Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pelajar Harus Memanjat Abutmen Jembatan Menuju Sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
  • print Cetak

Pelajar SLTA dari Desa Pasar V Natal, Madina memanjat abutmen jembatan Batang Natal yang belum rampung menuju sekolah mereka di ibukota kecamatan

 

NATAL (Mandailing Online) – Pelajar harus memanjat abutmen jembatan yang belum siap untuk tiba di seberang, menuju sekolah.

Itu dialami para pelajar dari Desa Pasar V dan Pasar VI Kecamatan Natal, Kabupaten  Mandailing Natal, Sumut.

Mereka harus memanjat abutmen jembatan setinggi sekitar 5 meter itu tiap pergi dan pulang sekolah. Sekolah mereka berlokasi di kota Natal, ibu kota Kecamatan Natal.

Jembatan yang melintang di atas Sungai Batang Natak yang deras sepanjang sekitar 100 meter itu belum rapung sejak pembangunannya dimulai 2013 lalu.

Badan jalan belum menyatu dengan abutmen jembatan, sehingga harus dipanjat agar dapat mencapai rangka besi lantai jembatan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, jembatan, langit dan luar ruangan

Jembatan itu akses satu-satunya selain perahu yang menghubungkan Desa Pasar V dan Pasar VI dengan ibukota kecamatan. Jembatan ini juga menjadi penghubung Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan.

“Mau gimana lagi, terpaksa kami panjat, agar cepat sampai ke sekolah,” ujar salah seorang pelajar MAN 1 Natal yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Kamis (17/10/2019).

Selama ini pelajar dan warga memakai jasa perahu menyeberangi sungai yang deras dan dalam. Tetapi, perahi menjadi tak aman jika sungai meluap di musim penghujan.

Gambar mungkin berisi: jembatan dan luar ruangan

Kondisi memprihatinkan ini telah lama disuarakan berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Natal.

Ikatan Pemuda Pemudi Ranah Nata (Ikaperta) menilai jembatan itu adalah infrastruktur vital satu-satunya yang dapat menyambungkan aktivitas Desa Pasar V, Pasar VI dan Desa Pardamean Baru ke ibukota Kecamatan Natal.

Bahkan bisa menjadi akses penghubung antara kecamatan Natal dan Kecamatan Batahan.

“Ini sangat vital, selama ini masyarakat terpaksa menempuh jalur sungai dengan perahu, dalam kondisi tertentu saat air sungai meluap juga sangat berbahaya. Kami heran kenapa proses pembangunan jembatan ini lama sekali,” ujar Ketua Ikaperta, Ikhwan AB.

Sementara itu, Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina, Elvi Sari Harahap menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Kamis (17/10/2019) pembangunan jembatan itu memang multi years yang kini telah berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dijelaskannya, jembatan itu berada di jalur Natal-Batahan yang sejak Juni 2018 telah berubah statusnya menjadi jalan provinsi, sehingga pembangunanya dilanjutkan pihak Binamarga Sumut. Meski begitu, dia berharap pemmbangunan jembatan ini dapat lebih cepat dirampungkan  agar dapat dipergunakan masyarakat luas.

 

Sumber : Antara/Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdag Madina Pantau Peredaran Minyakita Kemasan 1 Liter

    Disdag Madina Pantau Peredaran Minyakita Kemasan 1 Liter

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Perdagangan Mandailing Natal (Madina), Sumut, melakukan pengamatan dan pemantauan peredaran minyak goreng Minyakita kemasan 1 liter di Madina, Senin (10/3/2025). Pemantauan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak oleh semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia berdasar instruksi Direktorat Metrologi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan melalui surat nomor MR.03.01/1093/PKTN.4/SD/3/2025 […]

  • Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rhoma Irama melalui pendukungnya yang tergabung dalam Riforri (Rhoma Irama For Republik Indonesia) mengancam menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Riforri menyampaikan tiga poin yang harus dipenuhi PKB agar Rhoma tidak menarik dukungannya. “Yang pertama akan menarik dukungan bila PKB tidak konsekuen dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama untuk mencapreskan Haji Rhoma Irama, […]

  • “BULAN BUNG KARNO”

    “BULAN BUNG KARNO”

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution “Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat dan menggelorakan samudera, agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita” (Ir. Soekarno) Soekarno adalah nama yang melegenda, nama yang termashur dan tersohor ke […]

  • Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara merilis tausiyah menanggapi situasi siaga darurat Covid-19 di daerah ini. Lima poin disampaikan, termasuk mengharamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berada di tempat umum, termasuk masjid. Tausiyah itu diterbitkan tanggal 26 Maret 2020 yang ditandatangani Ketua Umum MUI Sumut, Prof.Dr.H. Abdullah Syah, MA dan Sekretaris […]

  • Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

    Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Komoditas rumput laut dinilai sangat strategis dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama dan Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama. Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara […]

  • Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    Kriteria Bupati Madina : Yang Penting Ikhlas Majukan Madina

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Syahriwan Nasution menyatakan tidak muluk-muluk soal kriteria calon bupati Madina. “Yang penting orangnya mau dan punya niat untuk memajukan Madina,” katanya kepada wartawan, Senin (1/6). Menurutnya, bupati itu mau memajukan Madina. Membawa Madina ini malangkah meninggalkan keterpurukan. "Tentu saja, tidak satu orang pun […]

expand_less