Senin, 28 Sep 2026
light_mode

Polri: Tak ada penjemputan paksa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
  • print Cetak


JAKARTA, (MO) – Kepada Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Aliyus membantah telah mengirimkan personel Provos ke KPK untuk menjemput paksa lima anggotanya yang bertahan menjadi penyidik di KPK.

Berdasar pesan singkat yang diterima Republika, Jumat (5/10), Suhardi menyatakan telah menelpon langsung Karo Provos. “Tidak Benar. Baru saja saya menelpon Karo Provos yang sudah ada di rumah dan tidak ada anggota Provos ke KPK,” kata Suhardi dalam pesan singkatnya.

Menyoal lima orang personel yang belum menghadap kembali ke kesatuan sesuai perintah surat SDM, Ia menegaskan mereka diminta paling lambat melapor pada tanggal 10 Oktober.

Keterangan dari Kabag Penum Kombespol Agus Rianto juga berbunyi senada. “Sampai saat ini tidak ada anggota polri yang diperintahkan untuk melakukan kegiatan menjemput paksa lima penyidik polri di KPK,” bunyi pernyataannya yang juga disampaikan lewat pesan singkat, Jumat (5/10). “Bila ada berita itu berarti disebarkan oleh orang tak bertanggungjawab,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan ada belasan anggota kepolisian, Jumat (5/10) malam, mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka akan menjemput lima orang anggotanya yang tetap ingin bertahan sebagai penyidik KPK.

Berdasarkan pantauan Republika di KPK, belasan orang tersebut datang pada pukul 20.27 WIB. Mereka mengenakan baju kemeja dan didampingi oleh Kapolsek Setia Budi AKBP Laju Marija yang mengenakan seragam lengkap polisi.

Kemudian, salah seorang dari mereka mengisi daftar tamu KPK. Pada awalnya, petugas jaga receptionis KPK meminta kartu tanda penduduk sang tamu. Namun, seorang polisi itu malah menunjukkan kartu tanda anggota kepolisiannya.

Maksud kedatangan mereka adalah untuk menemui pimpinan KPK yang ada di kantor, Zulkarnaen. Di luar kantor KPK, masih berdasar pantauan Republika, terlihat para pria berambut pendek dan berbadan tegap berjaga-jaga di setiap pintu KPK.
(dat03/tempo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    Sejumlah Pesantren di Madina Kerjasama dengan Yayasan Mataniari

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak bisa dipungkuri, bahwa hingga saat ini pesantren memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bukan hanya dalam bidang pendidikan, tapi pesantren juga menyatu dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Begitu juga Mudir atau pimpinan pondok pesantren, merupakan tokoh masyarakat dimana pesantren itu berada. Singkatnya, pesantren dan kehidupan masyarakat berhubungan sangat erat. Peran […]

  • Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KPK Perpanjang Masa Penahanan   JAKARTA – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik harus mendekam lebih lama lagi di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta. Hari ini (21/5), KPK resmi memperpanjang masa penahanan Jero untuk 40 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan itu telah disetujui oleh Jero sendiri. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 11.00 […]

  • Ayu Ting Ting Sejak Kecil Takut Diculik

    Ayu Ting Ting Sejak Kecil Takut Diculik

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ayu Ting Ting Bakat Ayu Ting Ting jadi seorang artis ternyata sudah terlihat sejak pedangdut ini masih kanak-kanak. Dia langganan ikut kontes kecantikan. “Dari kecil aku sering ikut fashion show,” aku Ayu. Tanpa malu, pelantun Alamat Palsu itu mengaku saat kecil diri nya sangat energik dan gemar berpose. Sehingga tak heran jika Ayu kecil sudah […]

  • Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Di tengah kemarau berkepanjangan pihak Tirta Madina mengaku masih mampu menyuplai air bersih dengan normal kepada para pelanggan. Itu dikatakan Bagian Umum PDAM Tirta Madina, Sahril Lubis menjawab wartawan, Kamis (20/2/2014). Dia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan tentang debit maupun pasokan. “Biasanya kalau musin kemarau seperti ini yang […]

  • Kabel Listrik Menjalar di Tanah

    Kabel Listrik Menjalar di Tanah

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Kabel listrik di sekitar Kantor Kehutanan Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menjalar di tanah dan ujung kabelnya yang telanjang berada di rerumputan. Kondisi ini dikhawatirkan mengundang bahaya. Pantauan METRO, Senin (22/11), di lokasi perkantoran Kehutanan di wilayah Aek Latong, satu unit gedung terlihat rata dengan tanah akibat terbakar beberapa bulan lalu, […]

  • Korban Keracunan H2S PT SMGP di Madina Sudah 75 Orang

    Korban Keracunan H2S PT SMGP di Madina Sudah 75 Orang

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Sampai berita ini di muat, total korban keracunan H2S dari perusahaan panas bumi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sudah mencapai 75 orang. Ke 75 orang tersebut dirawat di RSUD Panyabungan 40 orang  dan […]

expand_less