Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Ini Tanggapan Warga Terkait Ditiadakannya Karnaval di HUT ke 79 RI di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • print Cetak

MADINA -Mandailing Online: Pemerintah. Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) melalui Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke -79 Republik Indonesia tahun 2024 mengeluarkan surat edaran pemberitahuan yang dialamatkan ke Camat se Kabupaten. Surat edaran dengan Nomor 003.01.001. / PAN – HUT RI 2024. Yang diteken Sekda, Alamulhaq Daulay sebagai Ketua Panitia HUT RI ke 79 initinya meniadakan acara karnaval dan menggantinya dengan deville serta atraksi drumband di tingkat Kabupaten.

Surat edaran itu pun memunculkan berbagai pendapat. Penyedia jasa make up dan sewa baju adat di Madina contohnya. Mereka menilai ditiadakannya karnaval budaya bakal mengancam pendapatan mereka. Sebab tidak ada lagi jasa sewa pakaian adat budaya dan mek up.

” Saya merasa kecewa, karena momen 17 an biasanya banyak klien yang menyewa jasa saya dan rekan rekan untuk make up juga sewa baju adat 32 provinsi,” Ucap LisaLisa selasa 6/8/2024

Omset untuk tahun ini jelas Lisa akan merosot, lantaran momen tersebut biasanya banyak klien yang berdatangan untuk di rias dan juga menyewa baju adat dari 32 provinsi yang ada di Indonesia.

Biasanya kata Lisa, seperti tahun lalu ia meraup omset untuk jasa make up saja sampai dengan 3 juta . Jasa sewa baju, untuk siswa SD dan SMP masing masing 11 juta atau Rp.350.000 sepasang dengan bahan semi asli. Serta siswa SMA 16 juta atau sepasangnya Rp. 500.000.

Dia berharap, Keputusan Panitia acara 17 an untuk meniadakan karnaval di pikiran kembali. “Harapannya kami yang penyedia jasa ini juga dipikirkan, karena momen untuk meraup keuntungan seperti itu hanya ada saat 17 an dan juga Ulang Tahun Madina. Soalnya, sehari hari penurunan omset kami sudah jauh menurun,” Tutupnya.

Disisi lain, warga Kota Panyabungan juga memberikan komentarnya terhadap keputusan panitia 17 an. Menurut Borotan, surat keputusan itu memberi dampak positif dan negatif.

“Positif nya ya orang tua siswa yang anaknya terpilih ikut karnaval tidak lagi mengeluarkan sewa baju disaat ekonomi saat ini sedang sulit. Negatif nya kita liat sendiri karena tontonan pada hari karnaval itu kurang elok. Banyak juga kadang yang dipertontonkan yang tidak mendidik, seperti pria yang berdandan seperti wanita, ” Kata Borotan.

Ia menilai, keputusan Pemerintah Daerah tentu sudah memiliki alasan dan sudah memikirkan baik buruk nya.

” Saya yakin ini keputusan yang menurut Pemerintah pas dan sudah dipikir matang, yang jelas tidak diadakannya karnaval tidak mengurangi kemeriahan peringatana Kemerdekaan ke 79 RI di Madina, karena masih banyak agenda lain yang di laksanakan panitia. ( Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOKYAKARTA :Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra Hamzah mengatakan dunia pendidikan harus berperan tanamkan budaya anti korupsi. “Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh aparatnya, tetapi juga ditentukan oleh produk hukum dan budaya masyarakat untuk mematuhi hukum. Dunia pendidikan berperan untuk mengajarkan budaya patuh hukum,” katanya saat menjadi pembicara seminar nasional `Peran Korupsi terhadap Dehumanisasi Pendidikan […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

  • Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Politeknik Pariwisata Medan dan Pemkab Madina menandatangani nota kesepahaman kerjasama meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ruang lingkup kerjasama tertuang dalam empat poin, yakni pengembangan SDM di bidang kepariwisataan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan maupun teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kepariwisataan, penguatan manajemen pemerintahan di bidang kepariwisataan, dan […]

  • 181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sebanyak 181 calon siswa SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapsel sejak Senin (30/5) mulai mengikuti tes Penerimaan Siswa Baru (PSB). Rencananya test akan berlangsung sampai Rabu (1/6) untuk menentukan 125 siswa baru (sesuai dengan daya tampung sekolah). Untuk menjadi siswa SMAN2 Plus Sipirok yang berstandart Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (R-SBI), tidaklah semudah memasuki sekolah […]

  • Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan […]

  • Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Infrastruktur relokasi Pasar Baru Panyabungan menjadi faktor utama penurunan jumlah pembeli. Gang pasar yang becek dan banyak titik berlumpur penyebab konsumen malas datang ke relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu diutarakan sejumlah pedagang kepada Mandailing Online, Selasa (13/10/2020). “Menurun. Dagangan sepi sejak hujan yang selalu turun. Orang malas datang karna pasar ini […]

expand_less