Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pelajar Harus Memanjat Abutmen Jembatan Menuju Sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
  • print Cetak

Pelajar SLTA dari Desa Pasar V Natal, Madina memanjat abutmen jembatan Batang Natal yang belum rampung menuju sekolah mereka di ibukota kecamatan

 

NATAL (Mandailing Online) – Pelajar harus memanjat abutmen jembatan yang belum siap untuk tiba di seberang, menuju sekolah.

Itu dialami para pelajar dari Desa Pasar V dan Pasar VI Kecamatan Natal, Kabupaten  Mandailing Natal, Sumut.

Mereka harus memanjat abutmen jembatan setinggi sekitar 5 meter itu tiap pergi dan pulang sekolah. Sekolah mereka berlokasi di kota Natal, ibu kota Kecamatan Natal.

Jembatan yang melintang di atas Sungai Batang Natak yang deras sepanjang sekitar 100 meter itu belum rapung sejak pembangunannya dimulai 2013 lalu.

Badan jalan belum menyatu dengan abutmen jembatan, sehingga harus dipanjat agar dapat mencapai rangka besi lantai jembatan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, jembatan, langit dan luar ruangan

Jembatan itu akses satu-satunya selain perahu yang menghubungkan Desa Pasar V dan Pasar VI dengan ibukota kecamatan. Jembatan ini juga menjadi penghubung Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batahan.

“Mau gimana lagi, terpaksa kami panjat, agar cepat sampai ke sekolah,” ujar salah seorang pelajar MAN 1 Natal yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Kamis (17/10/2019).

Selama ini pelajar dan warga memakai jasa perahu menyeberangi sungai yang deras dan dalam. Tetapi, perahi menjadi tak aman jika sungai meluap di musim penghujan.

Gambar mungkin berisi: jembatan dan luar ruangan

Kondisi memprihatinkan ini telah lama disuarakan berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Natal.

Ikatan Pemuda Pemudi Ranah Nata (Ikaperta) menilai jembatan itu adalah infrastruktur vital satu-satunya yang dapat menyambungkan aktivitas Desa Pasar V, Pasar VI dan Desa Pardamean Baru ke ibukota Kecamatan Natal.

Bahkan bisa menjadi akses penghubung antara kecamatan Natal dan Kecamatan Batahan.

“Ini sangat vital, selama ini masyarakat terpaksa menempuh jalur sungai dengan perahu, dalam kondisi tertentu saat air sungai meluap juga sangat berbahaya. Kami heran kenapa proses pembangunan jembatan ini lama sekali,” ujar Ketua Ikaperta, Ikhwan AB.

Sementara itu, Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina, Elvi Sari Harahap menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Kamis (17/10/2019) pembangunan jembatan itu memang multi years yang kini telah berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dijelaskannya, jembatan itu berada di jalur Natal-Batahan yang sejak Juni 2018 telah berubah statusnya menjadi jalan provinsi, sehingga pembangunanya dilanjutkan pihak Binamarga Sumut. Meski begitu, dia berharap pemmbangunan jembatan ini dapat lebih cepat dirampungkan  agar dapat dipergunakan masyarakat luas.

 

Sumber : Antara/Madina Pos

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Elpiji Di Medan Turun

    Harga Elpiji Di Medan Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Harga elpiji 12 kilogram di pedagang pengecer di Kota Medan turun menjadi Rp95.000 hingga Rp100.000, dari sebelumnya Rp135.000-Rp140.000 per tabung. “Harga sudah turun. Walau berat juga karena sebelumnya sejak 1 Januari 2014 harga tebus mahal dan pada 7 Januari diturunkan sedikit,” kata Aji, pedagang elpiji di Jalan STM Medan, Selasa. Harga Rp95.000 untuk […]

  • Bimtek Desa di Luar Daerah Mubazir

    Bimtek Desa di Luar Daerah Mubazir

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : DPRD Mandailing Natal (Madina) mendesak agar pelaksanaan Bimtek aparat desa dilakukan di Madina. Sebab, jika di luar daerah seperti Medan, hanya akan memperbanyak dana keluar alias banyak menguras dana mubazir. Itu dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Madina, Suhandi Lubis menjawab wartawan di gedung dewan terkait hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

  • Terima Mandat Pembentukan Pengurus, Syafril: IPK Mitra Aktif Pemerintah

    Terima Mandat Pembentukan Pengurus, Syafril: IPK Mitra Aktif Pemerintah

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Syafril Pulungan menerima mandat pembentukan pengurus Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari Ketua DPD IPK Sumut Bastian Panggabean untuk periode 2022-2027. Usai menerima mandat, Syafril mengaku akan menjalankan amanah untuk membesarkan organisasi dan menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi. Penyerahan mandat dilakukan di Gedung […]

  • Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melihat  Penamnang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kecamatan Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban Petambang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat. Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan […]

  • Arjun Pimpin Pemuda Pancasila Madina

    Arjun Pimpin Pemuda Pancasila Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Arjun Nasution terpilih secara aklamasi menjadi Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal, Kamis(8/4/2021). Pasca terpilih itu, Arjun diharapkan segera melakukan konsolidasi ke seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting se Mandailing Natal. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di hotel Payaloting, Panyabungan, Mandailing Natal. Dia terpilih secara […]

  • Bulu Payung Belum ada Listrik

    Bulu Payung Belum ada Listrik

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jaringan Melintas di Atas Rumah SIPIROK-Sangat ironis. Sejak Indonesia merdeka sampai saat ini, warga Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel belum menikmati listrik PLN. Padahal jaringan listrik PLN melintas di atas dan pekarangan rumah warga. Tidak itu saja yang membuat miris, permukiman 17 Kepala Keluarga (KK) di dusun ini juga sebenarnya […]

expand_less