Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Perampingan SKPD di Pemkab Madina Jangan Tendensius

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pembahasan tentang rancangan perubahan atas Perda Susunan Organisasi dan Tata laksana (Suorta) di lingkungan Pemkab Madina yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan di DPRD Madina diharapkan tidak berdasar atas sikap tendensius, suka tidak suka, apalagi bernuansa politis.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum DPP Ikatan Masyarakat Peduli Madina (IMPM) Saifuddin Lubis kepada Analisa di Panyabungan beberapa waktu lalu.

“Pejabat Bupati Madina dan DPRD harus tetap arif dan bijak menyikapi berbagai aspek terkait rencana perampingan SKPD. Kita mendukung adanya perampingan SKPD sebab banyak yang tidak efektif tidak profesional dan bahkan adanya yang hanya beban daerah saja,” kata Saifuddin Lubis.

Menurutnya, pembentukan Organisasi dan perangkat daerah memerlukan beberapa pertimbangan diantaranya kewenangan Pemerintah yang dimilki daerah, karakteristik, potensi dan kebutuhan daerah, kemampuan keuangan daerah, ketersedian sumber daya aparatur dan pengembangan pola kerjasama antar daerah atau dengan pihak lain sebagaimana diatur pada PP No. 8 tahun 2003.

“Oleh sebab itu perlu kajian-kajian dan analisa yang tajam dari DPRD Madina khususnya bagi Badan Legislasi dan kita sarankan sebelum DPRD mensahkan dalam bentuk Perda perlu ada semacam simposium dan seminar dengan melibatkan berbagai elemen yang dianggap kredibel untuk hal itu,” kata Saifuddin.

Ia menyarankan, pemerintah daerah dan DPRD Madina, SKPD yang masuk dalam urusan wajib janganlah diikut dimerjerkan, selain itu SKPD yang memiliki Departemen atau Kementerian juga harus tetap dipertahankan keberadaannya kecuali memang dinilai belum merupakan kebutuhan semisal Dinas Parawisata.

“Dinas-dinas yang satu rumpum perlu digabungkan memang diantaranya Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan sebab di pusat pun berada dalam satu Departemen. Tapi akan sangat janggal pula jika Dinas Perindag, Koperasi dan UKM dan Dinas Pasar digabungkan dalam satu Dinas, Perindustrian dan Perdagangan beda Departemen dengan Koperasi dan UKM keduanya dinilai merupakan kebutuhan di tengah mengalirnya era globalisasi saat ini,serta pentingnya percepatan pembangunan ekonomi sektor riil dengan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah,” jelas Saifuddin.

Kemudian dikatakan Saifuddin, Dinas Pasar idealnya dikelola dalam bentuk Perusahaan daerah (PD) tentu ini akan menjadi kewenangan BUMD karena itu pula struktur organisasi dan manajemen BUMD harus ditinjau ulang termasuk personilnya sehingga BUMD sebagai badan usaha milik daerah benar-benar mampu menjadi penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah), bukan sebagai penerima sumbangan APBD setiap tahun. “Program kerja harus jelas dan tegas menghasilkan rupiah ke Kas Daerah,” katanya.

“Alasan-alasan inilah yang kita ungkapkan mengapa kita mengatakan bahwa perampingan SKPD di lingkungan Pemkab Madina harusnya tidak dilaksanakan atas dasar tendensius, suka atau tidak suka apalagi bernuansa politis sebab jika itu yang dikedepankan maka kondisi hari ini akan jauh lebih baik daripada ke depan nanti,” ujar saifuddin.

“Harapan kita jangalah menambah bingung rakyat di daerah ini,jangan menambah banyak masalah, isu defisit APBD Madina tahun anggaran 2010 masih menjadi perbincangan di masyarakat, pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina masih tanda tanya di masyarakat entah kapan akan dilaksanakan,” pungkas Saifuddin. (sah)

Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Media Tawaashul yang berbasis di Arab Saudi menyoroti rekayasa pembunuhan karakter Habib Rizieq di Indonesia. Dalam pemberitaannya edisi 1 Juni 2017, media yang berkantor di Riyadh itu menurunkan headline berjudul “Rencana Membidik Pimpinan FPI Setelah Perannya Jatuhkan Gubernur Kristen Jakarta” Media itu menulis bahwa ormas-ormas Islam di Indonesia mencapai kemenangan dalam menjatuhkan Gubernur […]

  • Gugah Kesadaran Warga, DLH Madina Akan Rutinkan Jum’at Bersih

    Gugah Kesadaran Warga, DLH Madina Akan Rutinkan Jum’at Bersih

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: sungai aek mata di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) masih menjadi pekerjaan rumit Dinas Lingkungan Hidup ( DLH). Kurang nya kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai terus disosialisasikan dengan cara turun langsung melakukan pembersihan. Pagi ini saja petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dengan Forum […]

  • Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Guru harus mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk moral dan karakter generasi muda. Guru juga harus memiliki kesabaran menghadapi murid serta mampu membangun kepribadian siswa. Selain itu, sebagai pengajar, guru wajib mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan menanamkan budi pekerti yang luhur, serta berorientasi menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik dan […]

  • Sihepeng Raya Sepakat Menangkan Paslon 1 Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    Sihepeng Raya Sepakat Menangkan Paslon 1 Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIHEPENG ( Mandailing Online) : Tokoh masyarakat perwakilan Sihepeng Raya, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) lakukan pertemuan khusus dengan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. Pertemuan itu dilakukan di Pasar Sihepeng Selasa 15/10/2024. Sahman Nasution selaku tokoh Masyarakat Sihepeng mengaku, untuk mewujudkan cita cita Amru Daulay sebagai Bupati pertama yang […]

  • Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Irham Buana Nasution menegaskan, siapapun yang menghalang-halangi pelaksanaan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pilkada ulang di Madina, Tebingtinggi dan Tanjungbalai dapat terancam sanksi pidana. “Itu jelas diatur dalam undang-undang. Artinya keputusan MK itu harus dilaksanakan, bila dilanggar maka dipenjarakan” katanya, pagi ini. Ditegaskan, kalau putusan MK […]

  • KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    KPU Klarifikasi Isu Suara Jokowi-JK Unggul di Luar Negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan, belum ada penghitungan suara dilakukan di luar negeri. Penghitungan suara baru dimulai tanggal 9 Juli nanti bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri. "Kalau ada yang rilis hasil penghitungan apa memang itu ada?, kalau quick count ga mungkin," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, tadi malam (Sabtu, 5/7). Pernyataan ini terkait […]

expand_less