Senin, 27 Jul 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau.

Begitulah orang orang tua menyampaikan dan kami hanya manggut manggut, seperti sudah paham betul adanya. Tapi yang pasti selama bulan Ramadhan kami wajib melaksanakan puasa, menahan lapar dan dahaga.  Sedari kecil kami sudah dilatih berpuasa. 

Bila malam tiba, kami ikut bertaraweh di mesjid  yang ada di kampung kami, bahkan ada yang ikut tadarusan sampai menjelang sahur. Paginya setelah sholat subuh kampung kami menjadi sunyi,  hanya ada beberapa orang yang melintas di jalan raya. Tepian pemandian pun menjadi lengang. Maklum tak ada yang bersekolah, tak ada yang mandi pagi. Ada satu dua orang yang nampak sibuk memunguti ikan ikan kecil dari alahan yang sudah dikeringkan. 

Setelah subuh banyak yang mendengkur berdendang ria, baru menjelang siang tinggalkan peraduan. Lumayan tanpa terasa,  setengah hari puasa sudah dijalani. Toh, tidurnya orang yang berpuasa itu, juga merupakan ibadah. Kami  membenarkan perkataan pak guru.  Ahh… Itu bagi si penidur mencari pembenaran. 

Bagi sebagian kami, ada juga yang sudah mempersiapkan alat pancing. Kemudian ikut menumpang pedati pak tua, yang akan

menyabit rumput dan memandikan kerbaunya, ke sungai di ujung kampung. Sambil berdendang ria kami mengikuti ayunan pedati,  “tircak tircak padati lombu,  magotap solopku, sirit… ” tak usah kuteruskan. Para generasi sepuh pasti tau lanjutannya.

Hhhmmm… Lumayan hasil tangkapan dan sedikit sayur pakis serta rebung bulu parupuk yang kami petik di pinggir sungai, bisa menambah nambah lauk dan sayur untuk berbuka puasa. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap: Relawan Yusuf-Imron Bagi-Bagi Masker

    Kabut Asap: Relawan Yusuf-Imron Bagi-Bagi Masker

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Relawan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Yusuf Nasution-Imron Lubis membagikan masker kepada warga pengguna jalan yang melintas di depan Posko Pemenangan Yusron, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan, Kamis (3/9) menyusul makin menebalnya kabut asap di Madina. Mamad Vj, salah seorang relawan menyatakan kegiatan membagikan masker ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak […]

  • DPRD Deli Serdang Akan Bahas Putusan PTUN Medan

    DPRD Deli Serdang Akan Bahas Putusan PTUN Medan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    L Pakam, Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang membatalkan SK Gubernur Sumatera Utara Nomor: 593/052/K/Tahun 2002 terkait masalah tanah seluas 38,25 ha yang berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) PT PP Lonsum Kebun Sei Merah di Desa Sei Merah Kebun, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD […]

  • Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    Diperkosa 3 Polisi Malaysia, TKI Bercinta dengan Pacar Sebelum Melapor

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, (MO) – Seorang TKI yang mengaku diperkosa tiga polisi Malaysia tampil di pengadilan hari ini untuk memberikan kesaksian. Dalam persidangan, wanita berumur 26 tahun itu mengaku telah berhubungan seks dengan kekasihnya sebelum melapor ke polisi mengenai pemerkosaan itu. Wanita Indonesia itu menyampaikan hal tersebut saat ditanyai jaksa Suhaimi Ibrahim dalam persidangan kasus pemerkosaan […]

  • Minoritas Anggota DPRD Madina Jangan Cacing Kepanasan

    Minoritas Anggota DPRD Madina Jangan Cacing Kepanasan

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Minoritas anggota DPRD Madina jangan jadi cacing kepanasan terkait keputusan kocok ulang alat kelengkapan dewan yang disetujui mayoritas anggota. Keputusan itu disetujui 26 dari total 40 anggota DPRD Madina. Sebab, sejumlah anggota dewan, melalui Binsar Nasution telah menyurati pimpinan dewan menekankan pergantian alat kelengkapan tidak sah. Sikap Minoritas ini dinilai ibarat cacing […]

  • Anggota DPRD Madina Digarap KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ali Mutiara Rangkuti dan Muhammad Zein, Selasa (28/5/2013). Keduanya diperiksa dalam kapasitas saksi untuk melengkapi berkas tersangka Bupati Madina, Hidayat Batubara. “Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HB,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi. Pada perkara ini, selain […]

  • Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    Rekomendasi Irwan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemerintah dan DPR-RI

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Analisis yuridis terhadap putusan MK no.41/phpu.d-viii/2010 tanggal 6 juli 2010 tentang Pilkada Madina dan putusan no. 45/phpu/d.viii/2010 tanggal 7 juli 2010 tentang pilkada Kota Waringin barat. Diungkapkan Irwan H Daulay,Mantan Calon Bupati Madina 2010, melalui e-mail pribadinya, Senin (7/10). Dia menambahkan, surat di serahkan ke kantor Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan […]

expand_less