Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

Pejabat Madina Siap-siap Dimutasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2010
  • print Cetak

Menunggu dilaksanakannya Pemilukada ulang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kementrian Dalam Negeri mengeluarkan putusan mengangkat pejabat bupati. Kepala Dinas Perkebunan Sumut Aspan Sofian Batubara ditunjuk mengisi jabatan tersebut. Ia dilantik Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Aula Martabe Kantor Gubernur, Jl Diponegoro, Medan, Jumat (17/09/2010).

Masa jabatan Aspan nantinya terbilang singkat. Besar kemungkinan tak sampai hitungan tahun. Begitu pun ia tak ingin sekadar singgah sebentar duduk di kursi empuk bupati. “Saya ingin membuat gebrakan,” katanya usai pelantikan.

Gebrakan seperti apa? Satu di antaranya melakukan mutasi pejabat di lingkungan pemda. “Tapi harap digarisbawahi saya bukan datang untuk mencari-cari kesalahan orang. Kebijakan ini diambil semata agar kondisi di sana kondusif dan aman. Jadi saya rasa memang tidak ada salahnya mutasi,” ujarnya.

Kondusifitas dan keamanan memang menjadi dua poin yang paling krusial di Madina saat ini. Pemilukada Madina 2010/2015 beberapa waktu lalu berrakhir cacat. KPU mencatat pelanggaran dan memutuskan untuk mengulang pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Aspan menanggung beban berat mengawal proses ini hingga tuntas. Tidak hanya dari sisi teknis, tapi psikologis masyarakat yang terlanjur “malas” berhadapan kembali dengan pemilukada

“Yang akan saya lakukan pertama kali tentu saja berkoordinasi dengan KPU Madina. Banyak sekali hal yang harus jadi pertimbangan dan perhitungan, seperti anggaran, keamanan, dan terutama kesiapan masyarakat,” katanya.

Tentang potensi konflik, Aspan tak menampik. Namun ia berpendapat, jika masyarakat pemilih sudah mendapatkan yang pengetahuan lebih baik perihal demokrasi, tak akan ada masalah.

“Kalau yang ribut- ribut calonnya atau partai politik yang mendukungnya, itu biasa. Yang penting masyarakat tidak terlibat langsung,” ujarnya.

Gubernur Sumut Syamsul Arifin sebelumnya berpesan agar Aspan tetap serius menjalankan tugas yang diembannya. “Memang berat merangkap jabatan. Tapi saya tahu seperti apa kualitas Pak Aspan. Sebagai abdi negara yang baik, seberat apapun tugas memang harus dijalankan,” katanya.(*)
sumber: tribun medan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

    Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nuhabibah, S.Pd Sistem kapitalisme telah banyak meninggalkan persoalan besar, sekaligus membuat beban berat untuk ummat manusia. Bayangkan hampir tidak ada satu pun sektor kehidupan ini yang tidak menyisakan persoalan serius akibat penerapan sistem kapitalisme. Covid 19 sepertinya semakin membuka mata dan pikiran kita bagaimana buruknya penerapan sistem kapitalisme. Kapitalisme tidak mampu memberikan kenyamanan […]

  • Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat melanggar kode etik kepolisian, dua bintara Polres Padangsidimpuan masing-masing Bripda Romi Chandra dan Bripda Yusriwan dipecat. Upacara pelepasan seragam dinas kepolisian kedua bintara tersebut dipimpin langsung Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik, S.Ik, M.Si di halaman Mapolres setempat, Sabtu (30/7). Dalam amanatnya Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik mengatakan, secara pribadi dirinya […]

  • Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    Fahrizal : Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Harus Progresif

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mendesak Pemkab Madina untuk melakukan langkah-langkah bagi percepatan pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan. Itu dikatakan Fahrizal terkait progres pembangunan ulang komplek Pasar Baru Panyabungan yang belum memperlihatkan kemajuan signifikan pasca kebakaran Maret lalu. Menurutnya, jika pembangunan pasar ini masih menghadapi kendala sumber dana dari […]

  • Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dampak penghujan bulan lalu, petani bawang merah di kecamatan Siabu merugi akibat umbi bawang membusuk. Kini, petani hanya pasrah memungut sisa bawang yang selamat. Iskandar (40) salah seorang petani bawang merah di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal mengungkapkan banyak tanaman bawang yang rusak akibat tingginya curah hujan bulan lalu. "Akibat […]

  • Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Polemik antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pemerintah Indonesia terkait kehadiran kontrak karya PT.Sorikmas Mining mulai menampakkan penyelesaian. Proses penciutan luas wilayah kontrak karya pada progres renegosiasi di Jakarta hanya menungu finalisasi dari menteri. Dan pihak PT.Sorikmas Mining sejauh ini telah menyetujui pengurangan luas wilayah kontrak karya mereka dari yang […]

  • Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepercayaan masyarakat sangat menurun kepada Pemkab Mandailing Natal terkait mayoritas proyek fisik yang dinilai selalu berkualitas bobrok. Proyek-proyek fisik termasuk rabat beton, dek irigasi, dek jalan, pengaspalan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dinilai mutunya sangat amburadul. “Contohnya rabat beton, baru 10 bulan dibangun sudah pecah-pecah. Kualitas apa itu. Aspal juga tak […]

expand_less