu, pagi tadi. Di kesempatan itu Dahlan menyampaikan permintaan maaf bilamana ada kekurangan dan kelemahan dalam membina ASN selama ini dalam menjalankan birokrasi di daerah. Dahlan-Sukhairi […]

  • Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

    Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Hingga 14 November 2014, capaian Pajak Bumi Bangunan (PBB) Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai Rp 1,12 miliar atau berkisar 75% dari target Rp 1,5 miliar. Capaian tersebut dinilai cukup baik setelah dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel. “Capaian ini dinilai cukup baik, pada tahun pertama Pemkab Tapsel langsung sebagai pengelola setelah diserahkan secara defenitif Tahun […]

  • Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ini adalah hasil pencatatan terhadap penuturan lisan Almarhum Ibrahim Dalimunthe saat masih hidup di Medan tanggal 7 April 1995 yang dicatatat oleh Ir. M.Noor El Husein Dalimunte. Penuturan langsung dari pelaku di Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara pada hari-hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan di Jakarta. Berikut ini hasil catatannya : Pada tanggal 18 Agustus […]

  • PKS Madina  Galang Kekuatan Untuk  Yusuf-Imron

    PKS Madina Galang Kekuatan Untuk Yusuf-Imron

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal (Madina) mulai menggalang  kekuatan dii kawasan Mandailing Julu dalam memperjuangkan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina H.M Yusuf Nasution, M.Si/Imron Lubis,S.Pd.MM. Pengalangan diawali dengan pertemuan dan konsolidasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang  (PAC), simpatisan dan kader  PKS se-wilayah Mandailing Julu yang dimulai pada Sabtu (19/9) […]

  • MENAGIH KUALITAS GURU BERSERTIFIKASI (1)

    MENAGIH KUALITAS GURU BERSERTIFIKASI (1)

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Tinjauan Kritis Jelang Hari Pendidikan Nasional) Oleh : Moechtar Nasution   PENDAHULUAN Pengakuan jujur tentang kualitas guru bersertifikasi yang tidak memiliki perbedaan dengan guru non sertifikasi dapat dibaca dalam berita Malintang Pos edisi 06-12 April 2015 halaman 5 kolom 3 dengan judul “Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu”. Judul yang menyedihkan sekaligus memilukan apalagi testimoni […]

expand_less