Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Wacana Penggantian Nama Panyabungan, ICMI Muda: Sukhairi-Atika Fokus Saja Menunaikan Janji Kampanye dan Visi Misi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
  • print Cetak

Kota Panyabungan/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana penggantian nama “Panyabungan” yang dilemparkan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menuai kritik dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Madina. Wacana ini dipandang tidak urgen dan kontradiktif dengan janji kampanye dan visi misi pemerintahan Sukhairi-Atika (SUKA).

“Wacana itu kontraproduktif dengan sejarah panjang kota Panyabungan dan semangat persatuan masyarakat yang terjalin baik selama ini. Daripada mengurusi pergantian nama Kota Panyabungan, lebih baik keduanya fokus menunaikan janji kampanye,” ujar Sekretaris Caretaker ICMI Muda Madina Hapsin Nasution, SE, Jumat (16/9).

Hapsin menilai sampai saat ini belum terlihat program pembangunan yang linear dengan visi misi pemerintahan SUKA. Pergantian nama Panyabungan pun dinilai tidak berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Hapsin menerangkan, secara historis dan literatur alasan yang disampaikan Bupati Sukhairi tidak sepenuhnya benar karena dalam bahasa Mandailing tidak mengenal kata “Sabung”.

“Dalam referensi lain merujuk peta kuno. Panyabungan dulu namanya “Panjamboengan” yang asal katanya sambung, artinya Kota Panyabungan adalah kota transit, terbuka dan multietnis yang merupakan tempat lalu lintas ke Kota Deli dan Padang,” urainya.

Mantan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal ini berpendapat, wacana penggantian nama Panyabungan-yang menurut Bupati Sukhairi berarti tempat penyabungan ayam-hanya akan menuai kontroversi dan perdebatan alot tak berujung.

“Untuk itu kita minta Bupati dan Wakil Bupati bekerja saja secara profesional, fokus pada pembangunan dan menyejahterakan masyarakat Madina,” sebutnya ketika dihubungi di Panyabungan.

Hapsin mengatakan, orientasi dan substansi tagline “Era baru” dan “Madina Bersyukur, Madina Berbenah” yang digaungkan Bupati maupun Wakil Bupati tidak jelas serta tidak sinkron dengan perubahan nama Panyabungan.

“Perubahan apa, sih, yang dimaksud Sukhairi ini? Kita sampai saat ini tidak melihat perubahan apa pun di dalam pemerintahan Sukhairi-Atika,” jelas Hapsin.

menurut Hapsin, wacana perubahan nama Panyabungan, lebih banyak mudarat daripada manfaat serta akan melanggar UU Nomor 12 Tahun 1998 tentang Pembentukan Kabupaten Mandailing Natal dengan ibu kota bernama Panyabungan.

“Ini akan merepotkan persoalan administrasi kependudukan, pemerintahan, dan lainnya. Bayangkan berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk mengganti catatan administrasi masyarakat,” imbuhnya.

“Berbicara kota Panyabungan, lebih baik Sukhairi-Atika menata kesemrawutan, kekumuhan, dan kemacetan sehingga layak dipandang sebagai ibu kota kabupaten. Malu kita melihat Kota Panyabungan saat ini,” tambah alumnus UIN Syahada Padangsidimpuan ini.

Alih-alih mengurusi hal ‘konyol’ seperti itu, Sukhairi-Atika diminta untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang banyak di tengah singkatnya masa kepemimpinan.

“Konflik PTPN IV, kisruh PT SMGP, polemik PT Sorikmasmining, bahkan IPM Madina untuk skop Sumut saja masih rendah, angka kemiskinan yang meningkat, angka stunting yang tinggi, reformasi birokrasi yang tidak berjalan maksimal, SDM ASN yang lemah dibuktikan dengan kinerja yang tidak maksimal, dan komitmen pemberantasan KKN yang rendah, ini jauh lebih penting untuk diurus,” tegas Hapsin.

“Masyarakat menunggu tagline “Perubahan” yang digaungkan Sukhairi. Hal ini urgen mengingat periodisasi kepemimpinan bupati relatif singkat karena Pilkada Serentak 2024 sudah di ambang pintu,” tutup mantan aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) ini.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • SI-GOTAP ULU

    SI-GOTAP ULU

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Si-Gotap Ulu, merupakan kata yang cukup mengerikan dan dirasakan sebagai ancaman bagi anak-anak di masa sekitar 60 sampai 70-an. Karena kata ini berasal Gotap (bahasa Mandailing) artinya potong atau penggal, sedang ulu artinya kepala. Bila kata ini digabungkan, artinya menjadi penggal kepala. Sedangankan penggunaan kata Si pada awal kata […]

  • Harun Nasution Pamitan Sekaligus Siap Lanjut: “Target WRC 2028, IMI Sumut Solid Bersama”

    Harun Nasution Pamitan Sekaligus Siap Lanjut: “Target WRC 2028, IMI Sumut Solid Bersama”

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN,|| Mandailing Online – Musyawarah Provinsi IMI Sumatera Utara 2026 yang digelar Selasa, 2 Juni 2026 di Medan menjadi momen penting. Selain pengukuhan ketua baru periode 2026-2030, Musprov juga jadi ajang pamitan Harun Mustafa Nasution di akhir masa jabatannya 2021-2026. Harun dipastikan kembali memimpin IMI Sumut periode mendatang setelah menjadi satu-satunya Bakal Calon Ketua yang […]

  • Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    Judi togel ‘menggurita’ di Madina

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Penyakit masyarakat, seperti judi toto gelap (togel) dan kim mulai menggurita di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Malah untuk mendapatkan permainan haram itu sangat mudah diakses dalam dunia maya ataupun internet. “Saat ini keberadaan judi itu menjadi buah bibir masyarakat di Madina. Dan, apabila ini tidak segera diantisipasi pemerintah, maka dikhawatirkan akan merusak […]

  • Lingkar Timur Diaspal, Atika Tinjau Pengerjaan

    Lingkar Timur Diaspal, Atika Tinjau Pengerjaan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution bersama Plt.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Madina Ir. Elfi Yanti Harahap, ST meninjau proyek pengaspalan Jalan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (lingkar timur), Kecamatan Panyabungan, Madina, Rabu (4/12/2024). Saat peninjauan, Wabup Madina Atika, Kepala Dinas PUPR Elfi […]

  • Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV tingkat kabupaten. Berlangsung dari 21 hingga 24 Februari 2025, dan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-26 Madina serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Madina, Bahrudin Juliadi, mengatakan bahwa MTQ merupakan agenda tahunan untuk menanamkan nilai-nilai […]

  • HISTORISME MANDAILING

    HISTORISME MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Pengantar Nama Mandailing acapkali diletakkan pada kerangka historis yang tidak sesuai. Peletakan itu tentu karena tidak pernah melalui kajian sejarah dan arkeologi yang relevan. Hal itu yang menyebabkan distorsi sosial dalam berbagai kebutuhan. Historime Mandailing Tentu tidak mudah untuk menentukan kapan manusia dan kebudayaan Mandailing muncul pertama kali di […]

expand_less