Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Perampingan SKPD di Pemkab Madina Jangan Tendensius

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pembahasan tentang rancangan perubahan atas Perda Susunan Organisasi dan Tata laksana (Suorta) di lingkungan Pemkab Madina yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan di DPRD Madina diharapkan tidak berdasar atas sikap tendensius, suka tidak suka, apalagi bernuansa politis.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum DPP Ikatan Masyarakat Peduli Madina (IMPM) Saifuddin Lubis kepada Analisa di Panyabungan beberapa waktu lalu.

“Pejabat Bupati Madina dan DPRD harus tetap arif dan bijak menyikapi berbagai aspek terkait rencana perampingan SKPD. Kita mendukung adanya perampingan SKPD sebab banyak yang tidak efektif tidak profesional dan bahkan adanya yang hanya beban daerah saja,” kata Saifuddin Lubis.

Menurutnya, pembentukan Organisasi dan perangkat daerah memerlukan beberapa pertimbangan diantaranya kewenangan Pemerintah yang dimilki daerah, karakteristik, potensi dan kebutuhan daerah, kemampuan keuangan daerah, ketersedian sumber daya aparatur dan pengembangan pola kerjasama antar daerah atau dengan pihak lain sebagaimana diatur pada PP No. 8 tahun 2003.

“Oleh sebab itu perlu kajian-kajian dan analisa yang tajam dari DPRD Madina khususnya bagi Badan Legislasi dan kita sarankan sebelum DPRD mensahkan dalam bentuk Perda perlu ada semacam simposium dan seminar dengan melibatkan berbagai elemen yang dianggap kredibel untuk hal itu,” kata Saifuddin.

Ia menyarankan, pemerintah daerah dan DPRD Madina, SKPD yang masuk dalam urusan wajib janganlah diikut dimerjerkan, selain itu SKPD yang memiliki Departemen atau Kementerian juga harus tetap dipertahankan keberadaannya kecuali memang dinilai belum merupakan kebutuhan semisal Dinas Parawisata.

“Dinas-dinas yang satu rumpum perlu digabungkan memang diantaranya Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan sebab di pusat pun berada dalam satu Departemen. Tapi akan sangat janggal pula jika Dinas Perindag, Koperasi dan UKM dan Dinas Pasar digabungkan dalam satu Dinas, Perindustrian dan Perdagangan beda Departemen dengan Koperasi dan UKM keduanya dinilai merupakan kebutuhan di tengah mengalirnya era globalisasi saat ini,serta pentingnya percepatan pembangunan ekonomi sektor riil dengan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah,” jelas Saifuddin.

Kemudian dikatakan Saifuddin, Dinas Pasar idealnya dikelola dalam bentuk Perusahaan daerah (PD) tentu ini akan menjadi kewenangan BUMD karena itu pula struktur organisasi dan manajemen BUMD harus ditinjau ulang termasuk personilnya sehingga BUMD sebagai badan usaha milik daerah benar-benar mampu menjadi penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah), bukan sebagai penerima sumbangan APBD setiap tahun. “Program kerja harus jelas dan tegas menghasilkan rupiah ke Kas Daerah,” katanya.

“Alasan-alasan inilah yang kita ungkapkan mengapa kita mengatakan bahwa perampingan SKPD di lingkungan Pemkab Madina harusnya tidak dilaksanakan atas dasar tendensius, suka atau tidak suka apalagi bernuansa politis sebab jika itu yang dikedepankan maka kondisi hari ini akan jauh lebih baik daripada ke depan nanti,” ujar saifuddin.

“Harapan kita jangalah menambah bingung rakyat di daerah ini,jangan menambah banyak masalah, isu defisit APBD Madina tahun anggaran 2010 masih menjadi perbincangan di masyarakat, pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina masih tanda tanya di masyarakat entah kapan akan dilaksanakan,” pungkas Saifuddin. (sah)

Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga cabai merah dalam beberapa hari terakhir ini yang diperdagangkan di Kota Tanjungbalai dan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan. Di Tanjungbalai misalnya, harga cabai merah lokal kini seharga Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp10.000 per kg, sementara cabai merah keriting diperdagangkan seharga Rp18.000 per kg dari sebelumnya Rp14.000 per kg. Sedangkan di Kota […]

  • FPBB: Jalan Di Panyabungan Barat Banyak Yang Rusak

    FPBB: Jalan Di Panyabungan Barat Banyak Yang Rusak

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) : Forum Peduli Panyabungan Barat (FPPB) menyoroti banyaknya kerusakan badan jalan yang rusak berlobang-lobang di Panyabungan Barat, Mandailing Natal, terutama dari titik  Desa Sirambas hingga Longat. Jalan yang rusak juga ditemukan di titik Desa Huta Tonga sampai ke Desa Runding. Kondisi ini berdampak tingginya kost arus barang dan hasil pertanian […]

  • Willem Iskander Jadi Pahlawan Nasional: Why Not?

    Willem Iskander Jadi Pahlawan Nasional: Why Not?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional   Indonesia sering ribut mencari teladan pendidikan nasional. Nama-nama besar terus diperingati. Seminar digelar. Hari pendidikan dirayakan saban tahun. Tetapi di tengah gegap-gempita itu, ada satu nama dari tanah Mandailing yang seperti berdiri sunyi di pinggir sejarah nasional: Willem Iskander. Atau lebih tepatnya: Sati Nasution. Pertanyaannya, sederhana […]

  • Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha yang didirikan kaum ibu melalui PKK Cempaka di Desa Sido Makmur, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) semakin maju dan menunjukan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat. Indikasi kemajuan itu berdasar jumlah modal usaha simpan pinjam yang sudah mencapai 65 juta rupiah. Saat didirikan beberapa tahun lalu, modalnya masih 550.000 […]

  • Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    Kisah Orang Mandailing Yang Lolos Dari Kekejaman Hitler

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di DALAM tubuh Parlindungan Lubis, tidak setetes pun mengalir darah Yahudi. Dia Batak tulen dari Mandailing. Namun kenyataannya, dia harus mendekam selama lima tahun di kamp konsentrasi NAZI , dan masih beruntung bisa keluar dari tempat penyiksaan dan pembantaian yang sadis tiada tandingannya itu. Lubis mengisahkan pengalamannya yang luar biasa itu dalam sebuah otobiografi. Sudah […]

  • Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    Tahapan Pilkades Madina Sukses, Cakades Saling Rangkul Bukti Kedewasaan Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Tahun 2023 sukses, meski ada beberapa kendala seperti salah cetak surat suara, namun bisa diselesaikan dengan menunda pencoblosan beberapa jam saja. demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Ahmad Mainul Lubis Rabu 23/8/2023. Pemerintah Daerah […]

expand_less