Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pelajar Harus Memanjat Abutmen Jembatan Menuju Sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
  • print Cetak

Pelajar SLTA dari Desa Pasar V Natal, Madina memanjat abutmen jembatan Batang Natal yang belum rampung menuju sekolah mereka di ibukota kecamatan

 

NATAL (Mandailing Online) – Pelajar harus memanjat abutmen jembatan yang belum siap untuk tiba di seberang, menuju sekolah.

Itu dialami para pelajar dari Desa Pasar V dan Pasar VI Kecamatan Natal, Kabupaten  Mandailing Natal, Sumut.

Mereka harus memanjat abutmen jembatan setinggi sekitar 5 meter itu tiap pergi dan pulang sekolah. Sekolah mereka berlokasi di kota Natal, ibu kota Kecamatan Natal.

Jembatan yang melintang di atas Sungai Batang Natak yang deras sepanjang sekitar 100 meter itu belum rapung sejak pembangunannya dimulai 2013 lalu.

Badan jalan belum menyatu dengan abutmen jembatan, sehingga harus dipanjat agar dapat mencapai rangka besi lantai jembatan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, jembatan, langit dan luar ruangan

Jembatan itu akses satu-satunya selain perahu yang menghubungkan Desa Pasar V dan Pasar VI dengan ibukota kecamatan. Jembatan ini juga menjadi penghubung Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan.

“Mau gimana lagi, terpaksa kami panjat, agar cepat sampai ke sekolah,” ujar salah seorang pelajar MAN 1 Natal yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Kamis (17/10/2019).

Selama ini pelajar dan warga memakai jasa perahu menyeberangi sungai yang deras dan dalam. Tetapi, perahi menjadi tak aman jika sungai meluap di musim penghujan.

Gambar mungkin berisi: jembatan dan luar ruangan

Kondisi memprihatinkan ini telah lama disuarakan berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Natal.

Ikatan Pemuda Pemudi Ranah Nata (Ikaperta) menilai jembatan itu adalah infrastruktur vital satu-satunya yang dapat menyambungkan aktivitas Desa Pasar V, Pasar VI dan Desa Pardamean Baru ke ibukota Kecamatan Natal.

Bahkan bisa menjadi akses penghubung antara kecamatan Natal dan Kecamatan Batahan.

“Ini sangat vital, selama ini masyarakat terpaksa menempuh jalur sungai dengan perahu, dalam kondisi tertentu saat air sungai meluap juga sangat berbahaya. Kami heran kenapa proses pembangunan jembatan ini lama sekali,” ujar Ketua Ikaperta, Ikhwan AB.

Sementara itu, Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina, Elvi Sari Harahap menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Kamis (17/10/2019) pembangunan jembatan itu memang multi years yang kini telah berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dijelaskannya, jembatan itu berada di jalur Natal-Batahan yang sejak Juni 2018 telah berubah statusnya menjadi jalan provinsi, sehingga pembangunanya dilanjutkan pihak Binamarga Sumut. Meski begitu, dia berharap pemmbangunan jembatan ini dapat lebih cepat dirampungkan  agar dapat dipergunakan masyarakat luas.

 

Sumber : Antara/Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) melakukan penyegelan terhadap toko Indomart di Jl.Willem Iskander, depan bank BNI, Sipolu-polu, Panyabungan. Penyegelan dilakukan tim gabungan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) dan Satpol PP, Jumat (31/01/2014) akibat PT.Indomart belum mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Sebelum penyegelan, Pemkab Madina melalui KPPT telah melayangkan surat teguran […]

  • Menelusuri Makam Tuanku Tambusai di Seremban, Malaysia

    Menelusuri Makam Tuanku Tambusai di Seremban, Malaysia

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Bukit itu bukan perbukitan besar, melainkan bentangan bukit kecil yang tidak terlalu tinggi. Diapit oleh Jl. Rasah dan Jl. Tok Ungku dan Sungai Batang Benar. Sebuah perbukitan di  Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Di atas bukit inilah berada makam Tuanku Tambusai, salah satu pahlawan nasional Republik Indonesia yang […]

  • IYE dan Masyarakat Menunggu Ketegasan Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Stunting Madina

    IYE dan Masyarakat Menunggu Ketegasan Kejatisu Terkait Dugaan Korupsi Stunting Madina

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Farhan Donganta ketua  IYE (Indonesia Youth Epicentrum) Madina apresisasi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu ) yang konsisten mengungkap dugaan kasus korupsi dana stunting tahun anggaran 2022 -2023 di Kabupaten Madina seperti statemennya di media saat kunjungan ke Kejaksaan Negeri Madina Jum’at 23/5 akan tegak lurus dan profesional dalam pengungkapan […]

  • Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online ) – Rombongan DPW PKB Sumatera Utara (Sumut) turut mengantar pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke Kantor KPU untuk mendaftar sebagai calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang diusung Koalisi Perubahan, Kamis (19/10/2023). Rombongan PKB Sumut itu langsung dipimpin Ketua DPW PKB Sumut HM Jakfar Sukhairi […]

  • Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

    Mantan Polisi Bacok Selingkuhan Istri

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN- Mantan polisi Mapolres Asahan, Ronggo Warsito (43) menggerebek istrinya, RS (40) sedang berhubungan intim dengan pria selingkuhannya ZE (42) di rumah kontrakannya, Jumat (10/2), di Jalan DR Wahidin Gang Beruang, Kisaran. Akibatnya, Warsito emosi dan membacok ZE. Informasi yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Sumut Pos) di lokasi kejadian menyebutkan, Warsito sudah lama mendengar kabar […]

  • PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pihak PLN melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dinilai sudah mengabaikan azas keadilan bagi warga yang terkena lintasan SUTET di titik lintasan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. KJPP selaku pihak yang bertanggungjawab dalam melakukan penafsiran harga pasaran tanah, dinilai tidak melakukan perhitungan terhadap resiko kerugian yang diderita pemilik tanah kawasan pemukiman […]

expand_less