Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Rumah Petani Musnah Terbakar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

TAPSEL-; Ditinggal pemiliknya, satu unit rumah semi permanen milik Alim Siregar (50), berukuran 8×10 meter persegi di Desa Huta Padang, Kecamatan Arse, Tapanuli Selatan, rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah, Kamis (28/10) sekira pukul 11.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun tak satupun barang milik korban yang berprofesi sebagai petani padi dan palawija tersebut dapat diselamatkan dari rumah.

Keterangan diperoleh METRO, Kamis (28/10), dari beberapa warga setempat menyebutkan, kebakaran yang diduga kuat berasal dari anti nyamuk yang terbakar itu terjadi ketika seluruh penghuni rumah berjumlah enam orang sedang meninggalkan rumah mereka untuk beraktivitas masing-masing. “Saat kebakaran terjadi rumah mereka dalam kedaan kosong dan terkunci. Mereka ada enam orang, tiga orang pergi ke sekolah, dan tiga orang lagi yakni satu anak beserta kedua orang tuanya pergi ke ladang,” kata D Harahap (45), warga setempat.

Senada dikatan Rajab Harahap (24), warga lainnya. Diutarakannya, ketika itu sebagian besar warga sedang berada di lading. Namun tiba-tiba terdengar suara gaduh dan teriakan kebakaran dari warga. Warga pun langsung berhamburan menuju lokasi. Namun, tak banyak yang bisa diperbuat warga.

“Tak ada yang bisa kami selamatkan, karena pintu rumah terkunci, dan api lebih dulu menyala dari bagian dalam rumah,” katanya.

Warga lainnya, Nainggolan (31), yang merupakan tetangga korban mengatakan, dirinya tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab kebakaran rumah itu karena kondisi rumah dalam kedaan terkunci dan ditinggal penghuninya ke sawah.

“Untuk menyelamatkan barang-barang korban, kami tak bisa, karena api begitu besar dan beberapa warga hanya berupaya mencegah agar api jangan sampai membakar rumah lainnya, dengan merobohkan dinding rumah tersebut dan menyiram api dengan air dari pompa air,” terangnya.

Kapolres Tapsel AKBP Subandriya SH MH ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Sipirok AKP Heru S didampingi Kanit Reskrim Ipda DP Sinaga kepada METRO, membenarkan adanya kebakaran rumah itu. “Tidak ada korban jiwa, dan kerugian ditaksir sekitar Rp50 juta. Penyebab kebakaran belum bisa kita pastikan dan masih dalam tahap penyelidikan. Namun kita menduga kuat api berasal dari anti nyamuk,” katanya.

Korban Diupayakan Dapat Bantuan

Sementara itu Camat Arse, Johanes AP yang dihubungi METRO melalui telepon serulernya, Kamis (28/10), mengaku sudah mengetahui kebakaran itu dari warga dan Kepala Desa Nanggar Jati Huta Padang. Dikatakan Johanes, pihaknya sudah menyuruh beberapa stafnya mengunjungi lokasi kebakaran.

“Berdasarkan lapaoran warga dan Kades Naggar Jati Huta Padang, memang ada warga kita yang ditimpa musibah kebakaran, atas nama Alim Siregar di Desa Naggar Jati Huta Padang. Saat ini saya sedang di Batang Toru dalam rangka menghadiri hari Sumpah Pemuda tingkat Kabupaten Tapsel. Saya sudah memerintahkan beberapa anggota meninjau langsung ke lokasi. Kita akan laporkan ke Bupati dan dinas terkait tentang kejadian itu, dan kita berharap mudah-mudahan ada bantuan untuk meringankan beban bagi warga kita tersebut,” ujarnya.

Saat ini, Alim Siregar beserta istrinya Alim Marianna Dalimunthe (42), dan anak-anaknya menumpang di rumah tetangganya. (ran)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    Permohonan Masyarakat Terealisasi, Atika Tinjau Jalan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Peninjauan jalan lingkungan ini adalah sebagai bentuk rasa tanggung jawab Pemerintah Daerah kita pada warga yang sudah memberi usulan pembangunan jalan lingkungan ke Pemerintah Daerah Mandailing Natal ( Madina ),” kata Atika Azmi Utammi Wakil Bupati Madina disela sela peninjauan jalan usulan masyarakat di Kota Panyabungan Senin 20/11/2023. Saat meninjau […]

  • Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan […]

  • Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    Usai Imam Salat Jumat, Saipullah Dipeluk Para Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usai menjadi imam salat Jumat berjamaah di Masjid Misbah Hussudur, calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, langsung dipeluk dan disalami tokoh-tokoh masyarakat (Tomas) Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (15/11/2024). Sejumlah jamaah salat Jumat menilai Saipullah Nasution sebagai sosok yang paling pantas menjadi Bupati […]

  • Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 2-selesai)

    Intel Melayu, Belajarlah Kepada Zulkifli Lubis Muda (bagian 2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zulkifli Lubis tak punya gelar segambreng macam Ph.D., atau master dari kampus-kampus bergengsi. Kuliah di sebuah kampus saja tidak pernah. Pendidikan SMA-nya pun tak jelas, kerena Perang Pasifik telah menutup sekolah pemuda cerdas ini. Dia menghabiskan masa mudanya di zaman Jepang untuk belajar jadi intel militer dan tak melanjutkan SMA-nya. "Sejak awal 1943 ia juga […]

  • Harga Karet Berbeda di Madina

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Harga karet memiliki perbedaan berdasar per kawasan di Mandailing Natal Madina. Di Batang Natal, harganya sudah menembus angka 11.000 per kilo gram. Sementara di Panyabungan Utara pada penjualan Senin (27/5/2013) kemarin masih di level 8.500 rupiah per kilo gram. Perbedaan ini disebabkan oleh tingkat kepadatan dan kekenyalan getah karet dari […]

  • FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) “Semakin rancu” adalah dua kata yang menggambarkan mereka yang mencoba menyudutkan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) periode 2019-2024, Erwin Efendi Lubis (EEL). Kerancuan ini terlihat ketika mereka mengomentari tentang keterkaitan EEL dalam seleksi PPPK Madina tahun 2023 tanpa memahami regulasi.”demikian dikatakan Alwinsyah Nasution Ketua Forum Mahasiswa Pemikir Madina (FMPM) dalam […]

expand_less